Positif Covid-19 Gorontalo Bertambah Lima, Delapan Sembuh

0
2051
Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 dr Triyanto Bialangi saat mengumumkan penambahan kasus baru corona di Gorontalo, Senin (08/06/2020). Selain penambahan kasus baru, satu orang juga dinyatakan meninggal dunia dan delapan pasien sembuh. Foto : Fanpage Humas Gorontalo Prov

KOTA GORONTALO, Humas – Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Gorontalo dr Triyanto Bialangi kembali memperbarui data penularan virus corona. Dari hasil konferensi pers Senin (08/06/2020) diketahui ada delapan pasien yang dinyatakan sembuh. Ada juga lima kasus positif baru serta satu diantaranya meninggal dunia.

“Kami menerima hasil pemeriksaan dari Balai POM Gorontalo. Dari 482 spesimen 475 negatif diantaranya ada delapan spesimen pasien lama yang dinyatakan sembuh. Tujuh spesimen positif, dua orang pasien lama dan lima pasien baru,” beber dr Tri.

Pasien yang sembuh memiliki rentang waktu perawatan yang berbeda-beda. Mulai dari 6 hari, 8 hari, 17 hari, 21 dan 23 hari.

“Pasien sembuh adalah pasien 29, 49, 47, 72, 77, 101, 103 dan 104. Semuanya dalam keadaan umum baik dan sedang dalam persiapan untuk kembali ke rumah masing-masing,” lanjut Tri.

Sementara untuk pasien baru diawali dengan pasien 135 inisial MWH (34 tahun), perempuan, alamat Desa Buntulia Utara, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato. Pasien 135 adalah tenaga kesehatan hasil pengembangan dari pasien 95.

Pasien 136 inisial SKH (51 tahun), laki-laki, alamat Kelurahan Dembe II, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo. SKH masuk rumah sakit Aloei Saboe sejak tanggal 04 Juni 2020 dengan keluhan batuk, sesak serta memiliki penyakit bawaan. Saat ini pasien 136 dalam kondisi lemah.

Artikel Terkait  Citilink Indonesia Diharapkan Promosikan Potensi Gorontalo

Pasien 138 inisial RAA (52 tahun), perempuan, alamat Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Pasien 138 merupakan pengembangan dari pasien 79.

Pasien 139 inisial ANG (57 tahun), laki-laki, Desa Lawonu, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo. ANG merupakan hasil pengembangan dari pasien 76 dan 77.

Sementara pasien yang telah meninggal dunia adalah pasien 137 inisial SPN (53 tahun), perempuan, alamat Kelurahan Bugis, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo. Pasien 137 meninggal pada tanggal 07 Juni 2020, pukul 11.45 WITA.

“Pasien 137 masuk RSAS pada 06 Juni 2020 dengan keadaan penurunan kesadaran. Hasil swabnya juga sudah keluar pada jam 19.00 kemarin dengan hasil PCR positif,” pungkasnya.

Hingga hari ini jumlah kasus positif di Provinsi Gorontalo sebanyak 139 kasus. Rinciannya tujuh orang meninggal dan 62 dinyatakan sembuh. 70 sisanya sedang dan akan menjalani perawatan.

Pewarta :  Gina/Alfred

Editor : Isam

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini