>
Yoan Dunda

Yoan Dunda

KOTA GORONTALO, Humas – Dakwah Islamiyah berupa Kuliah Subuh yang digelar oleh Pengurus Wilayah Muhammadiyah kembali dilaksanakan setelah dihentikan selama bulan Ramadan 1440 Hijriah. Kuliah Subuh dibuka oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim di rumah jabatan Gubernur Gorontalo, Minggu (16/6/2019).

“Terima kasih kepada pengurus Muhammadiyah Gorontalo yang secara konsisten melaksanakan kegiatan Kuliah Subuh ini,” kata Wagub Idris Rahim mengawali sambutannya pada kegiatan itu.

Idris menilai, kegiatan Kuliah Subuh memberi banyak manfaat bagi umat Islam khususnya warga Muhammdiyah dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt. Menurutnya, tantangan yang dihadapi oleh pemerintah dan organisasi keagamaan saat ini adalah meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.

“Daerah kita dikenal Serambi Madinah dengan populasi penduduk mayoritas beragama Islam. Harusnya kita tidak hanya besar dalam jumlah, tetapi yang terpenting adalah kualitas keimanan dan ketakwaan kita,” imbuhnya.

Lebih lanjut Idris berharap, Muhammdiyah sebagai salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia untuk bersinergi dengan Pemprov Gorontalo dalam mensukseskan program-program pembangunan, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kualitas sumber daya manusia.

Kegiatan Kuliah Subuh yang dilaksanakan oleh warga Muhammadiyah Gorontalo telah berlangsung selama kurang lebih 50 tahun. Kuliah Subuh dilaksanakan setiap hari Minggu dengan berpindah-pindah lokasi di masjid atau rumah-rumah warga Muhammadiyah yang diisi dengan ceramah agama.

“Sejak beberapa tahun terakhir, penutupan Kuliah Subuh jelang Ramadan dilaksanakan di rumah jabatan Wali Kota Gorontalo, dan dibuka kembali setelah Idulfitri di rumah jabatan Gubernur,” jelas Ketua PWM Muhammadiyah Provinsi Gorontalo, Kadim Massaong,

Menurut Kadim, hal ini menunjukkan hubungan yang harmonis dan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan ormas Islam di Provinsi Gorontalo.

Kegiatan yang dihadiri oleh warga Muhammadiyah se Provinsi Gorontalo diisi dengan ceramah agama oleh Rektor Institut Agama Islam Negeri Manado, H. Delmus Kina’i.

Pewarta : Haris - Humas

KOTA GORONTALO, Humas – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim mengajak seluruh organisasi masyarakat (ormas) Islam di Provinsi Gorontalo untuk lebih aktif menggelar dakwah dalam rangka memberantas peredaran dan konsumsi minuman keras.

Berdasarkan data Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo, selama Operasi Ketupat tahun 2019 yang digelar selama Ramadan, Idulfitri, dan Ketupat, pihaknya berhasil mengamankan sebanyak 5,3 ton miras. Tingginya peredaran dan konsumsi miras tersebut berdampak pada tingginya angka kriminalitas serta gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat, mencapai 51 kasus atau naik 13 kasus dibandingkan pada Operasi Ketupat tahun 2018.

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Ormas Islam harus lebih aktif menggelar dakwah mengajak umat untuk tidak mengkonsumsi miras,” pinta Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim saat membuka dakwah islamiyah Kuliah Subuh yang digelar Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Gorontalo di rumah jabatan Gubernur Gorontalo, Minggu (16/6/2019).

Idris berharap, Muhammadiyah sebagai salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia untuk secara konsisten menyampaikan pesan-pesan keagamaan tentang larangan dan bahaya mengkonsumsi miras melalui seluruh jaringan organisasinya hingga ke pelosok desa.

“Melalui pengurus rantingnya yang ada di kelurahan dan desa, saya berharap Muhammdiyah menjadi pelopor dan garda terdepan dalam membangun kesadaran umat untuk tidak mengkonsumsi miras,” tandas Wagub Idris Rahim.

Pewarta : Haris - Humas

KOTA GORONTALO, Humas – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim kembali dipercaya untuk menjabat sebagai Komisaris Wilayah (Komwil) Alkhairaat Provinsi Gorontalo untuk masa khidmat tahun 2019-2024. Pada periode sebelumnya tahun 2013-2018, Wagub Gorontalo dua periode tersebut juga menduduki posisi sebagai Ketua Komwil Alkhairaat Gorontalo.

Pengurus Komwil Alkhairaat Provinsi Gorontalo masa khidmat 2019-2024 dilantik dan dikukuhkan oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar (PB) Alkhairaat, Ridwan Yalidjama, di aula rumah jabatan Wakil Gubernur Gorontalo, Kamis (30/5/2019).

Dalam sambutannya Sekjen PB Alkhairaat mengatakan ada tiga hal yang sudah hampir hilang dalam perhimpunan Alkhairaat, yaitu hilangnya kaderisasi, hilangnya konsolidasi, dan rapuhnya kelembagaan. Ridwan menegaskan, organisasi apa saja jika ketiga hal itu sudah mulai hilang, maka pasti tidak akan berkembang.

“Alkhairaat itu punya militansi, tapi itu dulu. Sekarang zaman berubah dari orientasi keilmuan, akhlak dan kemandirian, menjadi orientasi materialistis. Ini tantangan yang dihadapi oleh pengurus Komwil Alkhairaat Gorontalo yang baru untuk memperkuat kelembagaan Alkhairaat,” ujar Sekjen Alkhairaat.

Ridwan menilai dari seluruh kepengurusan Alkhairaat di daerah, Komwil dan Komisariat Daerah (Komda) Alkhairaat di Provinsi Gorontalo termasuk dalam kelembagaan organisasi yang baik.

“Ini bukan mengada-ada, karena Islam mengajarkan kepada kita untuk mengatakan yang sebenarnya walaupun itu pahit,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Komwil Akhairaat Provinsi Gorontalo, Idris Rahim, bertekad untuk mengembangkan Alkhairaat sesuai dengan misinya sebagai organisasi yang fokus pada bidang pendidikan, keagamaan, sosial dan dakwah.

“Langkah pertama tentunya kita akan mengevaluasi permasalahan yang dihadapi Komwil Alkhairaat, kemudian mencari solusi atas permasalahan itu yang ditetapkan melalui program kerja Komwil,” tutur Idris.

Secara defacto, Alkhairaat yang didirikan pada tahun 1930 oleh Habib Idrus bin Salim Aljufrie atau akrab disapa dengan panggilan Guru Tua, saat ini sudah ada di 18 provinsi di Indonesia. Sedangkan secara dejure, Alkhairaat ada di 23 provinsi di seluruh Indonesia.

Pewarta : Haris - Humasprov

Kota Gorontalo, Humas – Festival Bedug yang berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 25-27 Mei 2019 berakhir dan ditutup secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba, Senin malam (27/5/2019), di Taruna Remaja Kota Gorontalo.

Darda menjelaskan, kegiatan positif keagamaan yang dilaksanakan untuk menyemarakkan bulan Ramadan ini harus terus dijaga dan dilestarikan.

” Tradisi ini harus tetap dijaga dan dilestarikan. Jangan hanya sekedar acara hiburan semata, tetapi festival bedug menjadi tempat untuk menyalurkan kreativitas positif anak muda di bulan suci Ramadan,” jelas Darda.

Sekda juga menilai festival ini berjalan sukses dan pesertanya juga lebih banyak dari tahun sebelumnya. Ia berharap kedepan bisa lebih meriah dengan peserta yang lebih banyak.

“Kalau bisa pesertanya juga dari luar Provinsi Gorontalo dan kategorinya juga harus lebih banyak. Mungkin ditambah kategori pemukul bedug terfavorit, peserta terbaik dan pelafalan takbir terbaik. Supaya memotivasi anak-anak muda ini lebih kreatif lagi,” harap Sekdaprov.

Darda berpesan agar para pemenang dan peserta lainnya terus melatih kemampuan dan bakat, serta terus menjunjung tinggi nilai persahabatan dan persaudaraan.

“Utamakan ukhuwah islamiah dan ukhuwah wathaniyah,” tandas panglima ASN Provinsi Gorontalo ini.

Dalam kesempatan itu Darda menyerahkan tropi berserta bonus kepada masing-masing juara dari tiga kategori yakni kategori SKPD, pelajar dan umum.

Untuk kategori SKPD, Dinas PUPR Provinsi Gorontalo terbaik satu, Satpol PP Provinsi Gorontalo terbaik kedua, dan perwakilan Kabupaten Boalemo terbaik ketiga.

Kategori pelajar, SMA N 2 Kota Gorontalo terbaik satu, terbaik kedua diraih oleh SMA 3 Kota Gorontalo, dan terbaik ketiga SMA 2 Limboto.

Kategori umum, sanggar Buheli terbaik satu , Gorontalo Musik Perkusi terbaik kedua, dan Retnotasi Gorontalo terbaik ketiga. Masing-masing juara mendapatkan tropi dan hadiah uang serta mendapatkan voucher nginap di hotel Damhil UNG.

Pewarta : Nova - Humasprov
Editor : Asriani - Humasprov

KOTA GORONTALO, Humas – Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Gorontalo, H. Sudiyatno, mengintruksikan segenap Pengadilan Negeri (PN) se Provinsi Gorontalo untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini ditegaskannya pada Sidang Luar Biasa pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Ketua Pengadilan (PN) Marisa, Jifly Z. Adam, di aula Kantor PT Gorontalo, Senin (27/5/2019).

“Seluruh Ketua PN harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan,” tegas Sudiyatno.

Pelayanan tersebut lanjut Sudiyatno, dilakukan dengan memberikan penjelasan yang sejelas-jelasnya secara transparan sesuai dengan tata cara berpekara di pengadilan negeri. Ketua PT Gorontalo juga berpesan kepada Ketua PN untuk mengontrol dan melakukan pengawasan yang optimal atas suatu perkara, serta memastikan apakah suatu perkara telah berjalan sesuai prosedur hukum acara yang benar atau sudah sesuai dengan manajemen perkara yang benar.

“Dalam melakukan pengawasan hendaknya dilakukan dengan prinsip-prinsip tidak boleh mencampuri. Pengawasan dari Ketua PN amatlah penting manfaatnya,” imbuhnya.

Sementara itu Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim yang turut menghadiri pelantikan tersebut berharap agar pejabat baru Ketua PN Marisa dapat mengemban amanah yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya.

Untuk dapat melaksanakan tugas berat yang diembannya tersebut, Idris menyarakankan Ketua PN Marisa untuk dapat meningkatkan koordinasi dan silaturrahim dengan seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Pohuwato dan pihak terkait lainnya.

“Tugas yang diemban Ketua PN sangatlah berat. Kunci sukses untuk menjalankan tugas itu yakni dengan koordinasi dan silaturrahim yang baik,” tandas Wagub Idris Rahim.

Pewarta : Haris - HUmasprov

KABUPATEN GORONTALO, Humas – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim mengajak masyarakat untuk terus menjaga kedamaian dan kerukunan. Hal itu disampaikannya saat melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Sabilil Huda, Desa Pantungo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Minggu (26/6/2019).

“Mari kita menjaga kerukunan sehingga tercipta kedamaian di daerah Serambi Madinah ini,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat yang hidup rukun dan dalam dalam lingkungan yang aman dan tertib merupakan modal besar dalam pelaksanaan program pembangunan.

“Pembangunan yang dilaksanakan pemerintah hanya bisa berjalan lancar dan sukses bila masyarakat hidup rukun, damai, dan tertib. Oleh karena itu mari bantu pemerintah untuk kelancaran pembangunan,” tutur Wagub.

Lebih lanjut kepada jemaah Masjid Sabilil Huda, Idris mengajak untuk memanfaatkan sisa Ramadan yang telah memasuki fase ketiga atau sepuluh hari terakhir, yaitu dibebaskannya dari api neraka.

“Alhamdulillah kita telah melewati fase rahmat, maghfirah atau pengampunan, dan sekarang berada di fase terakhir yaitu dibebaskannya dari api neraka. Mari kita manfaatkan dengan memperbanyak ibadah dan amaliah Ramadan,” pesan Idris.

Pada kesempatan itu Wagub Idris Rahim juga menyerahkan bantuan sebesar Rp5 juta serta perlengkapan shalat kepada imam dan pengurus takmirul masjid.

Dalam Safari Ramadan ke Kabupaten Gorontalo, Wagub Idris Rahim didampingi Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo, Nurinda Rahim, menggelar buka puasa bersama keluarga besar di Kelurahan Hutuo, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Pewarta : Haris - Humasprov

KOTA GORONTALO, Humas – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaraan (DJPb) dan Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk memaksimalkan serapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2019. Komitmen tersebut terungkap dalam Focus Group Discussion (FGD) tentang DAK Fisik 2019 yang digelar di Kanwil DPJb Gorontalo, Kamis (23/5/2019).

Salah satu bentuk komitmen tersebut dengan membentuk Tim Koordinator Percepatan Penyaluran Dana DAK. Tim tersebut akan di SK-kan oleh Gubernur dan dipimpin oleh Wakil Gubernur.

“Saya akan bentuk tim koordinator untuk percepatan yang dipimpin oleh pak Wagub. Ibu Kanwil juga setuju akan mengirim beberapa SDM-nya dari sini menjadi pendamping tim,” jelas Rusli Habibie usai acara.

Alokasi Dana DAK Fisik untuk Pemprov Gorontalo tahun 2019 sebesar Rp110,2 miliar. Rinciannya Rp1,03 miliar untuk DAK Afirmatif, Rp47,65 miliar DAK Penugasan dan Rp61,54 miliar DAK Reguler. Jika ditotal dengan kabupaten/kota maka jumlah DAK Fisik 2019 mencapai angka Rp841,84 milar.

“Kita ingin DAK ada percepatan penyerapan. Ini akan berpengaruh pada penyaluran DAK tahun depan. Jika DAK provinsi, kabupaten, kota tidak maksimal itu akan berpengaruh alokasi dari pusat. Kita dikira tidak butuh dana DAK (karena serapan yang rendah) padahal banyak hal yang perlu kita biayai,” imbuh Rusli.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb Gorontalo Fahma Sari Fatma menjelaskan bahwa ada perbedaan mendasar pencaiaran dana DAK Fisik tahun 2019 dengan tahun sebelumnya. Salah satunya perlu adanya pemeriksaan dan rekomendasi rencana kerja DAK dari Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP).

“Kita berharap walaupun bertambah ada peran APIP, tidak memperpanjang rantai (untuk proses serapan anggaran). Tapi ini harus membuat kita lebih fokus dan lebih tertata dengan baik,” jelas Fatma.

Fatma optimis serapan DAK Fisik 2019 di Provinsi Gorontalo bisa 100 persen. Selain didukung oleh Gubernur Rusli, ia menilai kuncinya ada pada koordinasi yang baik lintas sektor sehingga tidak saling menunggu satu dengan lain.

Pewarta: Isam - Humasprov

KOTA MAKASSAR, Humas – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo menggelar safari Ramadan yang diisi dengan kegiatan buka puasa bersama warga Gorontalo yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Makassar di Karebosi Condotel Hotel, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (22/6/2019).

Dalam sambutannya Wagub Idris Rahim menyampaikan terima kasih kepada KKIG Makassar yang hingga saat ini tetap menjalin komunikasi dan silaturrahim dengan Pemprov Gorontalo.

“Meski berada di daerah rantau, warga KKIG Makassar tetap menjalinan komunikasi dan silaturrahim dengan pemerintah dan masyarakat Gorontalo. Untuk itu atas nama Pemprov Gorontalo saya mengucapkan terima kasih,” ucap Idris.

Kegiatan safari Ramadan dirangkaikan dengan peringatan dua tahun kepemimpinan Gubernur Rusli Habibie dan Wagub Idris Rahim pada periode kedua tahun 2017-2022. Terkait hal itu Idris berharap warga Gorontalo di rantau untuk dapat mendukung program pembangunan yang dilaksanakan Pemprov Gorontalo dengan memberikan sumbangan pemikiran dan ide-ide untuk terwujudnya visi Gorontalo yang unggul, maju, dan sejahtera.

“Dukungan masyarakat termasuk yang ada di daerah rantau sangat dibutuhkan oleh pemerintah untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Gorontalo,” ujarnya.

Hadir dan turut mendampingi Wagub Idris Rahim pada kegiatan itu sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Pariwisata Nancy Lahay, Kepala.Badan Penghubung Arfan Seri Yusuf, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Mitran Tuna, serta Pelaksana Tugas Kepala Sub Bagian Penghubung Makassar Moh. Agung Sugiarto.

Dari pihak KKIG Makassar, hadir Ketua Umum Rivai Jimmy Uno bersama sejumlah pengurus, Ketua Dewan Pertimbangan KKIG H. Yusuf Hamidun, serta warga dan mahasiswa Gorontalo yang berdomisili di Kota Makassar.

Pewarta : Haris - Humasprov

GORONTALO UTARA, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta warganya untuk bersatu kembali pasca pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 kemarin. Menurutnya, momentum Ramadan saat ini menjadi waktu yang tepat untuk menyambung kembali silaturahim yang putus akibat beda pilihan politik.

“Yang kemarin pada pileg dan pilpres ada masyarakat yang salah paham, salah pilih atau perselisihan dukung mendukung, saya harapkan di bulan suci ini agar bersatu lagi. Hubungan silaturahim yang sempat putus, sekarang nyambung lagi,” imbau Rusli Habibie saat menggelar Safari Ramadan dan Bakti Sosial NKRI Peduli di Kecamatan Gentuma Raya, Kabupaten Gorontalo Utara, Rabu (22/5/2019).

Pada kunjungan tersebut, Gubernur Rusli menyerahkan bantuan paket sembako untuk 1.000 warga kurang mampu. Selain itu, ada bantuan benih padi dan benih jagung masing masing untuk 401 ha dan 677 ha di Kecamatan Gentuma Raya.

“Tahun ini saya minta agar seluruh desa dan dusun di Gentuma sudah teraliri listrik. Air bersih juga, jalan pertanian dan termasuk pelabuhan Gentuma. Saya memberikan perhatian bagi masyarakat sini karena selalu mendukung program-program saya,” tegasnya.

Pelaksanaan Safari Ramadan ditutup dengan shalat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Jami Alfalah II. Ikut diserahkan bantuan untuk renovasi masjid dan sarung bagi para jamaah yang hadir.

Pewarta: Isam - Humasprov

Kota Gorontalo, Humas – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menantang Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Gorontalo untuk bisa menciptakan konsep Pemilu 2024. Konsep pesta demokrasi di Indonesia yang damai dan terarah. Hal ini dikatakan Rusli pada saat menghadiri Dialog Demoksi bersama BEM se Gorontalo, yang digagas oleh Badan Kesbangpol Provinsi Gorontalo, Selasa, (21/5/2019) di resto Angelato Kota Gorontalo.

“Menurut saya agar pertemuan kita kali ini berguna dan ada hasilnya, tolong dicari formulasi tentang pesta demokrasi lima tahun yang akan datang. Buatkan konsep dari kalian, tentang pemilu serentak yang damai dan terarah,” kata Rusli.

Gubernur Gorontalo dua periode itu menjelaskan, tantangan yang diberikan ini bukan tanpa alasan. Beberapa waktu lalu ia bertemu Ketua Komisi II DPR RI yang mengaku siap menerima usul dari seluruh Provinsi di Indonesia termasuk anggota BEM. Usul tersebut diharapkan dapat merubah konsep Pemilu yang baru saja usai agar menjadi lebih baik.

“Jadi sekarang ada ruang kepada kalian untuk membuat konsep pemilu ke depan. Undang pakar misalnya dari Tata Usaha Negara, para politisi, pakar hukum untuk diajak diskusi. Jadi nantinya kalian BEM Provinsi Gorontalo mengusulkan Pemilu lima tahun kedepan seperti ini begini dan begitu,” imbuhnya.

Selain menantang membuat konsep pesta demokrasi damai kedepan, Gubernur Rusli juga berharap peran BEM di Gorontalo dapat terus membantu pemerintah, utamanya menekan isu isu hoaks yang semakin banyak beredar. Menurutnya sebagai kaum terpelajar, sudah seharusnya BEM bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.

Selain berdikusi bersama Gubernur, dialog demokrasi yang mengambil thema “merajut kembali persatuan bangsa usai pesta demokrasi di hari kebangkitan nasional” ini, juga turut dihadiri oleh unsur Forkopimda lainnya seperti Kapolda Gorontalo, Danrem 133 NWB, Kabinda Gorontalo, serta Kajati Gorontalo. Acara dialog ini diakhiri dengan buka puasa bersama dan sholat magrib berjamaah.

Pewarta : Ecin - Humasprov
Editor : Isam - Humasprov

Halaman 1 dari 35
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo