>

GORONTALO - Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Balai Pengujian Material Jalan dan Bangunan (BPMJB) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo saat ini tengah dalam proses akreditasi.

BPMJB terus melakukan terobosan untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan masyarakat di Provinsi Gorontalo.

Salah satu yang dihadapi adalah adaptasi perkembangan Industri 4.0. Untuk itu  BPMJB bekerja sama dengan CV Daep IT, tengah menyiapkan peluncuran aplikasi pelayanan berbasis website, untuk mempermudah masyarakat dalam hal pelayanan pengujian material jalan dan bangunan.

Kepala BPMJB, Zulkarnain Daniel mengatakan mereka membuat aplikasi Website untuk mempermudah pelayanan permohonan pengujian material jalan dan bangunan dan untuk menghadapi industri 4.0.

“Menghadapi industri 4.0 kami sedang mengembangkan aplikasi yang memudahkan jangkauan pengguna jasa pengujian material jalan dan bangunan,” kata Zulkarnain Daniel, Senin (14/10/2019).

Selain itu Zulkarnain Daniel juga menambahkan aplikasi tersebut akan menampilkan menu informasi BPMJB dan apa saja yang akan diujikan pada pelayanan laboratorium tersebut.

“Di website itu kita akan informasikan semua tentang Laboratorium dinas PUPR Provinsi Gorontalo baik itu parameter uji, waktu pelaksaan dan satuan biaya yang akan di bebankan ke pemohon” ujar Zulkarnain Daniel.

Sementara itu Kepala Seksi Uji Meterial Jalan dan Bangunan, Nugraha Oktofelly Dewaputu juga menjelaskan bahwa ide awal dari aplikasi ini agar mempercepat arus komunikasi antara pemohon dan petugas UPTD.

“Rata-rata masyarakat sudah memakai smartphone, jadi saat sosialisasi aplikasi ini diharapkan sudah lebih gampang untuk digunakan, meski masih ada pembenahan dalam aplikasi tersebut namun kita akan upayakan secepatnya selesai sebelum diluncurkan pada Hari Bakti PU” jelas Nugraha Dewaputu.

Nugraha Dewaputu juga menambahkan adanya aplikasi tersebut dapat mempermudah pengaturan dan penyimpanan file  administrasi dalam pengujian material jalan dan bangunan.

“Nantinya file pengujian sampai dengan hasil pengujian kita aman dan tertata rapi. Dan BPMJB siap kapan saja saat dibutuhkan, baik itu perusahaan maupun perseorangan, apalagi kami dalam proses akreditasi,” tutup Nugraha Dewaputu

 

Pewarta  : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

PAGUYAMAN PANTAI -  Menindaklanjuti laporan Pemerintah Kabupaten Boalemo terkait rusaknya jalan Molombulahe-Bubaa akibat longsor dan laporan masyarakat tentang kerusakan plat duikker di jalan Bongo Nol-Wonosari, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo Abdul Fandit Ahmad bergerak cepat melakukan perbaikan.

Bidang Bina Marga langsung membuat perencanaan dan melakukan perbaikan terhadap ruas jalan provinsi Molombulahe-Bubaa dan plat duikker yang mengalami kerusakan tersebut.

“Kami telah melakukan survei dan membuat perencaan perbaikan terhadap laporan Bupati Boalemo ke Gubernur terkait kerusakan ruas jalan Molombulahe-Bubaa dan plat duiker. Kami sudah lakukan monitoring proses pengerjaannya,” kata Abdul Fandit Ahmad, Selasa (8/10/2019).

Dari monitoring ruas jalan Molombulahe-Bubaa, yang sedang diperbaiki waktu lalu saat ini penanganan sudah mencapai 100 persen sedangkan untuk Plat Duikker penanganannya sudah mencapai 95 persen.

“Alhamdulillah, pekerjaan penanganan jalan Molombulahe-Bubaa sudah mencapai 100 persen, sedangkan pemeliharaan plat duiker mencapai 95 persen, beberapa hari ke depan bisa selesai 100 persen,” ungkap Abdul Fandit

Kepala Bidang Bina Marga ini menambahkan bahwa pekerjaan penanganan tersebut merupakan pemeliharaan rutin yang dilakukan oleh Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, dengan menggunakan anggaran APBD tahun 2019.

“Jalan Molombulahe-Bubaa ini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat kecamatan Paguyaman Pantai untuk menggerakkan roda perekonomian,” tutup Fandit

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

WANGGARASI -  Pembangunan ruas jalan provinsi di Kabupaten Pohuwato terus dikebut agar dapat segera dinikmati masyarakat.

Salah satu jalan prioritas yang dalam proses penyelesaian adalah ruas jalan yang menghubungkan Taluditi dan Wanggarasi di Kecamatan Wanggarasi. Proyek jalan ini saat sedang dalam tahap penyelesaian oleh kontraktor.

Abdul Fandit Ahmad, Kepala Bidang Bina Marga yang turun melakukan monitoring bersama sejumlah staf Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo menyatakan proses penyelesaian jalan ini sedang dikebut agar bisa segera dinikmati masyarakat.

“Kami sudah melakukan pengawasan pekerjaan kebinamargaan dan memastikan kualitas bagus, tepat waktu,” kata Abdul Fandit Ahmad, usai melakukan monitoring pekerjaan ruas jalan provinsi Taluditi-Wanggarasi di Kecamatan Wanggarasi, Kabupaten Pohuwato, Rabu (10/10/2019)

Pembangunan jalan Taluditi-Wanggarasi yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) ini menyerap anggaran Rp16,471 miliar, dengan panjang 15 kilometer dengan efektif 6,5 kilometer dan lebar 5 meter.

“Alhamdulillah pembangunan jalan Taluditi-Wanggarasi saat ini sudah mencapai 97 persen, tinggal pekerjaan bahu jalan dan pembuatan marka jalan atau finishing saja” jelas Abdul Fandit Ahmad.

Ia menambahkan pembangunan jalan tersebut merupakan implementasi dari program Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo yaitu pembangunan infrastruktur yang merata hingga ke pelosok Provinsi Gorontalo.

Sementara itu Perwira S Pongkapadang, Sekretaris Desa Bohusami Kecamatan Wanggarasi sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Gubernur Gorontalo, dengan adanya pembangunan jalan yang melintasi desanya.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo, yang membangun jalan ini sehingga akses masyarakat ke ibu kota kabupaten sudah lancer,” tuturnya

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

BOALEMO – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo terus memastikan layanan infrastruktur jalan terus ditingkatkan, termasuk di daerah pinggiran yang jauh dari ibu kota provinsi.

Pemerataan layanan infrastruktur hingga ke pelosok ini merupakan perwujudan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo.

Salah satunya adalah pembangunan ruas jalan Tangkobu-Pentadu di Kabupaten Boalemo.

 

Bahkan Kepala Bidang Bina Marga PUPR Provinsi Gorontalo, Abdul Fandit Ahmad sudah melakukan peninjauan dan pengawasan di beberapa pekerjaan peningkatan ruas jalan provinsi di daerah ini pada pertengahan September 2019 lalu.

“Pada Rabu (18/09/2019) kami sudah melakukan monitoring pekerjaan ruas jalan yang berada di Boalemo,” kata Abdul Fandit, Sabtu (5/11/2019).

Menurut Abdul Fandit pekerjaan Pembangunan Jalan Tangkobu-Pentadu yang Martual Check 0 persen (MC0) atau titik awal pekerjaannya yang dimulai dari Desa Bubaa dan ujungnya di desa Lito Kecamatan Paguyaman Pantai.

“Semoga pembangunan jalan ini daapt dimanfaatkan masyarakat, mendukung pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat” ujar Abdul Fandit Ahmad.

Kepala Bidang Bina Marga ini berharap pembangunan jalan yang menggunakan anggaran APBD pada Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, sebesar Rp7,027 miliar ini bisa bermanfaat, serta bisa menggerakkan pertumbuhan ekonomi di kecamatan Paguyaman Pantai.

“Kami selalu optimistis pembangunan jalan yang panjangnya 3180 meter ini bisa meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat. Karena pemerataan pembangunan infrastruktur yang merata hingga ke pelosok-pelosok merupakan wujud visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo” papar Abdul Fandit Ahmad

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Kabupaten Boalemo

 

LIMBOTO – Untuk mewujudkan keinginan petani Kabupaten Gorontalo, Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), melaksanakan sejumlah pembangunan jalan yang menunjang kegiatan usaha pertanian.

Pembangunan jalan yang berada di Kabupaten Gorontalo tersebut sebanyak 7 ruas, yang tersebar di beberapa desa yakni Desa Bongomeme, Botumoputi, Pangadaa, Barakati, Ulapato A, Ulapato B dan Diloniyohu.

Ketujuh ruas jalan tersebut memiliki ukuran panjang dan lebar jalan yang bervariasi, sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan ketersedian anggaran yang ada pada Dinas PUPR Provinsi Gorontalo.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, Yuliana Rivai menuturkan, tujuan pembangunan jalan usaha tani selain untuk mewujudkan keinginan petani juga untuk mempermudah mengangkut hasil pertanian dan meningkatkan hasil pertanian.

“Pembangunan jalan usaha tani ini, memang merupakan aspirasi dari masyarakat khususnya para petani. Tujuan utamanya adalah untuk memfasilitasi transportasi pada kawasan pertanian, serta memperlancar mobilitas alat dan mesin pertanian, pengangkutan sarana produksi untuk menuju lahan pertanian, dan mengangkut hasil produksi pertanian dari lahan menuju tempat penyimpanan, tempat pengolahan atau pasar,”kata Yuliana Rivai, Kamis (3/10/2019).

Untuk anggaran pembangunannya, Yuliana menjelaskan bahwa sumbernya berasal dari APBD dan APBD-P tahun 2019 yang ada pada Dinas PUPR Provinsi Gorontalo.

“Anggarannya itu bersumber dari APBD dan APBD-P tahun 2019 yang ada pada Dinas PUPR, selain itu ada juga salah satu ruas jalan usaha tani yang pekerjaannya kita swakelolakan dengan TNI,” ungkap Yuliana.

Dengan adanya pembangunan sejumlah ruas jalan usaha tani di Kabupaten Gorontalo, Kabid Cipta Karya itu berharap dapat bermanfaat untuk masyarakat petani.

“Semoga pembangunan jalan pertanian ini memberi manfaat khususnya bagi para petani, karena pembangunan infrastruktur yang merata hingga ke pelosok merupakan salah satu dari program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo.” tuturnya.

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

 

GORONATLO – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo menggelar Lomba Kelompok Pengelola Sarana Pengelolaan Air Minum (KP-SPAM) atau Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Tingkat Provinsi Gorontalo.

Lomba KP-SPAM tahun ini diikuti oleh 15 kelompok dari 5 kabupaten yang ada di Provinsi Gorontalo, masing-masing kabupaten diwakili oleh tiga kelompok utusan terbaiknya dari kabupaten tersebut.

Untuk melakukan penilaian terhadap kelompok peserta lomba KP-SPAM yang ada Provinsi Gorontalo. Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Provinsi Gorontalo yang merupakan salah satu tim penilai, melakukan penilaian ke salah satu KP-SPAM yang berada di desa Olibu’u Kecamatan Paguyaman Pantai Kabupaten Boalemo, Kamis (26/09/2019).

Kabid Cipta Karya Yuliana Rivai selaku ketua Provincial Project Management Unit (PPMU) Provinsi Gorontalo mengatakan, ada beberapa aspek yang menjadi penilaian khusus dalam lomba KP-SPAM tingkat provinsi yang kali kedua diadakan di Provinsi Gorontalo tersebut.

“Tujuan lomba ini untuk menilai sejauh mana kinerja dari KP-SPAM pada tiap kabupaten, kriterian penilaiannya ada beberapa aspek diantaranya : administrasi, peningkatan cakupan layanan, sarana dan prasarana,” tutur Yuliana di sela-sela penilaian.

Yuliana juga menjelaskan bahwa tujuan dari lomba tersebut adalah untuk memotivasi KP-SPAM yang ada di setiap desa-desa agar lebih meningkatkan pelayanan sanitasi dan air bersih untuk masyarakat. Contohnya seperti KP-SPAM yang belum 100 persen pelayanannya akan lebih termotivasi dengan adanya lomba ini.

Kepala Bidang Cipta Karya itu berharap dengan adanya hadiah untuk juara pertama senilai 20 juta rupiah plus piala bergilir, juara kedua 15 juta dan juara ketiga bonusnya sebesar 10 juta rupiah itu, akan lebih menambah motivasi dalam pengelolaan dan pelayanan sanitasi air bersih kepada masyarakat.

“Dengan adanyan bonus puluhan juta rupiah yang nantinya akan kami berikan, bisa menambah motivasi serta dapat meningkatkan pengelolaan KP-SPAM dalam pelayanan sanitasi dan air bersih kepada masyarakat. Bahkan jika disetujui oleh pimpinan nanti, kami akan berikan hadiah utamanya umroh gratis untuk pemenang pertama,”tutupnya.

 

pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

MANANGGU – Untuk mengantisipasi terjadinya banjir di musim hujan nanti, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo membangun pengaman badan sungai di Desa Tabulo, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo.

“Pekerjaan yang berada di Desa Tabulo itu dilaksanakan sebagai penanggulangan banjir, karena lokasi tersebut di saat musim hujan sangat berpotensi banjir yang sering mengancam lahan-lahan pertanian masyarakat,” kata Kepala Bidang Sumber Daya Air Romen S. Lantu, Rabu (25/9/2019).

Mantan Kadis PUPR kabupaten Pohuwato itu menjelaskan, selain akan memperbaiki badan sungai tersebut, mereka juga akan menormalisasi sungai tersebut dan akan membangun beronjong.

“Badan sungai yang ada di Tabulo itu kita akan perbaiki, kemudian kita akan lakukan normalisasi sungainya dengan cara mengangkat sedimen dan bibir sungainya. Kita akan pasang beronjong karena kalau tidak diamankan dengan beronjong maka talang yang berada pada saluran tersebut akan runtuh,” jelas Romen.

Pembangunan pengaman badan sungai dan tebing yang dilaksanakan oleh Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Provinsi Gorontalo tersebut meliputi; pembangunan beronjong dengan tinggi 3,5 meter dan panjangnya 30 meter serta talut pasangan batu dengan tinggi 7 meter.

Pekerjaan pembangunan pengaman badan sungai yang dilaksanakan oleh CV. Oro Jayanto tersebut menggunakan anggaran APBD tahun 2019 sebesar Rp1,5 miliar.

Romen berharap pembangunan pengaman badan sungai tersebut bisa selesai tepat waktu, tepat mutu dan tepat kualitas, sehingga bisa bermanfaat untuk masyarakat khususnya para petani yang berada di Kecamatan Mananggu.

 

Pewarta : PPID - PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Hibah tanah yang akan digunakan untuk pembangunan kantor Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Gorontalo akan segera diserahkan.

Hal tersebut terungkap pada rapat persiapan Serah Terima Hibah Lahan pembangunan Kantor Pengadilan PTTUN Gorontalo, di Kantor Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, Rabu (25/9/2019).

Menurut Kepala Bidang Tata Ruang dan Pertanahan Dinas PUPR Provinsi Gorontalo Sultan Kalupe, Pemprov Gorontalo akan segera menyerahkan hibah lahan untuk pembangunan PTTUN Gorontalo yang lokasinya berada di kompleks perkantoran City Center.

“Rencananya pada tahun 2019 ini kita akan menghibahkan lahan untuk pembangunan PTTUN Gorontalo tersebut, yang luasnya kurang lebih 5000 meter persegi,” kata Sultan saat diwawancarai usai rapat.

Sultan juga mengungkapkan, untuk pembangunan fisiknya akan dilaksanakan pada tahun 2020, sedangkan untuk anggaran pembangunannya sudah di anggarkan oleh PTTUN Makassar.

“Untuk pembangunan gedungnya akan dilaksanakan pada tahun 2020, mereka juga sudah anggarkan melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) PTTUN Makassar,“ ujar Sultan.

Ditempat yang sama, Sekretaris PTTUN Makassar Mardius Septiandi menjelaskan, bahwa rapat tersebut sebagai langkah awal dari persiapan penyerahan hibah lahan untuk pembangunan kantor PTTUN Gorontalo yang dilaksanakan di Kota Makassar Provinsi Sulewesi Selatan.

“Sebenarnya rencana serah terima hibah tanah untuk PTTUN Gorontalo sesuai kesepakatannya, akan dilaksanakan di PTTUN Makassar dan kita juga masih akan menunggu kasiapan atau agenda dari Bapak Gubernur,” tutur Mardius.

Selain membahas kesiapan serah terima hibah lahan, Sekretaris PTTUN Makasar itu juga menambahkan kalau rapat tersebut juga membahas sejumlah kelengkapan administrasi

“Mengenai administrasi tadi juga sudah kita diskusikan, Alhamdulillah administrasinya sudah oke. Tinggal memperbaiki penulisan seperti nama dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Rapat peersiapan tersebut turut dihadiri oleh Asisten II Setda Provinsi Gorontalo Sutan Rusdi, Kepala Seksi Pertanahan Dians PUPR Marlina F. Laisa, dan sejumlah staf PTTUN Makassar.

 

Pewarta : ppid PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

 

GORONTALO – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiharto, yang didampingi Kepala Bidang Tata Ruang Sultan Kalupe melakukan peninjauan dan monitoring terhadap pekerjaan Pembangunan Taman “City Center” yang berada di Kelurahan Tamalate Kecamatan, Kota Timur Kota Gorontalo, Senin (23/9/2019)

Peninjauan serta monitoring pembangunan merupakan rutinas untuk memastikan proses pekerjaan berjalan lancar dan memberikan solusi jika menemukan kendala di lapangan.

“Peninjauan dan monitoring pembangunan penataan taman city center yang berada di ruas jalan kantor Gubernur ini merupakan tugas rutin agar proses pekerjaan diketahui progesnya,” kata Handoyo Sugiharto.

Pembangunan Taman City Center yang luasnya 686 meter persegi ini berada di ruas jalan perkantoran gubernur, taman ini akan menjadi ikon baru di ibu kota provinsi yang menjadi kebanggaan masyarakat. Taman ini akan menyuguhkan estetika dan harmoni penataan perkantoran Provinsi Gorontalo.

“Pembangunan ini dilakukan untuk memperindah pusat perkantoran provinsi atau City Center. Selain itu taman ini juga kita tata, hingga menjadi taman yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk beristirahat atau menikmati suasana perkantoran,” ujar Handoyo Sugiharto.

Kepala Bidang Tata Ruang dan Pertanahan, Sultan Kalupe, menambahkan pembangunan taman city center yang dilaksanakan oleh CV Wahana Arta Global dengan menggunakan anggaran APBD tahun 2019 sebesar Rp199 juta, akan selesai lebih awal, yaitu hanya 40 hari kerja dari waktu maksimal pekerjaan yaitu 60 hari.

“Sebenarnya pekerjaan ini baru saja dimulai, karena kontraknya baru saja ditandatanggani pelaksana pada 7 hari yang lalu. Dengan hasil yang ada sekarang ini, saya optimis kalau pelaksanaan pembangunan taman ini dapat diselesaikan sebelum 60 hari kerja, dari kontrak yang telah ditandatangani,” papar Sultan Kalupe.

 

Pewarta : Yudi- Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO  - Pemerintah Provinsi Gorontalo terus melakukan pengawasan pekerjaan infrastruktur agar layanan bidang ini terus meningkat dan dinikmati masyarakat. Salah satu yang dilakukan adalah pengawasan pekerjaan ruas akses perkantoran Gubernur di Kelurahan Botu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Selasa (17/09/2019)

Minitoring ini dilakukan oleh Kepala Bidang Bina Marga, Abdul Fandit Ahmad dan sejumlah staf Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo

Menurut Abdul Fandit Ahmad, peninjauan pekerjaan yang MC0-nya dari Monumen Langga dan berakhir di pintu gerbang kantor Gubernur Gorontalo itu merupakan rutinitas dari Bidang Bina Marga.

“Peninjauan ini merupakan pengawasan berkala, terhadap pekerjaan kebinamargaan yang kali ini ada di Kota Gorontalo,” kata Abdul Fandit Ahmad.

Pekerjaan peningkatan ruas jalan perkantoran Botu yang saat ini dalam proses pengerjaan dengan menggunakan anggaran APBD pada Dinas PUPR Provinsi Gorontalo sebesar Rp7,044 miliar, untuk 100 meter awalnya atau dari MC0 akan dibangun sistem drainase, taman dan pedestrian yang indah.

“Jalan ini akan diaspal sepanjang 3,2 kilometer, karena keterbatasan anggaran untuk tahun ini baru 100 meter saja yang pekerjaannya akan menggunakan desain yang mempunyai taman di kiri dan kanan jalan, kemudian ada pedestrian dan saluran” jelas Abdul Fandit Ahmad.

Dari hasil pengawasan tersebut, Abdul Fandit mengungkapkan pekerjaan yang dilaksanakan oleh Kontraktor sudah bagus, akan tetapi masih ada beberapa bagian yang harus segera diperbaiki, agar bisa menghasilkan suatu perkerjaan yang bermutu dan berkualitas.

“Semua sudah berkerja sesuai spesifikasi dan sesuai desain gambar, meski masih ada beberapa bagian pekerjaan yang diakui langsung oleh penyedia jasa belum optimal,” ungkap Abdul Fandit

Herman Muhidin, Direktur Wilayah Sulawesi PT Bahtera Kaltim, kontraktor pelaksana menjelaskan pihaknya terus berusaha semaksimal mungkin dan berkoordinasi dengan pihak laboratorium Dinas PUPR Provinsi Gorontalo

“Jika ada kekurang dalam pekerjaan, kami akan segera membenahinya dan akan terus berusaha dengan semaksimal mungkin. Bukan hanya itu, kami juga akan berkoordinasi dengan pihak lab Dinas PUPR untuk pengujian material agar bisa menghasilkan jalan yang bermutu dan berkualitas,” tutur Herman Muhidin.

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Halaman 1 dari 8
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo