JK Lantik Pengurus Wilayah DMI Gorontalo

0
176
Ketua DMI Pusat H. Muhammad Jusuf Kalla (kiri) melantik Nelson Pomalingo sebagai Ketua DMI Provinsi Gorontalo periode 2020-2025 dan jajaran pengurusnya di aula Masjid Baitul Izza, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (28/4/2021). (Foto : Haris)

KABUPATEN GORONTALO, Kominfo – Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat, H. Muhammad Jusuf Kalla (JK), melantik Nelson Pomalingo sebagai Ketua DMI Provinsi Gorontalo periode 2020-2025 beserta jajaran pengurusnya. Pelantikan yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Wilayah DMI Gorontalo berlangsung di aula Masjid Baitul Izza, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (28/4/2021).

Dalam sambutannya mantan Wakil Presiden RI ini mengatakan tugas DMI adalah untuk memakmurkan masjid dan memakmurkan jemaah. JK menuturkan, untuk memakmurkan jemaah, dakwah di masjid harus diubah, tidak hanya membahas soal ibadah dan akidah, tetapi juga harus mengangkat persoalan muamalah untuk kepentingan jemaah.

“Seperti bagaimana cara meningkatkan produksi jagung, minta orang pertanian bicara di masjid. Undang juga para pengusaha ataupun pihak bank untuk meningkatkan perekonomian jemaah,” kata JK.

Oleh karena itu lanjut JK, pentingnya bagi DMI Gorontalo untuk menyusun program kerja dengan memperhatikan kemaslahatan umat muslim. Melalui program kerja tersebut diharapkan DMI dapat memakmurkan masjid dan sekaligus memakmurkan jemaah masjid.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim yang mengatakan bahwa tugas dan fungsi DMI untuk memakmurkan masjid sebagai tempat ibadah sekaligus pusat pengembangan kegiatan masyarakat. DMI mengemban tugas untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta kecerdasan dan kesejahteraan umat.

Di bawah kepemimpinan Nelson Pomalingo dan jajaran pengurusnya, Wagub berharap DMI Provinsi Gorontalo dapat merumuskan program kerja yang bisa membawa kemaslahatan dan kemakmuran bagi 2.410 masjid yang ada di Gorontalo.

Artikel Terkait  IKAL Komisariat Gorontalo Bahas Program Kerja 2019-2024

“DMI tentunya tidak bisa bekerja sendiri, oleh karena itu bangun kerja sama dengan organisasi Islam lainnya dan juga dengan pemerintah daerah,” tandas Idris.

Pewarta : Haris

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini