>

GORONTALO -  Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menjalin kerjasana dengan PT Mondylia Amerta dalam mengembangkan sistem pemantauan kualitas air secara kontinyu, otomatis dan online (data real time) yang akan ditempatkan di Danau Limboto.

Penandatanganan kerjasama ini dilaksanakan di ruang rapat Dinas LHK Provinsi Gorontalo. Hadir dalam penandatanganan, Bagian Pengadaan Pemerintah Provinsi Gorontalo, Direktur PT Mondylia Amerta, Kepala Dinas, Kepala Bidang Pengkajian Dan Penataan Lingkungan dan staf Dinas LHK Provinsi Gorontalo.

Pemilihan lokasi Danau Limboto karena kawasan ini merupakan salah satu dari 15 danau prioritas yang perlu mendapatkan penanganan pemulihan baik dari fungsi hidrologis maupun kualitas airnya.

“Tujuan pengembangan sistem pemantauan kualitas air secara online untuk mengetahui dan merekam perubahan kualitas air pada sumber air secara cepat, kontinyu dan daring serta. Pemantauan ini juga sebagai instrumen evaluasi kecenderungan kualitas/status mutu air dalam jangka  pendek, per jam atau harian secara cepat dengan data real time,” kata Faizal Lamakaraka, Kadis DLHK, Jumat (19/7/2019).

Sistem pengukuran kualitas air danau ini terintegrasi dengang pusat data daerah dan KLHK. Pemerintah dapat memperoleh informasi data kualitas air yang lebih akurat dan cepat sehingga penanganan masalah pencemaran air dapat segera ditindaklanjuti.

“Dengan sistem ini informasi kualitas air permukaan langsung dapat diketahui dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber air baku atau peruntukan lainnya”, papar Faizal Lamakaraka.

Pemerintah Provinsi Gorontalo telah memiliki 1 unit alat Onlimo yang ditempatkan pada DAS Bone (Sungai Bone), dan ke depannya akan berupaya menambah jumlah alat ini di Gorontalo.

Target sasaran lokasi berikutnya adalah Sungai Bolango dan Sungai Paguyaman, pada  kedua sungai ini banyak aktivitas industri dan lainnya. Penempatan alat pantau ini membantu pemerintah dalam memutuskan kebijakan penerbitan izin pembuangan air limbah industry atau pelaku usaha pada sungai tersebut.

 

Pewarta : Nurmulianto nasaru - Dinas LHK

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO - Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo harus bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Mereka juga dituntuk menjadi teladan bagi masyarakat, termasuk mampu membina keluarganya agar menjauhi narkoba.

Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo berkerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Gorontalo menggelar tes urine bagi pegawai di Kantor DLHK, Gorontalo, Kamis (11/07/2019).

“Sebagai figur yang memberi pelayanan kepada masyakarat,  kita harus bersih dari penyalahgunaan narkoba,” kata Sekretaris Dinas LHK Syahbudin Buata.

Syahbudin Buata mengingatkan stafnya untuk menjauhi barang terlarang ini, dan harus mampu membina keluarga agar jauh dari narkoba.

Tes urine ini sebagai salah satu langkah untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan narkoba di lingkungan ASN.

“Penyalahgunaan narkoba sudah merambah ke segala lapisan, termasuk ASN. Kita menginginkan ASN yang benar-benar bersih, tidak terkontaminasi barang haram ini,” ujar Syahbudin Buata.

Tes urine di Dinas LHK ini sebagai wujud Instruksi Presiden nomor  6 tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) tahun 2018-2019 tingkat Kementerian/Lembaga.

Hal itu juga diatur dengan Surat Edaran Menteri PANRB nomor 50 tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika Dan Prekursor Narkotika Di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Tes urine kali ini dilaksanakan secara acak, yang tidak diinformasikan sebelumnya, agar hasil tes yang didapat sesuai dengan kondisi pegawai.

“Alhamdulillah hasil tes urine ini menunjukkan pegawai Dinas LHK Provinsi Gorontalo semuanya negatif,” tutur Syahbudin Buata.

 

Pewarta : Nurmulianto Nasaru - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

GORONTALO -  Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo melaksanakan serah terima jabatan Kepala Dinas dari Bambang Trihandoko, kepada Faizal Lamakaraka.

Kegiatan khidmat ini juga dibarengi dengan serah terima jabatan pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo.

Faizal Lamakaraka dalam pidato sambutannya mengharapkan semua kepala bidang, kepala seksi dan kepala UPT dan lainnya untuk meningkatkan persatuan, solid, loyal dan memiliki integritas dalam melakukan pekerjaan.

“Saya berada disini siap membantu untuk melanjutkan apa yang telah dirintis dan dilaksanakan oleh pejabat sebelumnya dan saya mohon dibantu oleh semua dalam melaksanakan semua tugas dan tanggung jawab demi keberhasilan bersama”, kata Faizal Lamakaraka.

Dalam kegiatan ini Zukri Surotinojo, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang hadir menyampaikan apresiasi yang tinggi atas serah terima jabatan ini, dengan harapan dapat mempererat dan menjaga kebersamaan semua ASN di DLHK.

”Sekarang ini dalam penentuan pimpinan didasarkan pada kemampuan berpikir generalis dan bukan lagi pada pemikiran teknis, sehingga setiap pimpinan mampu melaksanakan tugas di semua bidang penempatan” kata Zukri Surotinojo, Senin  (1/7/2019).

Serah terima jabatan dan penandatanganan berita acara serah terima jabatan Ketua Drama Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo dihadiri pejabat eselon dan ASN di lingkup dinas dan UPT Vertikal Kementerian LHK.

 

Pewarta : Nurmulianto Nasaru - Dinas LHK

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

Sosialisasi 01Sosialisasi 02

Bone-Bolango.- Persoalan sampah, merupakan hal yang tak dapat dipisahkan dari sebuah kota atau daerah. Seiring dengan peningkatan jumlah penduduk, tentu saja kebutuhan konsumsi masyarakatnya yang terus melonjak, maka Sampah-sampah yang dihasilkan juga semakin bertambah; bukan hanya sampah rumah tangga yang bertambah akan tetapi sampah industri, bahkan sampah perkantoran juga bertambah

Persoalan sampah bukan hanya terbatas pada material sampahnya, akan tetapi pembuangan, pengelolaan, dan pengolahan sampah terkadang menjadi masalah serius yang perlu ditangani dengan baik dan sigap. Persoalan sampah dan pengolahannya menjadi pekerjaan rumah tangga bagi setiap daerah khususnya Provinsi Gorontalo. Sebuah tantangan yang sangat besar mengatasi banyaknya sampah yang menumpuk, jika dibandingkan dengan daya konsumsi masyarakatnya yang tinggi. Sedangkan ketersediaan akses TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sampah yang sangat minim.

Berangkat dari permasalahan ini, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo melaksanakan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Melalu Program 3R (Reduce, Reuce dan Recycle) di Desa Huntu Barat  Kecamatan Bolango Selatan Kabupaten Bone Bolango  (14/3/2019) yang dihadiri oleh 100 orang peserta berasal dari seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Bone Bolango.

Hadir dalam acara tersebut sebagai pemateri adalah : Dr.Amir Halid,Msi (UNG) , Johni Tumiwa,SKM.Msi (DLH Kabupaten Bone Bolango) dan Sukriyanto Katili SIP,Msi (Camat Bolango Selatan). Dalam Sambutannya Kadis Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang diwaliki oleh Kasie Sampah dan Limbah B3 :Yuni Hagu, S.Pi mengatakan bahwa maksud dari kegiatan ini adalah untuk Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas Masyarakat Melalui Program 3R sesuai yg tercantum dalam amanat UU Nomor 32 tahun 2009 tentang PPLH dan PP 81 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga serta Perpres 97 tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategis Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga.

“Adapun yang menjadi tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah melalu i program 3R berupa peningkatan kemampuan teknis Masyarakat dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Bone Bolango serta membangun komitmen  dan peran partisipasi pemerintah dan masyarakat, dunia usaha ,LSM,dan stakeholder lainnya dlm pengelolaan sampah di Provinsi Gorontalo”, ungkap Yuni Hagu. Dalam kegiatan ini diserahan pula bantuan alat peraga komposter dan alat peraga tempat sampah terpilah kepada masyarakat Kecamatan Bolango Selatan Kabupaten Bone Bolango

Sosialisasi 03

Diperoleh informasi awal, bahwa kegiatan yang sama akang diselenggarakan juga di Kabupaten Pohuwato dengan jumlah peserta yang sama. Yang menjadi Target se-Provinsi Gorontalo adalah ASN yg bekerja di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan ,Dinas PU Provinsi Gorontalo dan Pemda Kota dan Kabupaten sebanyak 50 orang unsur Masyarakat, dunia usaha ,LSM dan stakeholder sebanyak 600 orang.

Dipublikasikan pada Kabupaten Bone Bolango
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo