>
Super Admin PPID

Super Admin PPID

GORONTALO – Pengelola koperasi harus mampu berinovasi dan melakukan terobosan agar dapat menarik perhatian masyarakat di era industri 4.0 yang menekankan pada kemampuan menggunakan teknologi informasi.

Untuk bisa melakukan itu, Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi pengelola koperasi.

“Manajemen dan staf keuangan koperasi harus memiliki out put yang jelas. Setiap tahun harus ada perubahan dan inovasi dari peserta Diklat,” kata Kepala M Nadjamudin, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, saat membuka Diklat di Hotel Maqna Kota Gorontalo, Selasa (8/10/2019).

Diklat ini merupakan pembinaan rutin peningkatan kapasitas bagi pengelola koperasi yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo.

Tujuan Diklat ini untuk meningkatnya jumlah koperasi yang melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), menciptakan koperasi yang tertib administrasi sesuai dengan perundang-undangan, dan meningkatkan kualitas pengelolaan koperasi.

Dalam Diklat ini juga dihadiri Lembaga Diklat Profesi (LDP) Profesional Madani dan Lembaga Pendidikan Perkoperasian Nasional (Lapenkopnas).

“Semoga pelatihan ini terus berlanjut dengan melibatkan elemen pemerintah, masyarakat, perusahaan maupun lembaga lainnya,” kata M Nadjamudin.

M Nadjamudin juga meminta ada kesimpulan pada akhir Diklat yang dijadikan rekomendasi ke lembaga atau instansi terkait.

Saat ini di Provinsi Gorontalo terdapat 1.297 unit koperasi dengan total anggota 141.708 anggota.

PAGUYAMAN PANTAI -  Menindaklanjuti laporan Pemerintah Kabupaten Boalemo terkait rusaknya jalan Molombulahe-Bubaa akibat longsor dan laporan masyarakat tentang kerusakan plat duikker di jalan Bongo Nol-Wonosari, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo Abdul Fandit Ahmad bergerak cepat melakukan perbaikan.

Bidang Bina Marga langsung membuat perencanaan dan melakukan perbaikan terhadap ruas jalan provinsi Molombulahe-Bubaa dan plat duikker yang mengalami kerusakan tersebut.

“Kami telah melakukan survei dan membuat perencaan perbaikan terhadap laporan Bupati Boalemo ke Gubernur terkait kerusakan ruas jalan Molombulahe-Bubaa dan plat duiker. Kami sudah lakukan monitoring proses pengerjaannya,” kata Abdul Fandit Ahmad, Selasa (8/10/2019).

Dari monitoring ruas jalan Molombulahe-Bubaa, yang sedang diperbaiki waktu lalu saat ini penanganan sudah mencapai 100 persen sedangkan untuk Plat Duikker penanganannya sudah mencapai 95 persen.

“Alhamdulillah, pekerjaan penanganan jalan Molombulahe-Bubaa sudah mencapai 100 persen, sedangkan pemeliharaan plat duiker mencapai 95 persen, beberapa hari ke depan bisa selesai 100 persen,” ungkap Abdul Fandit

Kepala Bidang Bina Marga ini menambahkan bahwa pekerjaan penanganan tersebut merupakan pemeliharaan rutin yang dilakukan oleh Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, dengan menggunakan anggaran APBD tahun 2019.

“Jalan Molombulahe-Bubaa ini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat kecamatan Paguyaman Pantai untuk menggerakkan roda perekonomian,” tutup Fandit

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

WANGGARASI -  Pembangunan ruas jalan provinsi di Kabupaten Pohuwato terus dikebut agar dapat segera dinikmati masyarakat.

Salah satu jalan prioritas yang dalam proses penyelesaian adalah ruas jalan yang menghubungkan Taluditi dan Wanggarasi di Kecamatan Wanggarasi. Proyek jalan ini saat sedang dalam tahap penyelesaian oleh kontraktor.

Abdul Fandit Ahmad, Kepala Bidang Bina Marga yang turun melakukan monitoring bersama sejumlah staf Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo menyatakan proses penyelesaian jalan ini sedang dikebut agar bisa segera dinikmati masyarakat.

“Kami sudah melakukan pengawasan pekerjaan kebinamargaan dan memastikan kualitas bagus, tepat waktu,” kata Abdul Fandit Ahmad, usai melakukan monitoring pekerjaan ruas jalan provinsi Taluditi-Wanggarasi di Kecamatan Wanggarasi, Kabupaten Pohuwato, Rabu (10/10/2019)

Pembangunan jalan Taluditi-Wanggarasi yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) ini menyerap anggaran Rp16,471 miliar, dengan panjang 15 kilometer dengan efektif 6,5 kilometer dan lebar 5 meter.

“Alhamdulillah pembangunan jalan Taluditi-Wanggarasi saat ini sudah mencapai 97 persen, tinggal pekerjaan bahu jalan dan pembuatan marka jalan atau finishing saja” jelas Abdul Fandit Ahmad.

Ia menambahkan pembangunan jalan tersebut merupakan implementasi dari program Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo yaitu pembangunan infrastruktur yang merata hingga ke pelosok Provinsi Gorontalo.

Sementara itu Perwira S Pongkapadang, Sekretaris Desa Bohusami Kecamatan Wanggarasi sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Gubernur Gorontalo, dengan adanya pembangunan jalan yang melintasi desanya.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo, yang membangun jalan ini sehingga akses masyarakat ke ibu kota kabupaten sudah lancer,” tuturnya

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

GORONTALO  – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia mengajak pemerintah dan seluruh masyarakat di Provinsi Gorontalo untuk turut serta berpartisipasi mensukseskan Sensus Penduduk (SP) tahun 2020. Hal itu diutarakannya pada ramah tamah bersama jajaran Pemprov Gorontalo di aula rumah jabatan Wakil Gubernur Gorontalo, Rabu (9/10/2019).

“Mohon dukungan dari pemerintah dan masyarakat Gorontalo untuk mensukseskan Sensus Penduduk yang akan dilaksanakan pada bulan Februari 2020,” kata Kepala BPS RI Suhariyanto.

Suhariyanto menjelaskan, SP tahun 2020 bertujuan untuk menghasilkan satu data kependudukan Indonesia yang akan menjadi kunci dalam membuat kebijakan di berbagai bidang. Dikatakannya, dalam pelaksanaan SP tahun 2020 BPS akan bekerja sama dengan seluruh Dinas Kependudukan dan Catatan di seluruh Indonesia.

“Kita bahkan akan menggelar rapat hingga ke tingkat kecamatan dengan menghadirkan para kepala desa agar mereka ikut peduli untuk mensukseskan Sensus Penduduk,” ujarnya.

Satu hal yang akan menjadi penekanan dalam SP tahun 2020 yaitu menyangkut penduduk usia lanjut. Suhariyanto menjelaskan, pembahasan tentang kependudukan saat ini lebih banyak difokuskan pada bonus demografi dan cenderung melupakan penduduk usia lanjut. Padahal menurutnya, penduduk usia lanjut Indonesia pada tahun 2045 diprediksi akan naik sebanyak tiga kali lipat.

“Persoalan ini jarang disentuh. Kalau tidak dibicarakan dari sekarang, kita bisa membayangkan apa yang akan terjadi kalau pada usia tersebut tidak mempunya tabungan serta tidak dalam keadaan sehat walafiat. Pastinya akan menjadi beban yang luar biasa bagi negara,” tutur Suhariyanto.

Pada ramah tamah yang turut dihadiri oleh Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Gorontalo, Nurinda Rahim, Kepala BPS RI berjanji akan memberikan data terkait peran perempuan dalam mewujudkan visi pembangunan nasional dan daerah.

“Saya meminta kepada BPS Gorontalo untuk memberikan data bukan dalam bentuk tabel-tabel agar mudah dipahami oleh ibu-ibu dalam bentuk infograsif yang enak dilihat dan mudah dimengerti. Harapannya dengan data itu bisa meningkatkan peran wanita dalam mewujudkan tujuan pembangunan yang berkelanjutan,” tutup Suhariyanto.

Hadir pada ramah tamah tersebut Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim, Kepala Perwakilan BPS Provinsi Gorontalo Herum Fajarwati, Sekda Provinsi Gorontalo Darda Daraba, Deputi Kantor Perwakilan BI Gorontalo Gunawan Purbowo, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Gorontalo.

 

Pewarta : Haris - Humas

KWANDANG – Sebanyak 167 ekor sapi milik peternak se Provinsi Gorontalo dikirim ke Balikpapan, Kalimantan Timur. Pengiriman ternak sapi tersebut untuk pertama kalinya menggunakan kapal tol laut KM. Camara Nusantara 5. Pengiriman perdana menggunakan kapal tol laut tersebut ditandai dengan pemecahan kendi oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim di Pelabuhan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Rabu (9/10/2019).

“Hari ini saya melepas pengiriman perdana 167 ekor sapi dari 5.000 ekor yang kita targetkan untuk dikirim secara bertahap ke Balikpapan menggunakan kapal tol laut yang lebih murah biayanya dan lebih cepat pengirimannya,” kata Wagub Idris Rahim.

Pengiriman ternak sapi ke Balikpapan menggunakan kapal tol laut hanya dikenakan tarif sebesar Rp700 ribu per ekor. Lebih murah dibanding pengiriman yang selama ini menggunakan transportasi darat ke Palu, Sulawesi Tengah, yang tarifnya sebesar Rp1,2 juta. Selain tarif yang lebih murah, kesehatan ternak sapi selama dalam pengiriman juga terjamin karena kapal tol laut memiliki awak khusus yang terdiri dari dokter hewan dan tenaga perawat.

“Pengangkutan ternak sapi dengan kapal tol laut ini merupakan terobosan Pemprov Gorontalo. Selain mampu memangkas biaya, ternaknya juga aman, ada asuransinya, serta dikawal oleh dokter hewan,” jelas Kepada Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo Muljady D. Mario.

Muljady menambahkan untuk ternak sapi, Provinsi Gorontalo telah mencapai swasembada dengan populasi saat ini mencapai 240 ribu ekor. Dikatakannya, setiap tahun permintaan sapi dari Gorontalo untuk dikirim ke daerah lain meningkat pada kisaran 30 hingga 40 persen.

Bagi peternak yang akan mengirim ternaknya antar pulau harus memenuhi sejumlah syarat, di antaranya dokumen karantina serta rekomendasi dari Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo terkait lalu lintas ternak.

“Kita tentunya menghitung kebutuhan ternak di Gorontalo. Kalau populasi kita sudah tidak aman untuk kita kirim, maka kita tidak akan keluarkan rekomendasi. Tetapi jika berlebih, pasti akan kita beri rekomendasi. Jika sekali kirim 200 ekor, itu terbilang kecil,” imbuhnya.

Kapal tol laut khusus ternak ini dilengkapi dengan sejumlah fasilitas untuk menjamin kesehatan ternak sapi tetap terjaga selama dalam pengiriman. Di antaranya pengatur suhu ruangan yang disesuaikan dengan suhu ideal bagi sapi, tenaga perawat kesehatan sapi, serta tempat pakan dan minum yang didesain khusus untuk kenyamanan ternak sapi. Kelebihan lainnya, setiap sapi yang diangkut dengan kapal tol laut diasuransikan sehingga jika terjadi kematian dalam perjalanan akan mendapatkan penggantian.

 

Pewarta : Haris - Humas

GORONTALO– Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia, Suhariyanto, optimis bahwa Provinsi Gorontalo ke depan akan semakin maju dan berkembang. Optimisme Kepala BPS RI itu didasarkan pada data BPS yang menunjukkan angka statistik pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, serta angka kemiskinan Provinsi Gorontalo.

“Saya optimis Gorontalo akan maju dan berkembang. Indikatornya sangat jelas, misalnya data pertumbuhan ekonomi Gorontalo sebesar 6,7 persen berada jauh di atas capaian nasional, tingkat inflasi 2,04 persen juga cukup bagus,” kata Suhariyanto pada ramah tamah dengan jajaran Pemprov Gorontalo di aula rumah jabatan Wakil Gubernur Gorontalo, Rabu (9/10/2019).

Menyangkut data angka kemiskinan, Kepala BPS RI menjelaskan bahwa dirinya lebih melihat pada capaian progres penurunannya. Menurutnya, penurunan angka kemiskinan di Provinsi Gorontalo dalam setahun terakhir sangat pesat.

“Betul posisinya sekarang masih 15 persen, tetapi dalam setahun terakhir ini penurunannya adalah yang paling pesat. Artinya, berbagai program yang telah dilaksanakan oleh Pemprov Gorontalo itu sudah tepat dan tentunya ke depan masih banyak perbaikan yang perlu kita sempurnakan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Suhariyanto mengemukakan agar Pemprov Gorontalo perlu mengacu pada visi misi Presiden Joko Widodo yang selalu menekankan pada pertumbuhan ekonomi yang sustainable atau berkelanjutan.

“Caranya yaitu dengan mengelola seluruh potensi Gorontalo dengan baik, misalnya pada sektor pertanian dan pariwisata. Termasuk produk ekonomi kreatif seperti Karawo, kita kemas sesuai dengan kemauan generasi sekarang. Tetap tradisional tetapi dengan gaya kekinian,” terang Suhariyanto.

Pada ramah tamah itu Wagub Idris Rahim menyampaikan terima kasih kepada jajaran BPS Gorontalo yang selama ini telah bersinergi menyajikan data yang valid dan akurat terkait statistik dasar di Provinsi Gorontalo. Mantan Sekda Provinsi Gorontalo itu mengutarakan bahwa data yang tepat sangat bermanfaat dalam perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pemprov Gorontalo bertekad untuk mencapai visi terwujudnya masyarakat Gorontalo yang maju, unggul dan sejahtera. Untuk mencapai hal itu perlu dukungan semua pihak, termasuk dukungan data dari BPS agar perencanaan pembangunan lebih terarah dan fokus,” tutup Idris.

Pewarta : Haris - Humas

TILONG KABILA –  Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Provinsi Gorontalo menggelar perencanaan pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Aula Badan Diklat, Kecamatan Tilong Kabila Kabupaten Bone Bolango, Rabu (9/10/2019).

Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba ini bertujuan agar dapat meningkatkan produktivitas kerja untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan yang akan datang.

“Setiap ASN dituntut untuk beradaptasi pada setiap perubahan lingkungan politik, ekonomi, sosial dan kemajuan teknologi yang begitu pesat, sehingga peningkatan kompetensi adalah keharusan bagi seluruh ASN” kata sekda.

Sementara itu, Kepala Badan Diklat Sofian Ibrahim mengatakan, perubahan dalam konteks pengembangan kompetensi ASN terus dilaksanakan oleh Pemprov Gorontalo baik dari sisi kebijakan maupun implementasi.

Hal ini tentunya menjadi angin segar bagi seluruh ASN pemrov Gorontalo. Tetapi harus melihat perubahan kebijakan yang terus dikeluarkan oleh Kementerian dan Lembaga karena akhir-akhir ini baik dari sisi pelaksanaan, mekanisme dan strukturnya ada perubahan.

“Oleh sebab itu, kami Badan Diklat merasa perlu melakukan kegiatan perencanan pengembangan dan kompetensi,” tandasnya.

 

Pewarta: Nova - Humas

KWANDANG – Kapal Tol Laut KM. Camara Nusantara 5 mulai melayani pengiriman ternak sapi dari Gorontalo menuju Balikpapan, Kalimantan Timur. Pengiriman perdana ternak sapi dilepas oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim didampingi Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thoriq Modanggu  dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Gorontalo di Pelabuhan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Rabu (9/10/2019).

Kapal tol laut khusus ternak ini dilengkapi dengan sejumlah fasilitas untuk menjamin kesehatan ternak sapi tetap terjaga selama dalam pengiriman. Di antaranya pengatur suhu ruangan yang disesuaikan dengan suhu ideal bagi sapi, tenaga perawat kesehatan sapi, serta tempat pakan dan minum yang didesain khusus untuk kenyamanan ternak sapi. Kelebihan lainnya, setiap sapi yang diangkut dengan kapal tol laut diasuransikan sehingga jika terjadi kematian dalam perjalanan akan mendapatkan penggantian.

“Dengan berbagai fasilitas ini tentunya bobot sapi tidak akan berkurang sehingga ini menjadi keuntungan bagi pedagang sapi antar pulau,” kata Wagub Idris Rahim.

Idris menambahkan, keuntungan lainnya adalah tarifnya yang sangat murah jika dibandingkan dengan pengiriman yang selama ini masih menggunakan transportasi darat. Pengiriman sapi menggunakan transportasi darat dari Gorontalo menuju Palu, Sulawesi Tengah, kemudian diseberangkan ke Balikpapan membutuhkan biaya sebesar Rp1,2 juta dengan lama pengiriman selama delapan hari.

“Dengan kapal tol laut ini biayanya hanya Rp700 ribu per ekor dan dalam waktu dua setengah hari sudah tiba di Balikpapan,” imbuhnya

Wagub berharap operasionalisasi kapal yang disubsidi oleh pemerintah ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh peternak sapi di Gorontalo. Dengan harga sapi di Balikpapan yang sangat menguntungkan serta ditunjang oleh sarana transportasi yang murah dan terjamin, Idris berharap kesejahteraan para peternak sapi di Gorontalo akan semakin meningkat.

“Sesuai informasi, sapi yang harganya Rp10 juta di Gorontalo, di Balikpapan harganya bisa mencapai Rp15 juta hingga Rp20 juta. Tentunya ini sangat menguntungkan, sehingga itu pengiriman perdana hari ini jangan sampai menjadi pengiriman terakhir,” tegas Idris.

Sementara itu Nahkoda KM. Camara Nusantara 5, Ahmad Kingkin Taufiq mengutarakan, kapal yang dinahkodainya tersebut melayani rute Gorontalo, Balikpapan, Palu, Samarinda, dan kemudian kembali Gorontalo. Rute tersebut akan ditempuh dengan perjalanan selama dua minggu. KM. Camara Nusantara 5 memiliki kapasitas angkut sebanyak 500 ekor sapi.

“Jadi kami akan berada di Gorontalo dua kali dalam sebulan. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Gorontalo agar kami selamat tiba ditujuan dan kembali lagi ke Gorontalo,” tutup Ahmad.

Pewarta : Haris - Humas

BANDUNG – Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Suara Rakyat Hulontalo (Suara RH) berhasil meraih juara kedua dalam kategori produksi program Suara Nusantara versi Audio Terbaik dalam Anugrah LPPL Award 2019 yang dirangkaikan dengan perayaan HUT Asosiasi LPPL Se-Indonesia yang pertama di Bandung, Jawa Barat (9/10/2019).

Dari enam kategori yang diperlombakan, Radio Suara RH berhasil meraih 2 juara, yaitu kategori Produksi Suara Nusantara Versi Audio Terbaik, Juara harapan satu LPPL Terbaik Se Indonesia, serta penghargaan atas partisipasi dalam program siaran berjejaring.

Untuk penganugrahan kategori suara Nusantara versi Audio , Radio Suara RH harus bersaing dengan 64 LPPL se Indonesia melalui program siaran berjejaring yang dilaksanakan setiap bulan mulai periode Januari hingga Desember 2019.

Sedangkan untuk kategori LPPL terbaik se Indonesia, dinilai dari segi kelengkapan administrasi radio serta program siaran yang disajikan.

Kegiatan yang digelar oleh Asosiasi LPPL Radio – TV Indonesia ini, menghadirkan kementerian Kominfo RI, Dewan Pengawas RRI, serta LPPL se – Indonesia.

Ketua Asosiasi LPPL Indonesia Erwin Ibrahim mengatakan, ajang penganugrahan ini adalah sebagai bentuk motivasi bagi semua insan LPPL yang ada di seluruh Indonesia.

“Peringatan HUT serta pemberian award kepada insan LPPL ini bertujuan sebagai media komunikasi antara insan LPPL se Indonesia ini juga menjadi bentuk pengakuan atas karya yang sudah dibuat LPPL yang ada di masing-masing daerah” Kata Erwin.

Sementara itu, Direktur Utama Radio Suara RH Masran Rauf mengatakan penghargaan dan award yg diperoleh tidak lepas dari dukungan dan motivasi serta arahan yg di berikan semua pihak. Baik Gubernur Gorontalo, Wakil Gubernur Gorontalo, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo serta seluruh jajaran pemerintahan termasuk jajaran legislatif.

” Prestasi ini menjadi tambahan motivasi dan semangat kami bersama kru Radio Suara RH di Biro Humas Protokol secara umum. Penghargaan dan award tidak lain bagian adalah bagian dari stimulus untuk menyadari betapa pentingnya membentuk solidaritas dan kerja tim yang selama ini disajikan oleh rekan-rekan baik PNS maupun PTT di biro sehingga kerja keras kita beroleh apresiasi dr Asosiasi LPPL se-Indonesia.” Tutur Masran.

Plt Kepala Biro Humas dan Protokol setda Provinsi Gorontalo tersebut juga menambahkan, prestasi yang diraih juga didukung sarana dan prasarana dari pemprov terhadap peran Radio SRH dalam memberikan layanan informasi publik, Serta mampu menjadikan kami terdepan dalam pelayanan informasi publik.

“Semoga kedepan kami akan mampu meningkatkan prestasi yg sdh diperoleh sehingga akan menjadikan Radio Suara RH menjadi lembaga yg dibanggakan oleh masyarakat Gorontalo. Sekali lagi makasih atas kerja cerdas dan ikhlas kita semua” Pungkas Masran.

Pewarta : Fatra - Humas

GORONTALO – Orang Lanjut Usia atau Lansia harus disejahterakan dengan memenuhi kebutuhan dan semua hak para lansia. Karena visi Gorontalo unggul, maju, sejahtera, merupakan upaya yang ingin dicapai oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk seluruh masyarakat termasuk para lansia.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah. Ajakan peduli lansia ini ditujukan kepada seluruh masyarakat Gorontalo.

Seruan ini dilakukan Idah Syahidah saat memberikan sambutan pada pelaksanaan Gerakan Peduli Lansia yang dirangkaikan dengan kuliah shubuh, senam pagi serta kesehatan gratis yang dilaksanakan oleh Yayasan Putra Mandiri, Rabu,(9/10/2019), dihalaman Kwarda Kota Gorontalo.

“Saya senang sekali setiap bulannya Yayasan Putra Mandiri melaksanakan kegiatan yang fokus kepada lansia, baik lansia yang sehat maupun lansia yang berkebutuhan khusus. Ini harus kita contoh, semoga saja dengan adanya kegiatan ini masyarakat Gorontalo, terutama yang masih muda, masih pralansia bisa terus peduli kepada oma dan opa,” kata Idah Syahidah.

Idah Syahidah menambahkan keuntungan ikut kegiatan ini bagi lansia adalah bisa bersilahturahmi.

“Saya saja sudah memasuki usia 55 tahun artinya sudah masuk usia pralansia. Intinya hidup harus selalu mengucap syukur, karena Allah SWT masih memberikan nikmat sehat sampai hari ini,” ujar Idah Syahidah.

Dalam kesempatan itu pula, lansia yang hadir mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis serta bantuan makanan sehat seperti susu dan biskuit lansia.

 

Pewarta : Echin - Humas

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo