>

POPAYATO  – Handoyo Sugiharto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiharto, melakukan peninjauan pekerjaan penahan ombak di Desa Molosipat, Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato, Jumat (23/08/2019)

Kepala Bidang SDA Romen Lantu turut mendampingi peninjauan lapangan ini, kegiatan ini merupakan memonitoring terhadap pekerjaan yang saat ini sementara diselesaikan.

“Peninjauan ini merupakan evaluasi dan monitoring terhadap perkerjaan yang berada di Desa Molosipat, pekerjaan penagan abrasi pantai yang ada pada bidang SDA,” kata Romen S Lantu.

Romen S Lantu yang pernah menjabat Kepala Dinas PU Kabupaten Pohuwato ini menjelaskan tujuan pembangunan penahan abrasi ini sebagai penyelamatan terhadap pemukiman masyarakat yang berada di bibir pantai Molosipat

“Tujuan pembangunan penahan ombak tersebut sebagai pengaman dan penyelamatan pemukiman masyarakat yang berada tepat di bibir pantai agar terhindar dari terjangan ombak,” jelas Romen

Pembangunan penahan ombak ini ini dalam proses tahap pertama dengan menggunakan anggaran APBD sekitar Rp800 juta dengan panjang penahan ombak 175 meter.

“Pembangunan saat ini merupakan tahap awal, 2020 nanti akan dilakukan pembangunan tahap kedua karena pembangunan saat ini tidak dapat dianggarkan secara keseluruhan di APBD 2019 ini,” lanjut Romen Lantu.

Sementara itu Kepala dinas PUPR Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiharto, berharap adanya penahan ombak ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang berada di bibir pantai Molosipat.

Pewarta – Yudi/PUPR

Dipublikasikan pada Kabupaten Pohuwato

SUWAWA – Untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang Jasa Kontruksi di Provinsi Gorontalo, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo menggelar Pembekalan Tenaga Kerja Konstruksi dengan menggunakan  (MTU) di Kantor Desa Libungo, Kecamatan Suwawa Selatan Kabupaten Bone Bolango, Senin (26/08/2019)

Kepala Bidang Jasa Konstruksi (Jakon), Fri Sumiyati Bilakonga mengatakan pembekalan tenaga tukang konstruksi dengan MTU yang dilaksanakan di Desa Libungo merupakan implementasi dari Undang-Undang nomor 2 tahun 2017

“Kehadiran kami memberi pembekalan tenaga kerja tukang  didasari oleh Undang-undang nomor 2 tahun 2017, tentang jasa konstruksi pasal 70 ayat 1 bahwa setiap tenaga kerja konstruksi yang bekerja di bidang jasa konstruksi itu wajib memiliki sertifikat kompetensi kerja,” kata Fri Sumiyati.

Sumiyati Bilakonga mengakui ada keterbatasan anggaran sehingga tahun ini hanya dapat melaksanakan pembekalan di 3 desa dengan jumlah 25 peserta, yaitu desa Boludawa Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango, Desa Libungo Kecamatan Suwawa Selatan Kabupaten Bone Bolango dan Desa Payunga Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo.

“Hanya untuk 25 peserta di setiap desa,” jelas Fri Sumiyati

Pembekalan tenaga kerja tukang konstruksi dengan menggunakan MTU menghadirkan pemateri dari Lembaga Pengembang Jasa Konstruksi (LPJK) Abdul Rahman Lakadjo dan dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Gorontalo Rahmad Pantoiyo selama 2 hari.

Sumiyato Bilakonga berharap seluruh peserta bisa mengikuti dengan baik, agar bisa memiliki kompetensi.

Sementara itu Sekretaris Camat Suwawa Selatan Ira Susanti Rahman, sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas PUPR Provinsi Gorontalo di desa Libungo.

“Pembekalan ini sangat penting bagi masyarakat, karena sebagian masyarakat yang ada di pekerjaannya sebagai tukang. Kami berterima kasih kepada Kepada Dinas PUPR yang telah mengadakan pembekalan di desa Libungo ini,” ungkap Ira Susanti

 

Pewarta – Yudi/PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim Provinsi Gorontalo yang berkapasitas 1.323 makam, pembangunannya sudah mulai dikerjakan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiharto, didampingi Kabid Cipta Karya Yuliana Rivai, Kabid Tata Ruang dan Pertanahaan Sultan Kalupe, melakukan peninjauan pembangunan TPU yang terletak di kelurahan Molosipat U kecamatan Sipatana kota Gorontalo tersebut, Senin (19/8/2019).

“Kami sudah meninjau lokasi TPU Muslim Provinsi Gorontalo yang berada dikelurahan Molosipat U kecamatan Sipatana kota Gorontalo. Untuk tahun ini pelaksanaan pembangunan baru sebatas pembangunan gerbang dan pagar,” kata Yuliana Rivai usai meninjau lokasi TPU.

Lebih lanjut Yuliana menjelaskan, peninjauan  pembangunan yang dilakukan oleh dinas PUPR untuk menindaklanjuti Instruksi Gubernur Gorontalo terkait penyediaan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Provinsi Gorontalo.

Pada perencanaannya tahun ini, bukan hanya gerbang dan pagar saja, akan tetapi ada fasilitas umum lainnya yang akan dibangun dan jika proses pekerjaannya sudah selesai, maka lahan pekuburan itu tahun ini juga sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

Selain pembangunan gerbang dan pagar, Kabid Cipta Karya itu juga memaparkan, sejumlah fasilitas penunjang yang masuk pada perencanaan akan dibangun pada lokasi TPU tersebut, dengan menggunakan anggaran APBD tahun 2019 yang ada pada dinas PUPR provinsi Gorontalo.

Diantaranya pembangunan tempat parkir, pos jaga, rumah jaga, kantor pengelola, gazebo, taman dan masjid, bahkan jalannya pun akan dipaving.

Dari total lahan TPU seluas 27.766 m2 yang sudah dibebaskan sekitar 70%. Dinas PUPR Provinsi Gorontalo melalui bidang tata ruang dan pertanahan, tahun ini juga akan mengupayakan pembebasan sisa lahan untuk keperluan pembangunan TPU tersebut.

 

Pewarta : ppid pupr

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

Sejumlah staf Dinas PUPR Provinsi Gorontalo saat mengikuti Lomba Makan Kerupuk pada kegiatan semarak hari ulang tahun ke-74 NKRI, Jumat (16/08/2019). Foto By. Yudi

GORONTALO – Kemeriahan perayaan hari kemerdekaan ke-74 Negara Kesatuan Republik Indonesia terlihat di halaman Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo, Jumat (16/8/2019).

Sejumlah staf dari beberapa bidang di dinas mengikuti berbagai lomba, seperti makan kerupuk gantung. Gelak tawa dan pekikan semangat menggelora dalam kebersamaan para pegawai.

Mereka menyuarakan yel-yel dan teriakan agar timnya dapat mengalahkan lawannya, keriuhan tumpah dalam berbagai lomba yang seru.

“Inilah kemeriahan dalam perayaan HUT Proklamasi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), semua gembira dan senang dalam lomba dan hiburan,” kata Handoyo Sugiharto, Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo.

Handoyo Sugiharto menjelaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai perjuangan para pahlawan, perjuangan dan pengorbanan mereka di medan pertempuran memperjuangkan kemerdekaan.

“Perayaan kemerdekaan ke-74 NKRI ini bertujuan agar kita bisa mengenang perjuangan pahlawan, bangsa yang besar adalah yang menghargai pahlawannya,” jelas Handoyo

Handoyo Sugiharto berharap dengan diadakan aneka lomba dan kesenian, seluruh staf Dinas PUPR bisa menjalin kebersamaan, persaudaraan dan kekompakan dalam melaksanakan tugas sebagai penanggung jawab pembangunan infrastruktur di Provinsi Gorontalo.

 

Pewarta – Yudi/PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

SUWAWA – Sebagai tindak lanjut dari Workshop Sistem Pengawasan Teknis (SIWASTEK) yang dilaksanakan oleh kementrian Agraria dan Tata Ruang (ATR) Direktorat Jendral (Ditjen) Pengendalian Tata Ruang di Manado beberapa waktu lalu, Bidang Tata Ruang dan Pertanahan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Panataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) di beberapa kabupaten selama 2 hari, yaitu hari Rabu (14/8/2019) di Kabupaten Gorontalo Utara dan Kamis (15/8/2019) di Kabupaten Bone Bolango

“Kegiatan SIWASTEK adalah Penyelenggaraan Penataan Ruang yang merupakan salah satu hal penting untuk menjaga agar pemanfaatan ruang tetap berada di koridor yang tepat,” kata Kepala Bidang Tata Ruang dan Pertanahan, Sultan Kalupe di sela-sela Bimtek SIWASTEK, Kamis (15/8/2019)

Pada Pasal 3 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, penyelenggaraan penataan ruang bertujuan untuk mewujudkan ruang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan berlandaskan wawasan nusantara dan ketahanan nasional. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan pengawasan terhadap kinerja penyelenggaraan penataan ruang, sekaligus sebagai upaya meningkatkan kualitas kinerja penyelenggaraan penataan ruang.

“Tujuan dilaksanakannya pengawasan teknis ini untuk menjamin tercapainya tujuan penyelenggaraan penataan ruang serta untuk meningkatkan kepatuhan publik dan pemerintah daerah terhadap penataan ruang” jelas Sultan Kalupe.

Sultan juga menembahkan bahwa aplikasi SIWASTEK bidang penataan ruang ini sangatlah dibutuhkan untuk melihat kesesuaian tata ruang dengan pelaksanaan dilapangan dan dokumen-dokumen tata ruang kota dan kabupaten, juga dapat melihat ketersedian dokumen tata ruang baik itu dokumen perda tata ruang maupun dokumen rencana-rencana tata ruang yang lain, seperti rencana rinci dan rencana sektoral yang mendukung pelaksanaan kebijakan penataan ruang daerah.

“nah dalam sistem ini akan terbaca bagaimana pemenuhan-pemenuhan oleh kabupaten kota dan sejauh mana upaya-upaya yang telah dilakukan kabupaten kota, dalam rangka menjamin perencanaan tata ruang ini terlaksana sesuai dengan amanat dari pada perda, tentang tata ruang wilayah kabupaten dan kota” Imbuhnya

Sultan berharap pada akhir bulan ini khususnya provinsi gorontalo, semua sudah terinput pada SIWASTEK sehingga bisa dievaluasi oleh pusat capain-capain terkait panataan ruang didaerah.

 

Pewarta : Yudi - PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

TABONGO – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiharto yang didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Romen S Lantu, Kepala Seksi Sungai Rawa Pantai dan Danau Molan Taludio serta pengawas serta direksi meninjau secara langsung pekerjaan penanggulangan banjir Limehe yang berada di Desa Limehe Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo, Kamis (15/8/2019)

Peninjauan dilakukan karena pekerjaan ini akan selesai. Peninjuan ini juga untuk memeriksa kualitas dan kesesuaian dengan kontrak yang sudah disepakati sebelum pekrjaan diserahkan ke dinas.

“Peninjauan ini kegiatan Bidang SDA, yang merupakan salah satu kewajiban kita untuk melihat langsung pekerjaan yang ada di lokasi, karena ini sudah mengajukan pekerjaan 100 persen selesai, kami akan bayarkan 100 persen tapi perlu harus diperiksa langsung di lapangan oleh Kepala Dinas, tim teknis, PPTK,” kata Romen S Lantu, dan Kepala Bidang SDA.

Romen  S Lanti juga memaparkan bahwa pekerjaan penanggulangan banjir Sungai Limehe telah dilaksanakan sejak beberapa bulan yang lalu, dan saat ini pekerjaannya hampir 100 persen atau sudah mencapai 90 persen dari target yang pekerjaan yaitu 210 hari.

Saluran ini mmeiliki panjang 240 meter lebar 6 meter dan untuk normalisasi sungai sepanjang 1,5 kilometer dengan menggunakan anggaran APBD tahun 2019 lebih dari Rp1 miliar.

“Pekerjaan ini bertujuan untuk normalisasi sungai yang ada di Limehe, jika tidak dilakukan normalisasi akan terjadi banjir setiap masuk musim penghujan. Dampaknya pada masyarakat yang ada di bantaran sungai. Adanya program ini mudah-mudahan tidak ada banjir lagi,” ujar Romen Lanti.

Romen S Lantu menambahkan jika pekerjaannya sudah 100 persen, pihaknya akan melakukan pemeriksaan kembali dengan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Dearah (TP4D).

Pewarta – Yudi/PUPR

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

GORONTALO – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo menggelar serah terima jabatan (Sertijab) pejabat eselon 3 dan 4 yang disaksikan Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, Handoyo Sugiharto.

Handoyo Mengucapakan selamat kepada para pejabut baru dan mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan kepada dinas PUPR.

Handoyo juga menjelaskan bahwa pergantian dilakukan merupakan hal yang biasa bagi ASN dengan tujuan agar ada penyegaran dan akan ada inovasi-inovasi yang baru untuk kedepan.

“sertijab seperti ini merupakan hal biasa, ini penyegaran. Pesan Gubernur Rusli Habibie bahwa pejabat yang dilantik harus memiliki inovasi, jangan hanya yang biasa-biasa” jelas Handoyo Sugiharto.

Ia meminta kepada para pejabat eselon 3, 4 dan seluruh staf agar lebih terpadu dalam menyelesaikan setiap pekerjaan yang ada.

“Kami minta pekerjaan jalan jangan hanya Bina Marga, mulai sekarang lebih terpadu. Contohnya untuk merekontruksi jalan Andalas kita butuh Pak Romen untuk mengkaji genangan air, Pak Romen butuh tata ruang, Pak Sultan juga harus tahu jalan-jalan tersebut kena kawasan hutan lindung atau kawasan lainnya dan kita juga perlu Balai Uji Material untuk menguji kualitas jalan dan bangunan,” lanjut Handoyo

Kepala dinas PUPR itu juga berharap kepada para kepala bidang untuk lebih membina kerja sama dan persaudaraan antara sesama.

“Mari bina kerja sama yang baik dan persaudaraan antarsesama agar mampu melaksanakan tugas dengan baik,” pungkas Handoyo.

 

Pewarta : Yudi - PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO  – Untuk meneladani semangat juang para pahlawan dalam merebut kemerdekaan, para insan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo bekerja mengisi kemerdekaan sesuai bidangnya.

Pekerjaan ini harus sesuai dengan visi Pemerintah Provinsi Gorontalo, yang menjadi pemandu arah pembangunan, yaitu pembangunan infrastruktur yang unggul, berkualitas dan merata.

Demikian pernyataan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo, Handoyo Sugiharto dalam memaknai peringatan hari kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Rabu (14/8/2019)

Keseriusan Dinas PUPR untuk memeriahkan hari kemerdaan,17 Agustus tersebut, terlihat dari keterlibatan seluruh Aparatur negeri (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk menata setiap sudut ruangan dengan ragam atribut merah putih.

Warna menyolok ini memberi semangat dan energi untuk melaksanakan tugas keseharian. Merah putih adalah kekuatan untuk melayani masyarakat, bekerja dengan standar yang baku dan mendorong untuk berprestasi.

“Keikutsertaan kami dalam memeriahkan kemerdekaan dengan merias kantor, seluruh bidang kami siapkan, ada yang merias ruang kerja, ruang musik, ruang olah raga dan untuk lebih memeriahkannya kita juga akan mengadakan kegiatan lainnya seperti lomba antar bidang” kata Handoyo Sugiharto.

Dinas PUPR mengadakan beragam lomba antarbidang untuk menciptakan suasana kekekluargaan dan keharmonisan, dinas ini juga menyulap ruang kerja dan kantor semeriah mungkin untuk diikutsertakan dalam lomba menata ruang kerja antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-provinsi Gorontalo.

“Apa yang kami laksanakan ini berasal dari rasa gembira, dengan semangat proklamasi kami berharap PUPR bisa meraih juara 1 lomba merias atau menata ruangan tingkat OPD” ujar Handoyo Sugiharto.

 

Pewarta : Yudi - PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

 

SUWAWA – Menindaklanjuti instruksi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie untuk membangun jembatan Molintogupo secara permanen beberapa waktu lalu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo melakukan peninjauan ke lokasi.

Peninjauan ini dilakukan oleh Handoyo Sugiharto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) didampingi Kepala Bidang Bina Marga Abdul Fandit Ahmad, Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Zulkarnain Habibie serta Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Suratman Giu, Senin (12/08/2019)

“Tadi pagi kami sudah meninjau secara bersama-sama dengan PUPR Bone Bolango ini bagian dari rencana pembangunan Jembatan Molintogupo. Pembangunnya sudah masuk dalam rencana kerja (Renja) tahun 2020” Kata Handoyo Sugiharto.

Menurut Handoyo Sugiharto, posisi Jembatan Molintogupo terletak pada lengkungan sungai yang dapat merusak fisik jembatan, sehingga titik koordinat untuk pembangunan jembatan yang baru nanti akan berubah.

“Titik koordinatnya akan digeser, karena lokasi jembatan lama berada pada lengkungan sungai yang mengakibatkan terjadinya turbolensi aliran air Sungai Bone, ini membahayakan,” jelas  Handoyo Sugiharto

Dari hasil peninjauan, Handoyo Sugiharto memaparkan lokasi pembangunan Jembatan Moluntogupo akan digeser 500 meter dari titik jembatan yang lama dan menunggu kajian serta evaluasi teknis.

“Dengan jarak sekitar 500 meter ke arah barat atau hilir didapati sutu lokasi yang lurus dengan bentang 2×35 meter atau sekitar 70 meter. Nah itu kita akan hitung untuk pembangunan jembatan beton dengan panjang sekitar 70 meter,” kata Handoyo Sugiharto.

HAndoyo juga berharap Pemda Kabupaten Bone Bolango dapat memfasilitasi  pengadaan lahan sehubungan dengan lokasi pembangunan Jembatan Molintogupo yang baru, karena berada pada lokasi  Pompa Air Tanpa Mesin (PATM) dan ujung luarnya ke arah Desa Molintogupo.

“Pemerintah dan masyarakat Kecamatan Suwawa Selatan berterima kasih kepada pak Gubernur Gorontalo Rusli Habibie atas perhatiannya untuk membangunan jembatan Molintogupo, kami mendukung dengan sepenuhnya karena ini akan dinikmati oleh masyarakat dua kecamatan” kata Oktavianus Tangahu, Camat suwawa selatan

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Kabupaten Bone Bolango
Jumat, 09 Agustus 2019 08:36

Tahun Ini Jalan Tenilo-Iluta Dituntaskan

GORONTALO  – Kepala Bidang Bina Marga (BM) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo Fandit Ahmad, melakukan peninjauan pekerjaan pembukaan dan penurunan grade  Jalan Tenilo-Iluta.

Pekerjaan jalan yang menghubungkan Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo tersebut akan dikerjakan pada tahun 2019 ini.

“Kami melakukan peninjauan pembangunan jalan Tenilo-Iluta, untuk rencana tahun ini telah dianggarkan oleh Pemprov sebesar Rp8,6 miliar terhadap pembukaan jalan dan penurunan grade hingga tuntas tahun ini,” jelas Fandit usai melakukan peninjauan, Kamis (8/8/2019).

Selain itu kepala bidang bina marga juga memaparkan, bahwa jalan Tenilo-Iluta yang panjangnya 6,3 kilometer itu, tahun ini difokuskan untuk penurunan grade yaitu perbaikan alingnemen vertikal dan horizontal.

Hal ini akan sesuai dengan desain perencanaan dan geometrik jalan yang bertujuan agar para pengguna jalan tersebut nantinya bisa merasa nyaman.

“ Saat melakukan peninjauandenga teman-teman bina marga, memang ada beberapa titik-titik atau spot yang perlu penurunan grade, sehingga bisa mendapatkan elevasi yang tidak menyulitkan pengguna atau pengendara jalan, untuk melintasi jalan tersebut,” lanjut Fandit.

Pekerjaan jalan Tenilo-Iluta yang panjangnya 6,3 kilometer itu telah dimulai sejak tahun 2016, namun karena keterbasan anggaran yang ada pada dinas PUPR Provinsi Gorontalo, maka pekerjaannya pun dilakukan secara bertahap.

Kedepannya jalan tersebut bisa segera di aspal dan segera tuntas dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Jika tahun ini pekerjaan penurunan gradenya bisa tuntas, maka kedepannya pemprov akan menganggarkan untuk pekerjaan pangaspalan sesuai ketersediaan dana dan kebijakan Fiskal Provinsi Gorontalo.

Fandit Ahmad juga menambahkan, apabila pekerjaan tersebut telah dilelang bulan ini, maka secepatnya bisa dikerjakan oleh kontraktor pelaksana dan  berharap dukungan dari seluruh masyarakat agar proses pekerjaan jalan tersebut bisa selesai tepat waktu, tepat mutu dan tepat kualitas.

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo