>

GORONTALO – Aktivitas di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Gorontalo, Kamis (15/8/2019) berbeda dari hari-hari biasanya. Pagi itu semua pegawai Kesbangpol mengenakan kemeja karawo berwarna merah. Kemeja dipadu dengan celana berwarna putih.

Tampilan merah putih sengaja dihadirkan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Proklamasi yang jatuh pada hari Sabtu esok.

Tidak saja pakaian yang bernuansa merah putih, tapi juga dekorasi ruangan dibuat semenarik mungkin. Balon dan hiasan dinding didekorasi dengan warna merah putih.

 “Ini merupakan cara sederhana untuk membangkitkan jiwa patriotisme, cintah tanah air dan merah putih. Kesbangpol berupaya menjadi yang terdepan menjaga kesatuan bangsa dan cinta NKRI,” ucap Kepala Kesbangpol Imran Bali.

Apa yang dilakukan oleh Kesbangpol berbeda dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain. Di instansi lain hanya menampilkan dekorasi ruangan kantor yang dilombakan untuk memeriahkan HUT ke-74 Kemerdekaan Indonesia.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-58 tahun 2019 tingkat Provinsi Gorontalo, Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Gorontalo menggelar upacara gelar senja,  yang dipimpin langsung oleh Ketua Kwarda Gorontalo Idah Syahidah, di halaman kantor Kwarda Gorontalo, Rabu, (14/8/2019).

Dalam sambutannya Idah menyampaikan upacara gelar senja merupakan kegiatan untuk keterampilan dan ketangkasan kepramukaan khususnya di Provinsi Gorontalo. Terlebih tahun ini hari pramuka mengusung tema “Bersama Segenap Komponen Bangsa, Gerakan Pramuka Siap Sedia Membangun Keuutuhan NKRI”.

 “Tema hari ini hadir di tengah-tengah keprihatinan banyaknya permasalahan kekinian yang mengancam keutuhan NKRI. Untuk itu dalam rangka hari pramuka, agar kiranya kakak –kakak dan adik-adik dapat memperhatikan hal hal seperti merebaknya KKN, globalisasi dari aspek negative,kerusakan dan pencemaran lingkungan, serta keprihatinan tentang belum terstandarnya seragam pramuka baik warna, desain, atribut maupun tatacara penggunaannya,” kata Idah

Selanjutnya istri gubernur gorontalo ini mengajak seluruh anggota pramuka untuk merenung kembali kepada masing-masing pribad   i tentang sejauh mana usaha yang telah dilakukan terhadap pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

“Setelah kita renungkan, marilah kita sebagai pandu Indonesia membulatkan tekad, mengobarkan semangat untuk meneruskan perjuangan dan pengabdian demi terwujudnya tujuan bangsa yakni, masyarakat adil dan makmur berdasarkan pancasila,” tandasnya

Selain melaksanakan upacara gelar senja , Kwarda Gorontalo juga menggelar berbagai kegiatan di hari pramuka ke 58 ini, seperti pramuka bersih negeri dengan pungut sampah plastik yang dipusatkan disekitar terminal Andalas, pasar Bulota dan tempat ibadah di Kota Gorontalo. Adapula kegiatan aksi donor darah, ziarah dan tabur bunga pada makam tokoh pramuka, serta pentas seni dan budaya yang dilanjutkan dengan malam ulang janji pramuka.

 

Pewarta : Echin - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Tenggara melakukan kunjungan ke Provinsi Gorontalo untuk melakukan studi banding pengelolaan Brigade Alsintan.

Rombongan dari provinsi tetangga yang dipimpin Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Elly S Sangian ini langsung Sekretaris Dinas Reliyanto Mamonto. Mereka akan berkunjung di daerah ini selama 3 hari.

“Suatu kebanggaan tersendiri bagi kami atas kunjungan studi banding dari Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Tenggara,” kata Reliyanto Mamonto, Kamis (15/8/2019).

Rombongan dari Minahasa Tenggara ini datang pada Rabu dan langsung menggelar pertemuan di ruang rapat Dinas Pertanian, setelah itu dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Brigade Alsintan guna melihat  dari dekat pengelolaan alat mesin pertanian melalui pola Brigade Alsintan ini.

Rombongan juga  melihat proses pemeliharaan alsintan serta meninjau ketersediaan alat mesin pertanian di Provinsi Gorontalo.

Kadis Pertanian Kab. Minahasa Tenggara sangat mengapresiasi dengan baik pengelolaan brigade alsintan Provinsi Gorontalo karena APBD provinsi mensuport biaya perawatan alsintan dan dapat menekan biaya pengolahan tanah oleh masyarakat atau petani dalam menggunakan alsintan tersebut.

“Ke depannya kami akan mencoba bagaimana pengelolaan alsintan seperti di Provinsi Gorontalo, dengan dukungan kebijakan anggaran APBD Kabupaten terutama dalam biaya perawatannya yang memerlukan anggaran yang tidak sedikit,” kata Elly Sangian, Kepala Dinas Pertanian Minahasa Tenggara.

 

Pewarta : Oman Moningka - Dinas Pertanian

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Provinsi Gorontalo menggelar sejumlah lomba dalam rangka perayaan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Berbagai lomba ini dilaksanakan di halaman dinas dengan dihadiri Kepala Bidang Perumahan Iqbal Hasan dan seluruh staf Aparat Sipil Negara dan Pegawai Tidak Tetap Bidang Perumahan, Rabu (14/8/2019).

“Perlombaan ini untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan dan menjalin kebersamaan antar ASN dan PTT Dinas PRKP,” kata Iqbal Hasan.

Kemeriahan halaman dinas ini terlihat saat para pegawai larut dalam adu tanghkas beragam lomba, gelak tawa terdengar tak berhenti saat menyemangati peserta lomba balap karung, lomba bakiak dangdut, makan krupuk hingga lari kelereng dan lomba mengumpulkan tepung menggunakan kertas.

 

Pewarta : Moh. Jen Thaib – Dinas PRKP

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Biro Hukum dan Inspektorat Provinsi  Gorontalo melakukan rapat penilaian dokumen perencanaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP)Provinsi Gorontalo.

Tujuan rapat adalah untuk memfasiltasi dan pendampingan intensif kepada dinas PRKP dalam rangka optimalisasi perbaikan dokumen pendukung SAKIP serta mengingat semakin dekatnya waktu pelaksanaan evaluasi oleh Kementerian PANRB.

“Rapat dilaksanakan pada Selasa lalu,  sebagai salah satu unsur implementasi dari Peraturan Pemerintah nomor 29 tahun 2014 tentang sistem Akuntabilitas kinerja Instansi Pemerintah, juga Peraturan Menteri Negara PAN dan RB nomor 53 tahun 2014 tentang petunjuk teknis perjanjian kinerja, pelaporan kinerja dan tata cara reviuw atas laporan Kinerja instansi pemerintah,” kata Agus Irwin Sumba, Sekreatris Dinas PRKP Provinsi Gorontalo, Kamis (15/8/2019)

Agus Irwin Sumba menambahkan sangat mengapresiasi kegiatan fasilitasi dan pendampingan intensif oleh Biro Hukum Inspektorat pada dinas PRKP ini, upaya ini dilakukan untuk melakukan perbaikan pada dokumen-dokumen SAKIP pelaksanaan kegiatan pada Dinas PRKP.

Dalam rapat ini hadir Tim Sakip Biro Hukum dan Organisasi Setda Provinsi Gorontalo, Helmi Tantu Kepala Bagian Organisasi, Istik Syarifuddin  Kepala seksi Akuntabilitas Kinerja, Burhananudin Azis Evaluator Sakip dari Inspektorat dan pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) di Dinas PRKP Provinsi Gorontalo.

 

Pewarta : Moh. Jen Thaib - Dinas PRKP

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Forum koordinasi perlindungan anak dari radikalisme dan tindak pidana terorisme digelar Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Provinsi  Gorontalo di Hotel Damhil Kota Gorontalo, Rabu (14/8/2019).

Forum ini adalah bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan hidup manusia dan keberlangsungan sebuah bangsa dan negara. Karena komitmen pengakuan dan perlindungan terhadap hak atas anak telah dijamin dalam UUD 1945 pasal 28 B ayat 2 yang menyatakan bahwa setiap anak berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Oleh karena itu, kepentingan terbaik anak patut dihayati sebagai kepentingan terbaik bagi kelangsungan hidup umat manusia. Upaya untuk melakukan perlindungan hukum  anak dari radikalisme dan tindak pidana terorisme khususnya terkait dengan upaya pencegahan dan penangananya bersifat Cross Cuttingissue atau lintas bidang yang banyak dilakukan dinas dan instansi vertikal serta masyarakat di daerah.

“tujuan Forum ini untuk menyamakan persepsi dan pemahaman serta meningkatkan komitmen pelaksanaan kebijakandan peraturan perundang-undangan yang terkait perlindungan anak dan radikalisme dan tindak pidana terorisme,” kata Kepala Dinas Sosial PP dan PA provinsi Gorontalo, Risjon Kujiman Sunge saat membuka kegiatan ini.

Hadir sebagai narasumber adalah narasumber adalah Nahar, Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ponco Respati Nugroho Asisten Deputi Konflik Sosial Komenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan(PMK), Hasan Asisten Deputi Perlindungan Anak Berhadapan Dengan Hukum dan Stigmatisasi Kementerian pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan, Ani M Hasan Sekretaris Forum Koordinasi Pencegahaan Terorisme Provinsi Gorontalo, Muhammad Edi Muin Kepala BKKBN Provinsi Gorontalo.

Hadir juga Kepala Bidang pemberdayaan Perempuan Dinas Sosial Provinsi Gorontalo  Nurhayati Olii, Kepala Seksi Pemenuhan Hak Perempuan Ferdy Rus Modanggu serta 45 orang  peserta yang berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, pekerja Sosial, Dinas Pendidikan dan kebudayaan, Dinas Pemuda dan Olah Raga, Dinas Koperasi  dan UKM, Lembaga pembinaa Khusus Anak, Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan hak Asasi Manusia, PK Bapas, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme, Kepolisian, UPTD PPA, Himpunan Psikologi, Akademisi, Lembaga Perlindungan Anak, Kantor Wilayah Kementrian Agama.

“Setiap anak perlu mendapat kesempatan yang seluas – luasnya untuk hidup,  tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi,”  kata Nahar.

Nahar mengusulkan agar pemerintah daerah memiliki kebijakan tentang perlindungan anak dari radikalisme dan terorisme dengan harapan ada payung hukum dan koordinasi yang baik.

 

Pewarta : Yoan Talib - Dinas PP dan PA

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Dinas Pariwisata terus menggencarkan promosi hajat nasional Gorontalo Karnaval Karawo (GKK), kali ini menggunakan saluran Radio Republik Indonesia (RRI) Gorontalo.

Kepala Dinas Pariwisata Rifli Katili dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo Budi Widihartanto menjadi narsumber utama dialog interaktif yang dipandu oleh Hendra Rauf.

Gorontalo Karnaval Karawo 2019 yang akan digelar pada 2-6 Oktober ini akan menjadi even pariwisata tahunan yang paling besar di Provinsi Gorontalo. GKK ini juga masuk dalam 100 event pariwisata nasional yang telah mendunia.

“Kami memaparkan kepada masyarakat Gorontalo tentang kegiatan GKK ini, ini merupakan kegiatan masyarakat karena nantinya akan ada ekspo kuliner, lomba iris serat kain, mongarawo, mengikat benang, fashion show, pertemuan gubernur seluruh Sulawesi hingga karnaval karawo yang megah dengan melibatkan banyak orang,” kata Rifli Katili, Kamis (15/8/2019).

Hadir dalam dialog ini Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dan perwakilan Dinas Perindustrian Provinsi Gorontalo.

“Kali ini dalam dialog interaktif kami menghadirkan  Dinas Koperindag terkait kegiatan lomba mengiris menyulam dan mengikat karawo,” ujar Rifli Katili.

Dalam siaran langsung ini, masyarakat pendengar radio bisa langsung menelpon untuk mennaggapi setiap paparan yang disampaikan narasumber. Mereka juga memberi saran-saran untuk melengkapi GKK. Animo masyarakat yang besar ini menunjukkan dukungan yang kuat kepada GKK di kalangan masyarakat.

“Setiap kegiatan kepariwisataan harus mendatangkan dampak ekonomi kepada masyarakat, kedatangan wisatawan ke Gorontalo memberi kontribusi pada pendapatan masyarakat, mereka menginap di hotel atau homestay milik warga, membeli makanan, membayar jasa pemandu, membeli oleh-oleh atau pengeluaran lainnya,” ujar Ivone Reane Larekeng, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata.

Dalam akhir dialog ini Rifli Katili meminta masyarakat dan pemangku kepentingan untuk berperan aktif dan bersinergi dalam menyukseskan GKK ini.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

LIMBOTO - Pemerintah  Provinsi Gorontalo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan menggelar rapat koordinasi dan pembinaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL), Rabu (14/8/2019) di Hotel Limboto Indah, Kabupaten Gorontalo.

Narasumber yang hadir pada acara tersebut terdiri dari Inspektur Wilayah IV Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Kepala KPPN Gorontalo.

Sejumlah peserta hadir dalam kegiatan ini, mereka adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kepala BPDASHL Bone Bolango, Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Rehabilitasi, Para Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan se-Provinsi Gorontalo, Para Kepala UPT KLHK, Ketua Forum DAS serta para penyedia/kontraktor RHL.

Dalam sambutan Kepala Dinas LHK Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka menyampaikan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) adalah upaya untuk memulihkan,mempertahankan dan meningkatkan fungsi hutan dan lahan sehingga memiliki daya dukung, produktif dan memiliki peranann dalam mendukung sistem penyangga kehidupan.

“Kami mengharapkan kepada jajaran kehutanan, BPDASHL, KPH, KSDA, Taman Nasional, khususnya para penyedia agar selalu berkoordinasi dan berkomunikasi terus-menerus untuk suksesnya Program RHL di Provinsi Gorontalo,” kata Fayzal Lamakaraka.

Fayzal Lamkaraka menjelaskan areal kawasan hutan yang menjadi lokasi RHL sebagian sudah ada masyarakat sebagai penggarap lahan. Oleh karena perlu pendekatan dan sosialisasi kepada masyarakat.

Ia meminta kepada para pimpinan perusahaan penyedia harus sering datang ke lokasi jangan hanya petugas-petugas bawahan, agar memahami kondisi sosial sehingga lebih proaktif dan antisipatif. Selain itu juga  kepada jajaran kehutanan, khususnya BPDASHL agar selalu berkomunikasi dengan para  pengelola kawasan hutan, KPH, KSDA dan TN agar bersama-sama dalam menyukseskan RHL.

Dalam rakor ini Balai PDASHL Bone Bolango menargetkan luas areal penanaman 12.300 Ha dengan sasaran lokasi RHL adalah kawasan hutan yang Kritis.

"Tujuan Rakor ini agar para pelaksana bisa melakukan pekerjaan sesuai rencana dan pedoman kegiatan dengan mengacu pada ketentuan di dalam kontrak,  saat ini pekerjaan sedang dalam proses pembuatan persemaian dan pembibitan" ungkap Kepala BPDASHL Bone Bolango , M Tahir.

Jenis tanaman yang ditanam di RHL terdiri jenis kayu-kayuan dan Tanaman MPTS yang menghasilkan buah dan tanaman ini nantinya merupakan Aset di KPH untuk selanjutnya dapat di kelola bersama masyarakat.

Pola ini diyakini akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat melalui Skema Perhutanan Sosial atau Kerjasama.

Pada Rapat tersebut hadir juga Inspektur Wilayah IV KLHK, M Yunus yang telah melakukan pendampingan RHL.

Kepala KPPN Gorontalo hadir sebagai narasumber menjelaskan langkah antisipasi pengajuan pencairan dana menjelang akhir tahun ke KPPN. KKPN akan memproses berdasarkan kelengkapan administrasi yang diajukan berdasarkan ketentuan yang ada dan berharap para penyedia tidak dirugikan.

 

Pewarta : Nurmulianto Nasaru – Dinas LHK

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo
Kamis, 15 Agustus 2019 14:56

DLHK Sponsori Aksi Pramuka Bersih Sampah

GORONTALO –  “Pramuka Bersih Negeri“ menjadi tema Bakti Masyarakat pada peringatan Hari Pramuka yang ke-58 yang digelar di Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Gorontalo pada Rabu (14/8/2019).

Kegiatan bakti sosial memungut sampah ini dilakukan oleh anggota Pramuka yang berasal dari sekolah SMA, SMK, MA dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo.

Kegiatan pungut sampah ini dilakukan di 2 lokasi, di Terminal 42 Andalas dan di komplek Pasar Bulota Kecamatan Sipatana. Aksi bersih sampah ini  disponsori oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo.

Yusni Trisyah Pakaya, Ketua Bank Sampah Pos Daya Tinelo Lipu’u dan juga  sebagai Pengurus Kwarda Gerakan Pramuka Gorontalo mengharapkan agar masyarakat sadar bahwa sampah saat ini bukan menjadi masalah akan tetapi dengan sampah bisa memenuhi kebutuhan.

“Sampah sekarang ini bernilai dan berharga jika dipilah dan dijual ke bank sampah yang ada di Gorontalo. Harga sampah plastik gelas Aqua Rp3000/Kg dan botol plastik Rp7 ribu/kg,” kata Yusni Trisyah Pakaya.

Yusni Trisyah Pakaya menjabarkan dengan adanya harga jual sampah ini diharapkan akan berkurangnya volume sampah yang berserakan, teutama sampah plastik yang sulit diurai dalam tanah dan lingkungan.

Bank sampah mendorong masyarakat untuk memburu sampah agar bisa ditukar dengan uang.

Camat Sipatana  Kota Gorontalo,  Sofyan Butolo memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh Kwarda Gorontalo dan sangat mengharapkan agar kegiatan yang dilaksanakan oleh Pramuka Gorontalo ini akan menjadi contoh bagi seluruh masyarakat Kecamatan Sipatana khususnya dan masyarakat Provinsi Gorontalo pada umumnya

Jumlah sampah yang berhasil dikumpulkan dalam kegiatan ini adalah sebanyak 25 kantong, dan 2 tumpukan besar yang dimuat mobil Dinas LH Kota Gorontalo.

Sementara Sampah plastik yang terkumpul langsung di beli oleh bank sampah  Pos Daya Tinelo Lipu’u.

Dalam aksi bersih lingkungan ini hadir Abdul Alim Katili , Kepala Bidang  THPK Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Yusdin Danial Kapala Seksi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3.

 

Pewarta : Nurmulianto Nasaru - Dinas LHK

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

GORONTALO –  Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (DLHK) bekerja sama dengan Korem 133/Nani Wartabone menggelar sosialisasi Rehabilitasi Hutan Dan Lahan (RHL) Hutan Manunggal.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang masyarakat yang berasal dari Kelurahan Dembe I, Tenilo, Pilolodaa  Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo dan dari Desa Lopo dan Buhudaa Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo.

Hoerudin, Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Rehabilitasi, Andi Amirudin Kepala Seksi Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi dan Kapten Budiman anggota Korem 133/Nani Wartabone menjadi nasumber kegiatan yang berlangsung di balai Desa Buhudaa Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo ini.

Dalam paparannya, Hoerudin menyampaikan Program RHL ini mendapat dukungan pembiayaan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus 2019 seluas 600 Ha.

“Tujuan RHL adalah untuk memperbaiki, meningkatkan, dan mempertahankan daya dukung dan produktivitas hutan dan lahan ,sehingga fungsi ekologi, sosial, maupun fungsi ekonomi dapat tercapai secara optimal. Sosialisasi ini berlangsung pada Selasa lalu,” kata Hoerdin, Kamis (15/8/2019)

Manfaat yang  ingin dicapai pada kegiatan RHL ini adalah terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat sekitar hutan, pendapatan masyarakat meningkat, fungsi lindung tercapai secara optimal, dan menciptakan kondisi lingkungan lestari, sehingga terbebas dari bahaya banjir dan kekeringan.

“Kami mengimbau mayarakat yang terlibat RHL agar bekerja dengan tulus ikhlas dan penuh kesungguhan serta mengikuti ketentuan teknis yang dianjurkan,” ujar Hoerudin.

Kepala Seksi Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi, Andi Amirudin secara khusus memaparkan tahapan pelaksanaan pekerjaan serta teknis pekerjan lainnya di tingkat tapak.

Sementara Kapten Budiman dalam penyampaiannya lebih menekankan pada pentingnya kesatuan dan persatuan, jiwa kebersamaan serta meneladani nilai- nilai perjuangan para pendahulu seperti pahlawan nasional, Nani Wartabone.

 

Pewarta : Nurmulianto Nasaru – Dinas LHK

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo