Peringati Hari Patriotik, Dinas Pangan Gelar Pangan Murah

0
38

Gorontalo, Humas – Memperingati hari Patriotik 23 Januari 1942 ke 78, Dinas Pangan Provinsi Gorontalo menggelar pangan murah. Bazar pangan murah ini berlangsung selama 2 hari, Jumat-Sabtu (24-25/1/2020).

Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa desa. Meliputi Desa Bonedaa, Bondawuna, Desa Kemiri, Desa Pelita, dan di lapangan Desa Pelita Kecamatan Bone.

“Kita meneladani para pejuang dengan semangat patriotismenya sehingga perjuangan mereka dapat meraih kemerdekaan. Kita sebagai generasi yang sudah dimerdekakan harus mengisi kemerdekaan ini dengan berkarya,” kata Kepala Dinas Pangan Provinsi Gorontalo Sutrisno, Jumat (24/1).

Sebagai bentuk terima kasih atas perjuangan para pahlawan tersebut, Dinas Pangan memberikan layanan terhadap masyarakat mengisi kemerdekaan dengan bazar pangan murah di wilayah rawan pangan, di mana masyarakatnya sangat rentan terjadinya kerawanan pangan.

Di daerah daerah rawan pangan yang agak susah akses transportasi logistik pangan, daerah tertinggal, daerah pinggiran maka terjadi peningkatan harga pangan.

Oleh sebab itu Dinas Pangan mengatasi ini agar masyarakat bisa terbantu dengan kemahalan harga akibat akses pangan di daerah itu.

“Bazar pangan murah ini jangan Cuma sampai di sini kalau bisa berkesinambungan agar desa-desa rawan pangan lainnya bisa tersentuh dengan harga pangan yang murah sesuai harga distributor,” kata Sekretaris Kecamatan Bone Pantai, Ferdian Hasibu.

Dalam bazar pangan murah ini masyarakat sangat antusias karena terbantu penyediaan bahan pangan dengan harga yang terjangkau, mereka mengucapkan terima kasih Kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Artikel Terkait  Mengenal Apa dan Bagaimana itu Karantina Pasien Covid-19

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pangan yang telah menyediakan bahan pangan murah murah,” kata Ahmad, salah seorang warga Bone Pantai.

Tim Gelar Pangan Murah ini dimotori Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, M Ridwan Najamuddin yang didampingi Kepala Seksi Harga Pangan, Rahmanto Latief bersama Tim GPM lainnya kewalahan melayani masyarakat yang membeli bahan pangan.

Beberapa bahan pangan lainya di desa mengalami peningkatan harga jual seperti harga Gula pasir sudah mencapai Rp18.000/kg, telur 1 bak Rp55.000.

Sementara yang ditawarkan Dinas Pangan beras Rp44.000/5 kg, gula Pasir Rp14.000/kg, telur Rp45.000/bak, terigu Rp8500/kg, minyak kelapa Rp12.500/liter.

Pewarta : PPID-Dinas Pangan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini