>
Super Admin PPID

Super Admin PPID

GORONTALO -  Anes Djafar, pegawai Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo meninggal dunia saat menjalankan tugas di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Anes Djafar meninggal saat mengikuti pertemuan apresiasi pengawas benih tanaman yang diikuti oleh semua dinas pertanian seluruh Indonesia dari Selasa-Jumat (16- 19/7/2019).

Anes Djafar adalah pengawas benih pada Balai Pengawasan Perbenihan Dan Sertifikasi Benih Pertanian (BPPSBP) Provinsi Gorontalo.

Jenazah Anes Djafar diberangkatkan dari Palangkaraya dengan pesawat Lion dan tiba di Gorontalo pada Jumat pukul 18.30 Wita yang diterima langsung oleh Kepala Dinas Pertanian, Mulyadi D Mario di Bandar udara Djalaludin.

“Almarhum Anes Djafar adalah pegawai Dinas Pertanian yang berdedikasi, menjadi kebanggaan dinas. Meninggalnya Anes Djafar betul-betul membaut kami berduka cita,’ kata Mulyadi Mario, Sabtu (19/7/2019).

Keikutsertaan Anes Djafar ke pertemuan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan serta motivasi pengawas benih tanaman. Dalam pertemuan ini juga dijalin kesamaan persersi bagi pengawas benih tanaman di daerah.

 

Pewarta : Oman Moningka – Dinas Pertanian

GORONTALO – Para pelaku usaha perajin sambal sagela  memberi kontribusi  yang nyata dalam dinamika perekonomian di Provinsi Gorontalo.

Dari para pelaku industri rumah tangga inilah ikan julung-julung tangkapan nelayan diserap setelah melalui proses pengasapan oleh pelaku usaha lainnya. Rantai produksi sambal sagela ini telah menghidupkan banyak warga di berbagai daerah pesisir.

Karena perannya dalam menghidupkan siklus produksi inilah para perajin sambal sagela memiliki sumbangan yang nyata dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi. Para perajin produk ini sebagian besar adalah kaum ibu sehingga wanita memiliki peran besar pada peningkatan ekonomi.

Sambal sagela sebagai produk olahan rumahan telah menjadi komoditas yang diperhitungkan dalam menggerakkan ekonomi daerah. Di banyak gerai dan toko, sambal sagela selalu ditemukan dengan cita rasanya yang khas.

“Dinas Pangan Gorontalo dalam program konsumsi dan keamanan pangan terus berupaya memberdayakan para pelaku usaha kecil menengah dalam menjaga kualitas produk sambal sagela. Wisatawan yang datang ke daerah ini tidak susah mencari sambal sagela,” kata Sila Botutihe, Kepala Dinas Pangan Provinsi Gorontalo seusai membuka rembuk pelaku ushaa sambal sagela di Kota Gorontalpo, Sabtu (20/7/2019).

Salah seorang pelaku usaha sambal sagela, Zahra khan berharap  ada gerai yang khusus menyajikan produk olahan ikan sagela dari semua pelaku usaha.

“Kalau ada gerai, perajin sambal sagela akan lebih fokus pada kualitas produk agar lebih bergaung di luar daerah,” ujar Zahra Khan.

 

Pewarta : Hariman - Dinas Pangan

GORONTALO – Rembuk Pangan Lokal Sagela digelar Dinas Pangan Provinsi Gorontalo dalam program konsumsi dan keamanan pangan.

Pertemuan ini bertempat di Bantayo Lami, aula kediaman mantan walikota alm Medi Botutihe, Sabtu (20/7/2019) yang dihadiri oleh para pelaku usaha kecil menengah di Gorontalo dan dinas terkait.

Kepala Dinas pangan Provinsi Gorontalo, Sila Botutihe mengapresiasi para pelaku usaha kecil menengah, khusus sambal sagela yang hadir dengan ragam variasi produknya.

“Dinas Pangan adalah intisusi yang bertanggung jawab pada ketahanan pangan di daerah. Kami mendorong inovasi ragam pangan berbasis sumberdaya hayati perikanan lokal seperti ikan julung-julung atau roa sebagai bahan baku sambal sagela,” kata Sila Botutihe yang didampingi Kepala Seksi Keamanan Pangan, Sabrawaty Razak.

Ragam produk pangan lokal ini harus bergizi dan aman, apalagi sambal sagela merupakan produk yang disukai masyarakat.  Sila Botutihe mengajak semua warga untuk menyukai produk olahan rumah tangga ini dan mengenalkan kepada masyarakat lain, termasuk yang berada di daerah lain.

"Mari kita viralkan slogan makan tak lengkap tanpa sagela," ujar Sila Botutihe.

Sila Botutihe akan memfasilitasi pengembangan produk sagela dengan membangun Gerai Sagela dan akan membentuk asosiasi pelaku usaha sambal sagela. Asosiasi ini sebagai mitra Dinas Pangan, Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo

“Cita rasa sambal sagela ini harus tetap dipertahankan, kualitas itu penting karena yang dicari konsumen adalah produk yang bermutu.,” kata Sila Botutihe.

Rembuk para pengelola usaha sambal sagela ini berlangsung meriah, mereka saling berbagi pendapat untuk meningkatkan kualitas produk, keamanan pangan, dan memperkuat jaringan pemasaran.

 

Pewarta : Hariman - Dinas Pangan

PATILANGGIO  – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie akan segera mengevaluasi harga bahan pangan Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNTD) dari agen penyedia Brilink yang ditunjuk oleh pihak terkait.

Hal ini dilakukan setelah mendengar keluhan masyarakat di Kecamatan Pattilanggio Kabupaten Pohuwato, yang menilai harga bahan pangan yang diterima perbulan melalui agen yang ditunjuk terlalu mahal.

“Saya mau evaluasi ini pak kadis,” tegas Rusli dalam kegiatan bakti sosial NKRI Peduli ke 115 di Desa Dulomo Kecamatan Pattilanggio Kabupaten Pohuwato, Sabtu (20/7/2019).

Rusli mengungkapkan BPNTD yang semula berupa uang Rp100 ribu tiap bulan, diganti menjadi bahan pangan dengan nilai yang sama, karena ada masyarakat yang mempergunakan uang tersebut hanya untuk membeli hal-hal lain seperti pulsa, miras, togel, atau lainnya diluar bahan pangan.

” Ini dikhususkan untuk membantu bapak ibu saudara sekalian untuk bahan pangan, supaya tidak susah mencari beras,” jelas Rusli.

Iapun menyatakan jika  masyarakat tak perlu khawatir dengan keberlangsungan pasar murah yang akan berlangsung hingga akhir  masa pemerintahannya tahun 2022.

” Program ini tidak perlu dikhawatirkan, tidak perlu diragukan atau dianggap bohong. Karena (pasar murah) ini sudah ada sejak saya jadi gubernur, seperti ini,” jelas Rusli.

Pasar murah yang dilaksanakan juga merupakan perintah presiden untuk selalu membantu rakyat.

“Pak presiden perintahkan para gubernur, bupati, walikota harus dekat dengan rakyat, harus melayani rakyat,” katanya lagi.

Dalam bakti sosial kali ini bantuan BPNTD diberikan untuk 139 orang untuk masa tiga bulan dengan nilai total Rp41.700.000.

Pasar murah NKRI peduli menyediakan ikan tuna 1000 paket, beras 5000 kg, gula 1000 kg, minyak goreng 1000 kg, cabe rawit 500 kg, bawang merah 500 kg, bawang putih 500 kg, telur 1000 butir dengan harga. Seluruh paket sembako yang dibagi dalam berbagai ukuran hanya dihargai dengan sangat murah yaitu Rp5000.

Selain bahan makanan, baksos juga memberikan pelayanan kesehatan gratis.

 

Pewarta : Asriani - Humas

GORONTALO – Koperasi Buldozer Marga Tirta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo resmi dikukuhkan oleh Kepala Bidang Koperasi  Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, Ismail Bau.

Para pengurus koperasi ini dikukuhkan di hadapan Notaris Femy Nento, yang dilaksanakan di gedung PIP2B Kota Gorontalo, Jumat (19/7/2019).

Pendirian koperasi di lingkungan Dinas PUPR ini telah direncanakan sejak beberapa tahun yang lalu, namun masih terkendala dengan berbagai halangan.

Melihat kondisi ini, Sekertaris Dinas Aisa Ibrahim bergerak cepat meyakinkan para pihak untuk mengaktifkan kembali niat lama ini. Dengan dukungan Kepala Dinas Handoyo Sugihato maka berdirilah koperasi ini.

Koperasi merupakan bentuk badan udaha yang mengedepankan nilai gotong royong, nilai ini adalah jati diri Bangsa Indonesia. Dengan semangat gorong royong, koperasi ini diyakini dapat menyejahterakan seluruh anggotanya, ASN dan PTT di lingkip Dinas PUPR Provinsi Gorontalo.

“Tujuan utama didirikan koperasi Buldozer  ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan, karena pada intinya koperasi itu dari dan untuk kita,” kata Aisa Ibrashim.

Ismail Bau, Kepala Bidang Koperasi merasa bersyukur dengan didirikannya Koperasi Boldozer ini, ia mengingatkan kehadiran koperasi itu dapat mempererat kekeluargaan khususnya ASN dan PTT.

“Kami bersyukur Dinas PUPR dapat mendirikan koperasi, semua pegawai perlu diayomi dengan koperasi, karena sesungguhnya koperasi itu dapat meningkatkan kesejahteraan anggota, mempunyai asas kekeluargaan yang mempererat sesama anggota” ujar Ismail Bau.

Koperasi Buldozer Marga Tirta Karya diketuai Aisa Ibrahim, Wakil Ketua Merlina Laisa, Sekertaris Dahlan Thalib, Wakil Sekertaris Nugraha Oktofelly Dewaputu, Bendahara Rodiah Pratiwi Liputo dan Dewan Pengawas diketuai Kalsum Mosii, Sekertaris Maya Habibie serta Anggota Iwan Lahibi.

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

GORONTALO – Sebanyak 600 mahasiswa baru Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Gorontalo mengikuti Perkemahan Penerimaan Tamu Racana (PTR) Jumat, (19/7/2019).

Perkemahan Racana ini menjadi ajang jumpa sejumlah tokoh penting Gorontalo yang turut meramaikan kegiatan antara lain Ketua harian Kwartir Daerah (Kwarda) Gorontalo, Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus), staf pengurus Kwarda Gorontalo, pembina pramuka, pelatih pramuka.

“Temu Racana ini sangat penting untuk pembentukan kepribadian, sikap, mental, ketakwaaan, dan kebangsaan dari masing-masing mahasiswa, ini juga sebagai ajang temu tokoh Pramuka Gorontalo. Mereka semua adalah orang yang memberikan motivasi dan teladan bagi angota,” kata Idah Syahidah, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Gorontalo.

Idah Syahidah menambahkan sebagai generasi penerus, anggota Pramuka bukan hanya pengetahuan yang perlu ditingkatkan, tetapi skill juga diperlukan. Apalagi pramuka sudah menjadi kegiatan ektrakulikuler wajib setiap satuan pendidikan.

PTR ini juga untuk membulatkan tekad mahasiswa dalam memacu perkembangan Gerakan Pramuka di Indonesia.

Pada PTR ini, Idah Syahidah yang baru terpilih sebagai anggota DPR ini mengimbau Pramuka Gugus Depan yang ada di tiap sekolah dalam melaksanakan kegiatan, untuk berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kwartir Cabang (kwarcab) yang ada di setiap Kabupaten/Kota.

“Mumpung kakak tokoh Pramuka hadir hari ini. Saya ingatkan, setiap kegiatan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kwarcab. Kami di Kwarda akan membantu, kita laksanakan sesuai prosedur. Pengelolaan Gerakan Pramuka harus lebih dahsyat untuk menjangkau masa depan anak bangsa,” kata Idah Syahidah.

 

Pewarta : Echin - Humas

GORONTALO -  Bertempat di halaman kantor Kejaksaan Tinggi, Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Koperasi UKM Peridustrian dan Perdagangan(Kumperindag) menggelar pasar murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Pasar murah yang dibanjiri warga kurang mampu dari beberapa kelurahan dan desa di ini digelar pada Jumat (19/7/2019) dihadiri Gubernur Gorontalo Rusl Habibie, Kepala Kejaksaan Tinggi, Komandan Korem 133/Nani Wartabone, Sekretaris Daerah, dan pimpinan OPD.

“Pasar murah ini adalah bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Gorontalo kepada warga yang kurang mampu, masyarakat dapat membeli harga komoditi dengan harga Rp5.000,” kata Rusli Habibie.

Sejumlah barang komoditas utama disediakan panitia, umumnya adalah bahan pangan. Dalam pasar murah ini pemerintah memasok beras sebanyak 7.500 kg, gula pasir 1500 kg, minyak goreng 1500 kiter, cabe 750 kg, bawang merah 750 kg, bawang putih 750 kg, telur 15000 butir.

Dalam pasar murah ini, masyarakat kurang mampu dapat membeli beras Rp5.000/kg. Minyak goreng Rp5000/Liter. cabe Rp5000/0,5 kg. bawang merah Rp5000/0,5 kg, bawang putih Rp5000/0,5 kg, dan telur Rp5.000/10 butir.

Program pasar murah ini akan terus dilaksanakan selama pemerintahan Rusli Habibie - Idris Rahim di berbagai tempat untuk lebih menjangkau warga yang berpenghasilan rendah.

 

Pewarta : Ramli Mohune - Dinas Kumperindag

GORONTALO – Haji mabrur bukan ditentukan di Mekkah atau Madinah, namun ditentukan setelah kembali ke tanah air dari perubahan perilaku individu.

Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur Idris Rahim dalam doa pemberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) lingkup Setda Provinsi Gorontalo, di halaman rumah dinas Sekda, Jumat (18/7/2019).

” Ada yang lewat, biasa kita kasih sedekah atau isi di celengan hanya Rp50 ribu. Sekarang sudah isi Rp100 ribu, ini tanda-tanda mabrur, ada perubahan. Begitu juga kita dengan tetangga dan sebagainya,” ujar Idris Rahim memberikan contoh.

Idris bersyukur jumlah jamaah haji Gorontalo dari tahun ke tahun bertambah yang menandakan iman dan taqwa semakin meningkat.

” Kita bersyukur jamaah haji bertambah. Ini menandakan bahwa iman dan takwa kita pada Allah SWT dari tahun ke tahun meningkat dan juga tingkat pertumbuhan ekonomi, pendapatan masyarakat juga meningkat,” ungkap Idris Rahim.

Idris Rahim juga menganjurkan para JCH untuk membaca buku manasik untuk mengetahui apa yang dilakukan setelah tiba. Saat berada di sana jamaah haji sudah tidak dalam rombongan atau regu,

“Tolong dipelajari urutan-urutan manasiknya,” kata Idris Rahim.

Idris mengajak masyarakat untuk mendoakan JCH menjadi haji yang mabrur dan diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemampuan agar bisa melaksanakan seluruh rukun dan syarat haji secara baik.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba yang menjadi salah satu JCH tahun ini mengungkapkan rasa syukurnya dan memohon doa agar dimudahkan dalam menjalankan ibadah haji

” Mohon doa restunya. Mohon maaf apabila dalam keseharian ada kekurangan, kesalahan,” kata Darda Daraba.

Di lingkup Setda Pemprov Gorontalo tahun ini terdapat 5 orang ASN yang menunaikan ibadah haji diantaranya Sekdaprov Darda Daraba dan Kepala Biro P2E Sagita Wartabone.

JCH Provinsi Gorontalo untuk musim haji 1440 Hijriah/2019 berjumlah 1.181 orang ditambah 13 petugas Kelompok Terbang (kloter). Mereka dibagi tiga Kloter, Kloter 27 asal Kota Gorontalo, Kloter 29 asal Kabupaten Gorontalo, Pohuwato, dan Bone Bolango, serta Kloter 34 gabungan asal Kota Gorontalo, Bone Bolango, Boalemo, dan Kabupaten Gorontalo Utara dengan Sulawesi Selatan.

 

Pewarta : Asriani/Nova - Humas

GORONTALO -  Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menjalin kerjasana dengan PT Mondylia Amerta dalam mengembangkan sistem pemantauan kualitas air secara kontinyu, otomatis dan online (data real time) yang akan ditempatkan di Danau Limboto.

Penandatanganan kerjasama ini dilaksanakan di ruang rapat Dinas LHK Provinsi Gorontalo. Hadir dalam penandatanganan, Bagian Pengadaan Pemerintah Provinsi Gorontalo, Direktur PT Mondylia Amerta, Kepala Dinas, Kepala Bidang Pengkajian Dan Penataan Lingkungan dan staf Dinas LHK Provinsi Gorontalo.

Pemilihan lokasi Danau Limboto karena kawasan ini merupakan salah satu dari 15 danau prioritas yang perlu mendapatkan penanganan pemulihan baik dari fungsi hidrologis maupun kualitas airnya.

“Tujuan pengembangan sistem pemantauan kualitas air secara online untuk mengetahui dan merekam perubahan kualitas air pada sumber air secara cepat, kontinyu dan daring serta. Pemantauan ini juga sebagai instrumen evaluasi kecenderungan kualitas/status mutu air dalam jangka  pendek, per jam atau harian secara cepat dengan data real time,” kata Faizal Lamakaraka, Kadis DLHK, Jumat (19/7/2019).

Sistem pengukuran kualitas air danau ini terintegrasi dengang pusat data daerah dan KLHK. Pemerintah dapat memperoleh informasi data kualitas air yang lebih akurat dan cepat sehingga penanganan masalah pencemaran air dapat segera ditindaklanjuti.

“Dengan sistem ini informasi kualitas air permukaan langsung dapat diketahui dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber air baku atau peruntukan lainnya”, papar Faizal Lamakaraka.

Pemerintah Provinsi Gorontalo telah memiliki 1 unit alat Onlimo yang ditempatkan pada DAS Bone (Sungai Bone), dan ke depannya akan berupaya menambah jumlah alat ini di Gorontalo.

Target sasaran lokasi berikutnya adalah Sungai Bolango dan Sungai Paguyaman, pada  kedua sungai ini banyak aktivitas industri dan lainnya. Penempatan alat pantau ini membantu pemerintah dalam memutuskan kebijakan penerbitan izin pembuangan air limbah industry atau pelaku usaha pada sungai tersebut.

 

Pewarta : Nurmulianto nasaru - Dinas LHK

SUWAWA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo, melalui Provincial Project Management Unit (PPMU) melaksanakan monitoring Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang berada di kabupaten Bone bolango, Jumat (19/7/2019)

“Selama beberapa hari ini kami melakukan monitoring Pamsimas di Kabupaten Bone Bolango melalui kegiatan PPMU,” kata Yuliana Rivai, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Provinsi Gorontalo yang juga menjabat Ketua PPMU.

Yuliana Rivai menambahkan bahwa PPMU juga akan melakukan evaluasi kinerja serta mencari solusi terhadap permasalahan di lapangan dalam pengelolaan Pamsimas.

“Kami akan lihat sejauh mana capaian pelayanan air minum dan sanitasi, apakah ada peningkatan pelayanan atau justru terdapat permasalahan, sehingga mengurangi cakupan pelayanan. Jika ada kita akan memberikan solusi serta masukan agar pelayanan air dan sanitasi bisa lebih meningkat,” jelas Yuliana Rivai.

Terkait penetapan iuran yang dibebankan pada masyarakat Yuliana Rivai menjelaskan bahwa iuran tersebut, merupakan hasil dari kesepakatan masyarakat dengan pengurus Kelompok Pengelola Sarana Pengelolaan Air Minum (KP-SPAM) atau Pamsimas yang berada di desa. Hasil iuran tersebut akan digunakan untuk pemeliharaan peralatan, serta instalasi dari air minum dan sanitasi.

“Masyarakat masih perlu diberi pemahaman, hasil iuran anggota kelompok akan digunakan untuk pemeliharaan jaringan air bersih, semua dikelola langsung oleh KP-SPAM atau Pamsimas” tutur Yuliana Rivai.

Yosep Abdullah, Kordinator Pamsimas Kabupaten Bone Bolango berharap muncul sinergritas antara pengurus, pemerintah desa dan masyarakat dalam pengelolaan air bersih.

Warga harus paham bahwa menjaga kualitas dan ketersediaan air bersih mutlak dilakukan, air menjadi kebutuhan dasar manusia yang hakiki, karena sejak lahir sampai mati manusia tetap membutuhkan air.

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Halaman 1 dari 38
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo