>
Rabu, 14 Agustus 2019 19:01

GKK Tawarkan Aplikasi Sulaman Karawo Di Baju Khas Daerah Sulawesi

Oleh
Beri rating
(0 suara)

GORONTALO – Pesona sulaman karawo Gorontalo ternyata dapat diaplikasikan pada busana khas maupun baju keseharian yang dikenakan masyarakat dari berbagai daerah di Sulawesi.

Sulaman karawo merupakan kerajinan tradisional masyarakat Gorontalo yang menggunakan media kain sebagai sarana untuk menyulam setelah serat benang diiris membentuk pola strimin.

Pengirisan serat kain, mengikat dan menyulam dengan aneka warna benang dapat diaplikasikan di busana tradisional khas daerah di Pulau Sulawesi. Hadirnya sulaman ini menjadi sumbangan kreasi perajin sulam karawo Gorontalo untuk memperindah busana daerah.

Tawaran ini menjadi pesan dalam pelaksanaan Gorontalo Karnaval Karawo 2019 yang akan digelar 2-6 Oktober 2019.

“Tahun ini kami mengambil tema Wonderful of Celebes, pada puncak karnaval nanti aplikasi sulaman karawo akan diterapkan pada busana tradisional dari masing-masing provinsi di Pulau Sulawesi,” kata Rifli Katili, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo saat memaparkan konsep Gorontalo Karnaval Karawo kepada calon peserta karnaval di Kota Gorontalo, Rabu (14/8/2019).

Dalam karnaval karawo, peserta akan disodorkan pilihan subtema 5 provinsi di Pulau Sulawesi, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Peserta yang ikut diminta memilih salah satu baju tradisional atau baju khas provinsi tersebut, pada baju inilah sulaman karawo akan diterapkan. Sehingga pada karnaval nanti semua baju khas provinsi di Sulawesi akan dihiasi sulaman khas Gorontalo ini.

“Minimal 1 busana tradisional provinsi dikreasikan sulaman karawo oleh 5 kelompok peserta, ini akan memperkaya khazanah kebudayaan Sulawesi. Di sinilah pesona Sulawesi akan muncul melalui sulaman hasil kerajinan kaum wanita Gorontalo,” tutur Ivonela Reane Larekeng, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata.

Analis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, La Ode M Arief Akbar yang hadir dalam pertemuan ini memaparkan aplikasi sulaman karawo pada baju dari 5 provinsi di Sulawesi ini akan meningkatkan permintaan sulaman karawo di pasar. Naiknya permintaan ini akan mendorong produksi dan harga sulaman yang rumit ini.

“Para perajin  karawo yang akan diuntungkan dengan makin banyaknya orang menyukai sulaman ini, bukan hanya orang Gorontalo, namun juga masyarakat di seluruh Pulau Sulawesi,” ujar La Ode M Arief Akbar.

Baca 145 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo