>
Jumat, 17 Mei 2019 15:33

Asesor LAN Visitasi Ke Badan Diklat

GORONTALO – Sejumlah asesor dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) melakukan visitasi ke Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Gorontalo, Kamis (16/5/2019).

Kunjungan ini merupakan visitasi Tim Reakreditasi Lembaga Diklat Provinsi Gorontalo yang bertujuan untuk mewujudkan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan yang memilik standar.

Para asesor LAN ini dipimpin DR Joni Dawud dengan anggota Rudi Masthofany, Ratno Budihartono, Sukasdi, Gesma Dewi. Mereka diterima oleh Sofian Ibrahim, kepala Badan Diklat Provinsi Gorontalo dan sejumlah widyaiswara.

“Visitasi oleh tim reakredtasi ini  dalam rangka menjalankan amanat Peraturan Gubernur nomor 84 tahun 2019 tentang Pengembangan Kompetensi PNS dan Peraturan Gubernur nomor 85 tahun 2019 tentang Sistem Konversi Pengembangan Kompetensi,” kata Sofian Ibrahim.

Sofian Ibrahim menjelaskan Badan Pendidikan Dan Pelatihan memiliki visi dan misi untuk menjadi pusat pengembangan Sumber Saya Manusia yang berkualitas dan professional.

Selain itu terdapat perubahan nomenklatur kelembagaan dari Badan Diklat menjadi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Gorontalo.

Visitasi ini didahului dengan pemaparan data akreditasi Badan Diklat oleh Sofian Ibrahim, di aula kampus 2. Secara rinci Sofian Ibrahim memaparkan hasil pelaksanaan kegiatan Diklat sejak tahun 2016 hingga 2018.

“Pada tahun 2018 pencapaian PAD melampuai target, kami juga memaparkan layanan fasilitas, sarana dan prasarana yang ada di Badan Diklat saat ini,” kata Sofia Ibrahim.

Sofian Ibrahim juga menjelaskan Badan Diklat saat ini tengah mengupayakan perubahan nomenklatur perubahan nama OPD menjadi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) yang direncanakan terealisasi tahun 2019.

Para asesor melakukan kunjungan dan mengecek langsung kelengkapan sarana dan prasarana yang sudah ada sesuai dengan data yang telah diunggah melalui aplikasi SIPKA LAN.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Biro Pengendalian Pembangunan dan Ekonomi (P2E) menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Organissai Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Gorontalo, Rabu (15/5/2019).

Rapim yang dipimpin Plt Sekretaris Daerah Syukri Botutihe yang diikuti seluruh kepala OPD ini membahas besaran serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) bulan April 2019.

“Rapim ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan program kegiatan OPD dan serapan anggaran sampai dengan bulan April 2019,” kata Syukri Botutihe.

Dalam paparannya, Kepala Biro P2E, Sagita Wartabone menyampaikan progress penyerapan anggraan pembangunan Provinsi Gorontalo untuk bulan April dengan realisasi fisik 37,52 persen dan realisasi keuangan 29,78 persen.

Angka di atas melampaui target yang telah ditentukan, dimana target fisik dipatok 27,01 persen dan target keuangan 21,83 persen.

“Capaian ini merupakan keberhasilan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam melaksanakan pembangun. Ada peningkatan 16 persen pada bulan yang sama dibandingkan  tahun sebelumnya. Pada bulan April 2018 hanya realisasi fisik 20,97 persen dan keuangan 18,91 persen,” ujar Sagita Wartabone.

Selain memaparkan potret tender kegiatan strategis OPD Provinsi Gorontalo, Sagita Wartabone juga menyebutkan OPD yang memiliki progres tertinggi.

“Lima OPD dengan progress tertinggi yaitu Biro Pengadaan, Dinas Kumperindag, Badan Kepegawaian, Dinas Dikbudpora dan Badan Kesbangpol,” tutur Sagita Wartabone.

Sementara itu Plh Sekda Syukri Botutihe saat menutup kegiatan ini menghimbau OPD agar saling berkoordinasi untuk meningkatkan kinerja dalam rangka percepatan penyerapan anggaran sebagai bentuk layanan pembangunan kepada masyarakat.

 

Pewarta : Santi - Biro P2E

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Kabupaten Gorontalo, Humas – Beragam cara dilakukan oleh umat muslim untuk mengisi waktu berbuka puasa, atau biasa disebut ngabuburit. Di Gorontalo, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah se Provinsi Gorontalo mengisinya dengan lomba menembak yang digelar di lapangan tembak Kipan Yonif 713/ST, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Kamis (16/5/2019).

Lomba menembak yang dihadiri Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Tiopan Aritonang ini, juga dirangkaikan dengan syukuran dan doa pengantar tugas Yonif 713/ST yang akan bertugas di perbatasan Papua.

Lomba diawali dengan senapan laras panjang yang diikuti Gubernur Gorontalo, Kapolda Gorontalo, Kajati Gorontalo, Dansat Brimob dan beberapa anggota forkopimda lainnya yang terbagi dalam beberapa tim. Selain itu ada juga kategori lomba menggunakan pistol.

Masing-masing anggota forkopimda memperlihatkan keahlian menembak yang disambut tepuk tangan para penonton yang hadir di area lapangan tembak.

Lomba menembak dimenangkan dengan beberapa kategori piala yaitu juara umum diperoleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Gorontalo, Juara I dimenangkan Tim 2 yang terdiri dari Kapolres Kota Gorontalo, Bupati Pohuwato, Dandrem Kodam, dan Kajari Gorut.

Sementara untuk piala sikap terbaik diperoleh oleh Kapolda Gorontalo, Kajati Gorontalo, Gubernur Gorontalo dan Dansat Brimob. Ada juga piala untuk penembak handal, penembak favorit, dan penembak tercepat.

Selain piala, lomba ini juga memberikan hadiah seperti motor, televisi dan lainnya.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan sembako kepada 500 kaum dhuafa dan 100 anak panti asuhan.

Pewarta : Asriani - Humasprov

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

KAB. BONE BOLANGO, Humas – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim mengatakan Safari Ramadan merupakan sarana untuk mempererat tali silaturrahim antara Pemprov Gorontalo dengan kabupaten/kota beserta masyarakat.

“Tujuan Safari Ramadan ini untuk menjalin silaturrahim, serta membangun kebersamaan dan kedekatan dengan masyarakat,” kata Idris di Masjid Al Muhajirin, Desa Talumopatu, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (16/5/2019).

Diutarakannya, silaturrahim tidak dapat dipisahkan dari ibadah-ibadah wajib lainnya seperti shalat dan berpuasa. Menurutnya, ajaran agama Islam memerintahkan umatnya untuk membangun hubungan vertikal dengan Allah Swt dan hubungan horizontal dengan sesama manusia.

“Habluminallah merupakan perintah untuk bertakwa kepada Allah, dan Habluminannas adalah perintah untuk membangun dan mempererat silaturrahim dengan sesama manusia. Mari kita perbanyak bersilaturrahim, tidak hanya pada bulan Ramadan, tetapi dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Selain itu lanjut Idris, Safari Ramadan merupakan salah satu upaya dalam mensukseskan program unggulan Pemprov Gorontalo yaitu kegiatan keagamaan dan budaya yang semarak. Wagub Gorontalo dua periode itu menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan untuk menanamkan dan mengimplementasikan nilai-nilai dan ajaran agama dalam kehidupan masyarakat Gorontalo.

“Kita dikenal sebagai daerah Serambi Madinah yang memiliki filosofi Adat Bersendikan Sara dan Sara Bersendikan Kitabullah. Nilai-nilai ini yang harus tercermin dalam keseharian masyarakat,” ucap Wagub Idris Rahim.

Pada kesempatan itu Wagub Idris Rahim menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta untuk pemeliharaan dan operasionalisasi Masjid Al Muhajirin serta sejumlah perlengkapan shalat untuk pengurus takmirul masjid.

Pewarta : Haris - Humasprov

Dipublikasikan pada Kabupaten Bone Bolango

KOTA GORONTALO, Humas – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba menilai penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesahatan sangat penting. Penerapan SPM merupakan kewajiban bagi pemerintahan untuk menjamin setiap warga negara memperoleh kebutuhan dasarnya.

“Kenapa perlu standar pelayanan minimal, karena pemerintah pusat maupun daerah mempunyai tugas untuk melayani masyarakat,” terang Sekda Darda saat memberikan arahan pada Sosialisasi & Advokasi Implementasi SPM Bidang Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota, di Ballroom Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Kamis (16/5/2019).

Dengan telah terbitnya PP Nomor 2 tahun 2018 tentang SPM semakin memperkuat implemtasi penerapan SPM di daerah, dimana Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota wajib menerapkan SPM bidang kesehatan. SPM akan berfungsi sebagai instrument untuk memperkuat pelaksanaan Performance Based Budgeting bidang kesehatan dalam proses perencanaan dan penganggaran di Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Dalam UU 23 tahun 2014 (pasal 298) juga mengamanatkan pada Pemda untuk benar-benar memprioritaskan belanja daerah untuk mendanai urusan pemerintahan wajib yang terkait pelayanan dasar yang ditetapkan dengan SPM. Hal tersebut mengharuskan seluruh elemen akan bersatu padu berbenah untuk bersama-sama menuju pencapaian target-target SPM, termasuk di dalamnya adalah pemenuhan sumber daya manusia kesehatan, sarana prasarana dan fasilitas kesehatan terutama di level Puskesmas sesuai Permenkes Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat.

“Mengingat SPM adalah penyediaan kebutuhan dasar secara minmal bagi warga Negara, maka penganggaran SPM harus diprioritaskan terlebih dahulu jangan sampai biaya lain lebih banyak,” ujar Darda.

untuk itu, Mantan Kadis PU itu berharap, hasil kegiatan ini dapat di pakai sebagai bahan advokasi kepada pemangku kebijakan di kabupaten/kota dalam pengalokasian anggaran khususnya untuk pembiayaan penerapan SPM.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo tersebut akan berlangsung selama 2 hari dan diikuti oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan Kab/Kota (Sekretaris, Kabid Kesga, Kabid P2P, Kasubag Perencanaan dan Operator SPM), Puskesmas, perwakilan dari Bappeda Kabupaten/Kota serta pengelola program pada Dinas Kesehatan Provinsi.

 

Pewarta: Nova - Humasprov

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

BOALEMO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta kepada masyarakat untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memerangi minuman keras (miras). Hal itu diungkapkannya saat menggelar safari ramadan yang dirangkaikan dengan sholat taraweh berjamaah bersama masyarakat di masjid Nurul Huda, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Rabu, (15/5/2019).

“Saya dapat info, masih banyak miras yang beredar. Saya imbau untuk masyarakat agar meninggalkan konsumsi miras sebagai bentuk penghargaan kepada bulan Ramadan dan kalau boleh ditinggalkan saja seterusnya demi kesehatan”, kata Rusli.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementrian Kesehatan RI tahun 2018 menunjukkan tingkat konsumsi miras di Provinsi Gorontalo tertinggi ke empat secara nasional. Kondisi itu membuat Gubernur Rusli semakin gerah. Hampir dalam setiap kesempatan tatap muka dengan masyarakat, Rusli mengingatkan agar warga berhenti konsumsi miras dan mabuk-mabukan. Selain haram dan berbahaya bagi kesehatan, miras penyumbang terbesar angka kriminalitas di daerah.

“Hampir 80 persen kasus kriminal di Gorontalo dipicu oleh miras. Jadi tolong berhenti konsumsi miras. Minuman ini haram dan tidak baik untuk kesehatan. Terlebih bulan ini kita mencari pahala sebanyak banyaknya, jangan rusak dengan yang seperti ini,” tegasnya.

Selain melaksanakan traweh berjamaah, dalam kesempatan itu pula Gubernur yang didampingi istri Idah Syahidah, kembali menyerahkan bantuan sebesar Rp.20 juta untuk kelanjutan pembangunan masjid Nurul Huda serta sepaket sarung untuk masyarakat yang ikut melaksanakan salat Tarawih.

Sebelum salat tarawih berjamaah, Gubernur bersama rombongan melakukan buka puasa bersama di Kantor Camat Mananggu, Kabupaten Boalemo.

Pewarta : Echin - Humasprov

Editor : Isham - Humasprov

Dipublikasikan pada Kabupaten Boalemo

BOALEMO, Humas – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo merasakan nikmatnya bulan Ramadan. Pasalnya, selain bakal menerima Tunjangan Hari Raya (THR) sebagaimana ketentuan pemerintah pusat, juga akan menerima Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) tambahan.

Hal itu dipastikan sendiri oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat diwawancarai usai Salat Magrib pada Safari Ramadan di Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Rabu (15/5/2019).

“PNS pemprov tidak usah hawatir, tidak usah takut (soal keterlambatan pembayaran THR). Kita sudah akomodir dalam APBD Induk 2019. Saya sudah perintahkan juga Kaban Keuangan untuk memproses secara teknis. Paling cepat (pencairannya) tanggal 21 Mei,” ujar Gubernur Rusli.

Selain THR yang nilainya setara gaji bulan Mei, PNS Pemprov Gorontalo juga akan menerima TKD Tambahan. Nilai tunjangan tersebut besarannya sama dengan TKD yang diterima bulan Mei ini.

“TKD tambahan juga ada. Pokoknya banyak. Semua kita berikan untuk mengapresiasi kinerja PNS,” terang Rusli.

Di tempat yang sama, Kaban Keuangan Syukri Gobel menjelaskan, pihaknya sudah menghitung besaran THR yang akan diterima pegawai. Ia menyebut sudah dialokasikan anggaran sekitar Rp25,1 miliar untuk membayar THR.

“Sudah keluar revisi PP 35 dan 36 di mana juknis pembayaran THR cukup diatur berdasarkan Perkada (peraturan kepala daerah). Besarannya mengacu pada gaji bulan Mei, totalnya sekitar Rp25,1 miliar,” ungkapnya.

Sementara untuk TKD tambahan dianggarkan lebih kurang Rp14 miliar. Rencananya TKD tambahan akan dibayar bersamaan dengan THR.

Pewarta : Isham - Humasprov

Dipublikasikan pada Kabupaten Boalemo

BOALEMO, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie membuktikan janjinya untuk melaksanakan Bakti Sosial NKRI Peduli pada bulan Ramadan 1440 hijriyah ini. Kali ini 1.000 warga kurang mampu di Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo yang didatangi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama pimpinan OPD, Rabu (15/5/2019).

“Safari Ramadan sudah menjadi tradisi pemerintah provinsi. Biasanya hanya buka bersama, shalat dan tarawih bersama. Tapi kali ini kita ikutkan juga Bakti Sosial untuk membantu kebutuhan pokok masyarakat,” ujar Gubernur Rusli.

Baksos ini sudah yang kedua kalinya digelar selama Ramadan. Sehari sebelumnya acara serupa digelar di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato. Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, Baksos NKRI Peduli selama Ramadan diberikan dalam bentuk paket.
5 kg beras, setengah kilogram ikan tuna, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir dan 10 butir telur menjadi paket sembako yang dibagikan. Semua diberi gratis karena ditanggung oleh Baznas Provinsi Gorontalo, setiap orang senilai Rp100.000.

“Sekarang kebutuhan pokok lagi mahal-mahalnya, makanya kita bagikan gratis. Semoga bisa membantu kebutuhan selama Ramadan,” imbuhnya.

Selain menyerahkan bantuan sembako, ada juga penyerahan bantuan program benih jagung bagi perwakilan petani. Ada juga bantuan 10 ternak sapi bagi peternak di kecamatan Mananggu.

Pewarta : Isham - Humasprov

Dipublikasikan pada Kabupaten Boalemo

JAKARTA, Humas – Provinsi Gorontalo pada musim haji tahun 1440 Hijriah/2019 Masehi memperoleh tambahan kuota haji sebanyak 197 jemaah. Sehubungan dengan penambahan kuota tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo segera mengambil langkah untuk mempersiapkan maskapai penerbangan yang akan digunakan oleh jemaah haji Gorontalo menuju embarkasi haji di Makassar, Sulawesi Selatan.

“Penambahan kuota jemaah secara otomatis juga berdampak pada bertambahnya jumlah penerbangan dari Gorontalo ke Makassar. Ini yang kita bahas bersama dengan Lion Air sebagai maskapai penerbangan yang bekerja sama dengan kita untuk musim haji tahun ini,” kata Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim saat dihubungi usai bertemu dengan Manajer Lior Air, Isnandar Alamsyah, di Kantor Lior Air, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Kuota haji Provinsi Gorontalo musin haji 1440 Hijriah sebelum adanya penambahan kuota sebanyak 992 jemaah. Total menjadi 1.189 jemaah dengan penambahan kuota sebanyak 197 jemaah. Penambahan kuota haji tersebut juga berpengaruh pada bertambahnya jumlah penerbangan dari embarkasi antara Gorontalo menuju embarkasi haji Makassar, dari tujuh penerbangan menjadi delapan penerbangan.

“Sebelumnya hanya ada 7 flight, sekarang bertambah satu menjadi 8 flight. Jauh-jauh hari sudah kita antisipasi karena kita berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi jemaah haji,” tandas Wagub Idris Rahim.

 

Pewarta : Haris - Humasprov

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

KABUPATEN POHUWATO, Humas – Berkah ramadan kian terasa dengan dimulainya kunjungan safari ramadan 1440 H, oleh Gubernur Gorontalo beserta jajaran pemerintah provinsi (Pemprov) Gorontalo, di Kabupaten paling ujung, Pohuwato.

Gubernur Gorontalo didampingi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) melaksanakan salat Tarawih berjamaah di Masjid Jabal Nur, Desa Manunggal Karya, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Selasa (14/05/2019).

“Kita patut bersyukur pada Allah SWT, di bulan suci ini kita masih diberikan kesempatan untuk beribadah. Banyak diantara kita juga yang sudah tidak bisa lagi bersama-sama dengan terkasih mereka”, buka Rusli.

Disela-sela salat Tarawih berjamaah tersebut, Gubernur Rusli menyerahkan bantuan sebesar Rp. 10.000.000 untuk pembangunan masjid, serta sepaket sarung untuk masyarakat yang ikut melaksanakan salat Tarawih.

“Ada titipan dari teman-teman untuk kelanjutan pembangunan masjid ini, sebesar Rp.10.000.000. Silahkan dipakai untuk memperbaiki dan melengkapi keperluan masjid. Ada juga sepaket sarung untuk jamaah masjid ini”, tambah Rusli.

Sebelum salat Tarawih berjamaah, Gubernur bersama rombongan melakukan buka puasa bersama di Kantor Camat Randangan, Kabupaten Pohuwato.

Safari Ramadan oleh pemprov Gorontalo merupakan rangkaian dari pelaksanaan Bakti Sosial NKRI Peduli di Desa Omayuwa, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato yang diselenggarakan di hari yang sama.

Dalam Baksos NKRI Peduli ke-103 tersebut diserahkan bantuan Paket Natura bagi seribu kaum duafa, bantuan benih jagung senilai Rp. 4.843.180.000 dan bantuan 160 ekor sapi bali betina dengan nilai Rp. 1.296.000.000.

Pewarta : Gina - Humasprov

Editor : Isham - Humasprov

Dipublikasikan pada Kabupaten Pohuwato
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo