Kinerja PTSP Gorontalo Raih Predikat Sangat Baik Tingkat Nasional

0
976
Seorang petugas loket (kanan), menerima dokumen perizinan yang dimasukkan oleh seorang pengusaha di bidang perikanan di Kantor Dinas Penanaman Modal (PNM), Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Provinsi Gorontalo. (Dok. Kominfo)

GORONTALO, Kominfo – Kinerja Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi Gorontalo meraih predikat Sangat Baik berdasarkan penilaian Kementrian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal RI tahun 2021. Hal tersebut tertuang dalam surat Kementrian Investasi/BKPM No. 139 Tahun 2021 tertanggal 27 Agustus 2021.

Kinerja PTSP dikategorikan berdasarkan nilai yakni sangat baik, baik dan kurang baik. Kategori sangat baik dengan rentang nilai antara 80 – 100, kategori baik antara 60 – 79,9 dan kurang baik yakni kurang dari 59,9.

“Alhamdulillah Provinsi Gorontalo untuk tahun 2021 berada pada kategori sangat baik dengan akumulasi nilai 84,260. Kita berada di peringkat 12 dari 17 provinsi,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal, Energi, Sumber Daya Mineral dan Transmigrasi Pemprov Gorontalo Bambang Tri Handoko, Sabtu (9/10/2021).

Lebih lanjut kata Bambang, penilaian tersebut berdasarkan beberapa indikator yakni kelembagaan, SDM, sarana prasarana, capaian realisasi dan Inovasi. Semuanya sudah dilakukan dengan cukup baik.

Dalam hal Inovasi misalnya, dari 137 izin di PTSP sudah menggunakan aplikasi Mootame untuk tracking izin yang diajukan. Artinya, pemohon izin tinggal mengecek prosesnya melalui aplikasi tersebut sebelum akhirnya bisa diberikan.

“Kita juga punya program mobile service, jadi program pelayanan izin dengan datang langsung ke kabupaten/kota. Kita mendekat ke pemohon supaya mereka tidak jauh jauh mengurus ke provinsi,” imbuhnya.

Satu indikator yang diakuinya masih relatif rendah yakni kelembagaan. Seharunya, pelayanan PTSP dan penanaman modal menjadi satu unit organisasi mandiri. Selama ini masih digabung dengan urusan ESDM dan transmigrasi.

Artikel Terkait  Boalemo Kembangkan Destinasi Wisata Berbasis Ekonomi Kerakyatan

“Untuk pemisahan nomenklatur dinas saat ini masih dibahas di Biro Organisasi. Ada rencana untuk pemisahan menjadi beberapa dinas. Semoga saja bisa terealisasi,” pungkasnya.

 

Pewarta: Isam

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini