Pemprov Gorontalo Kembali Raih TPID Terbaik di Kawasan Sulawesi

0
134

 

Tiga daerah yang dinobatkan sebagai Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terbaik di kawasan Sulawesi tahun 2021 untuk kategori Provinsi,  Kabupaten/Kota.  (Foto – Amin) 

Kota Gorontalo, Kominfotik – Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali dinobatkan sebagai Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terbaik di kawasan Sulawesi tahun 2021. Jika dihitung-hitung, penghargaan kali ini merupakan kali ketiga Pemprov Gorontalo meraih TPID terbaik dengan kategori yang berbeda, dalam hal inovasi-inovasi untuk menekan inflasi di daerah.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas, Amalia Adininggar Widyasanti, kepada Asisten II bidang Perekonomian Sutan Rusdi mewakili Gubernur Gorontalo, di Hotel Aston Gorontalo, (01/10/2021)

“Selain Pemprov Gorontalo, Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango juga meraih TPID awards di masing-masing kategori. Ini membuktikan perbaikan pertumbuhan ekonomi Gorontalo memberikan sinyal positif karena inflasi tercatat stabil 2,91persen,” ucap Deputi bidang ekonomi Amalia Adininggar

Sementara itu Asisten II Bidang Perekonomian Setda Provinsi Gorontalo Sutan Rusdi menyampaikan, selama pandemi covid-19 hingga saat ini, anggota TPID Provinsi dan satgas covid-19, serta semua pihak melaksanakan program yang dapat mendorong untuk penguatan daya beli masyarakat, salah satunya melalui Program NKRI Peduli yang secara masif dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota.

“Pemprov Gorontalo hattrick terima TPID award dengan inovasi yg berbeda-beda, dalam upaya meningkatkan daya beli dan pengendalian inflasi daerah, dimana yg terakhir ini kita ajukan program NKRI peduli untuk dorong daya beli dan keterjangkauan harga di masyarakat,” ungkap Asisten II

Artikel Terkait  Wagub Gorontalo Buka Kejurda Karate Inkanas

Dalam sambutannya Kepala Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo Budi Widihartanto menyampaikan, penghargaan yang diraih tiga daerah ini merupakan kolaborasi dan sinergi yang baik antara pemerintah provinsi, kota dan kabupaten serta Bank Indonesia sendiri.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini