WEBSITE RESMI

PEMERINTAH PROVINSI GORONTALO

Pemprov Gorontalo Pantau Kartu Vaksinasi Sopir Angkutan umum

Petugas Kepolisian saat memeriksa surat Vaksinasi bagi pengendara motor, mobil, bentor saat melintas dispenjang jalan Terminal Telaga, Kabupaten Gorontalo Senin (6/9/2021). (foto – Dishub)

Kota Gorontalo, Kominfotik – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo mulai memperketat pemeriksaan kartu vaksinasi bagi supir angkutan umum, sebagai syarat untuk berkendara di Gorontalo. Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo bekerjasama dengan TNI/Polri, Satpol PP, BPBD di ruas jalan sekitar lapangan Taruna Remaja dan seputaran Terminal Telaga, Kabupaten Gorontalo, Senin (6/9/2021).

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo Jamal Nganro menyampaikan hal tersebut  menindaklanjuti SE Gubernur Gorontalo Nomor 360/BPBD/1003/2021 tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan orang  dengan menggunakan angkutan umum darat di wilayah Provinsi Gorontalo pada masa pandemi covid-19.

“Termasuk penertiban/pengendalian kartu vaksinasi bagi pengemudi bentor (konvensional dan online), ojek online, seta angkutan umum lainnya seperti AKAP, AKDP, angkutan antar jemput, angkutan sewa khusus dan angkutan sewa umum. Ini kami lakukan pertama kali tanggal 2 September, dan hari ini tanggal 6 September mengambil titik di seputaran terminal Telaga,” ungkap Jamal

Pihaknya melanjutkan khusus di Terminal Telaga, ditemukan 24 sopir kendaraan yang terjaring belum memiliki kartu vaksinasi dan yang terbanyak adalah sopir angkutan kota dalam provinsi (AKDP) yakni sebanyak 13 orang.

Petugas vaksinasi dari Biddokes Polda Gorontalo, saat melakukan vaksinasi untuk pengemudi angkutan darat yang belum divaksin.

“Dan mereka tadi yang tidak memiliki kartu vaksin langsung diarahkan masuk ke Terminal Telaga untuk di vaksin oleh petugas vaksinasi dari Biddokes Polda Gorontalo. Jadi kita sudah menyediakan tim medis untuk vaksinasi jika ada yang belum divaksin,” tuturnya.

Sopir atau pengemudi ojek dan bentor yang akan divaksin diperiksa terlebih dahulu oleh petugas kesehatan, jika tidak memenuhi syarat kesehatan atau ditemukan komorbid maka ditunda. Ada dua orang sopir yang terpaksa di tunda alasan kesehatan.

Pewarta : Echin

Editor : Isam

 

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest