Warga Gorontalo Dikarantina Akibat Corona Bakal Terima Sembako

0
412
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat mengikuti video confrence Aksi Nasional Pencegahan Korupsi, Rabu (26/8/2020). Gubernur Rusli mengeluarkan kebijakan baru bagi pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang menjalani karantina untuk diberi sembako gratis. (Foto: Dzakir-BPPG).

KOTA GORONTALO, Humas – Warga Gorontalo yang dikarantina akibat positif covid-19 atau virus corona bakal menerima bantuan pangan bersubsidi secara gratis dari pemerintah provinsi. Hal itu diutarakan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Rabu (26/8/2020).

“Mulai besok semua yang terdata pasien positif Corona berdasarkan hasil swab baik yang karantina mandiri maupun di rumah sakit akan kita bantu dengan sembako gratis. Jika dia karantina satu Minggu kita kasih satu paket, dua Minggu kita kasih dua paket,” tutur Rusli.

Gubernur Rusli berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan harian. Ia menyadari warga yang sedang dalam masa pemulihan tidak bisa mencari nafkah seperti hari-hari biasanya. Ini juga untuk memastikan yang bersangkutan saat karantina mandiri tidak keluar rumah yang berpotensi menularkan kepada orang lain.

“Bisa jadi yang menjalani karantina itu kepala keluarga. Kan kasihan juga mereka tidak bekerja dan tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarganya,” imbuhnya.

Data pasien covid-19 di Provinsi Gorontalo hingga Selasa 26/8/2020. (Sumber: Gugus Tugas Covid-19 Prov. Gorontalo).

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Kumperindag M. Nadjamuddin sebagai salah satu penyedia bahan pokok pangan bersubsidi menjelaskan, pihak siap menjalankan instruksi gubernur tersebut. Perlu untuk berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk Dinas Kesehatan sebagai penyedia data, Dinas Sosial selaku dinas teknis dan BAZNAS selaku penyedia pembiayaan.

“Penyalurannya nanti akan kita distribusi ke rumah-rumah berdasarkan data yang ada. Data ini masih harus diverifikasi orang dan alamatnya ya kan? Jadi mungkin kita akan mulai dari yang dekat dulu seperti Kota Gorontalo dan Bone Bolango,” jelasnya.

Artikel Terkait  Gubernur Gorontalo Minta Prajurit TNI-Polri Jaga Kekompakan

Berdasarkan data dari Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Gorontalo hingga 26 Agustus 2020 ini masih ada 332 pasien yang dirawat baik karantina mandiri atau di rumah sakit. Total ada 1.989 orang yang terkonfirmasi positi, 51 meninggal dan 1.606 sembuh.

Pewarta: Isam

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini