Warga Desa Butu Dapat Sosialisasi Pengelolaan Sampah Melalui Program 3R

0
194
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo mensosialisasikan pengelolaan sampah melalui program 3R (reduse, reuse, recycle) kepada masyarakat dan praktisi kebersihan di Desa Butu, Kec. Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (20/2/2020). (Foto: Istimewa)

BONE BOLANGO, HumasPengelolaan sampah melalui program 3R (reduse, reuse, recycle) mulai disosialisasikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo kepada masyarakat dan praktisi kebersihan di Desa Butu, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (20/2/2020).

Kadis LHK Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka mengatakan, sosialisasi pengelolaan sampah melalui program 3R ini untuk mendukung apa yang diprogramkan oleh Gubernur Gorontalo dalam pengelolaan sampah yang baik, dimana jumlah sampah yang dihasilkan oleh masyarakat Gorontalo semakin meningkat seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang berbanding lurus dengan peningkatan kebutuhan hidup.

Ia menjelaskan, pendekatan pengelolaan sampah seyogyanya dilakukan melalui pendekatan berbasis 3R berbasis masyarakat dan pengelolaan sampah secara terpadu dengan melaksanakan pengelolaan sejak dari sumbernya. 3R merupakan upaya yang meliputi kegiatan mengurangi (reduce), menggunakan kembali (reuse) dan mendaur ulang sampah (recycle) melalui pengumpulan, pemilahan, pengelolaan sampah oleh masyarakat.

“Saya berharap dengan kegiatan ini, Desa Butu Kecamatan Tilongkabila akan menjadi Desa Perontohan dalam Program Pengelolaan Sampah yang baik dan benar melalui Program 3R, sehingga desa-desa terdekat akan dapat belajar di desa ini,” Ucap Fayzal.

Sementara itu, Kepala Desa Butu, Astin Abdulah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas LHK yang telah melaksanakan sosialisasi pengelolaan sampah melalui Program 3R kepada masyarakat.

“Setelah kegiatan ini, saya berharap masyarakat dapat mengaplikasikan pengelolaan sampah dengan baik di lingkungan sendiri, melalui pengembangan dan inovasi pengelolaan lingkungan,” pungkas Kepala Desa.

Artikel Terkait  Pemprov Gorontalo Raih Dua Predikat Terbaik Manajemen ASN

Sosialisasi ini dilaksanakan selama 1 (satu) hari dan diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari para Kepala Desa se Kecamatan Tilongkabila, Tokoh Masyarakat, Kelompok Wanita Tani, dan sebagian masyarakat Desa Butu Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Gorontalo.

Pewarta: PPID DLHK

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini