Serahkan Seluruh Keuntungan, Hamka Puji Konsep Sosial Warkop Amal

0
176
Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer (tengah) didampingi pimpinan OPD dan pemilik Warkop Amal foto bersama anak anak pondok pesantren Al-Islam pada kegiatan penyerahan keuntungan usaha warung kopi Amal, Rabu (3/8/2022). (Foto: Salman)

KOTA GORONTALO, Kominfotik – Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer memuji konsep sosial yang diusung warung kopi (warkop) Amal di mana seratus persen pendapatan diberikan ke pondok pesantren dan panti asuhan Al-Islam. Khusus bulan Juli 2022, keuntungan yang diserahkan sebanyak 23 juta rupiah. Keuntungan itu diserahkan langsung oleh Penjagub Hamka kepada perwakilan pondok pesantren Al Islam, di warkop Amal, Kota Gorontalo, Rabu (3/8/2022).

“Kegiatan ini buat saya sangat sederhana tapi nilainya sangat tinggi,” ucap Hamka dalam sambutannya.

Warung kopi milik Haji Ramli Anwar ini, dikatakan Hamka, merupakan salah satu usaha di Gorontalo yang berbeda dengan yang lain, karena sifatnya syariah. Dengan konsep beramal, kopi shop yang berdiri sejak 2017 inipun selalu ramai. Dari yang hanya ingin nongkrong sambil menikmati kopi, hingga ada juga yang sengaja berkumpul sambil berdiskusi tentang isu politik, pemerintahan sampai sosial kemasyarakatan.

“Ini satu satunya warung kopi yang unik di Gorontalo, bisa mengumpulkan massa dan bahkan bisa dikatakan bahwa ini warung kopi DPRD tingkat 3 yang bisa membicarakan soal politik, soal pemerintahan bahkan sampai sosial kemasyarakatan dan ini dituntaskan di warung kopi. Mudah mudahan warkop Amal ini terus berkembang dan terus memberi manfaat buat anak-anak yatim piatu,” imbuh Hamka.

Sementara itu, Ramli Anwar mengatakan penyerahan keuntungan ini merupakan agenda rutin yang dilakukannya setiap bulan. Total keuntungan yang diserahkan selama bulan Juli sebanyak 44 juta rupiah terdiri dari keuntungan warkop dan tempat pencucian mobil.

Artikel Terkait  Gubernur Gorontalo Bantu Pemugaran Dua Makam yang Dibongkar

“Alhamdulillah untuk tahun 2021 pendapatan warung kopi dan tempat cuci mobil sebanyak 500 juta rupiah itu semua sudah diserahkan ke pondok pesantren dan panti asuhan,” ucap Haji Ramli.

Sejak didirikan hingga saat ini, jumlah santri di Pondok Pesantren Al-Islam berjumlah 765 orang dan penghuni panti asuhan sebanyak 80 orang.

 

Pewarta: Nova

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini