>

KOTA GORONTALO, Humas – Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Gorontalo Firdaus Dewilmar diusulkan untuk menerima pulanga atau Gelar Adat Gorontalo. Selain karena prestasinya dalam hal penegakan hukum, Firdaus yang mempersunting Putri Gorontalo dinilai layak menerima gelar adat tersebut.

“Kemarin beberapa pimpinan OPD dan Pemangku Adat mengusulkan memberikan gelar adat kepada beliau seperti yang kita berikan kepada Bapak Kapolda yang mampu menjaga keamanan dan penegakan hukum. Apalagi beliau mempersunting putri Gorontalo masih keturunan kerajaan Gorontalo dulu, marga Biya sehingga wajar untuk diberikan pulanga,” ungkap Rusli saat memberikan sambutan pada Malam Pengantar Tugas Kajati Gorontalo bertempat di Rumah Jabatan Gubernur, Senin (8/7/2019).

Rencana tersebut sedang dimatangkan oleh pemangku adat dari lima negeri adat atau u duluwo limo lo pohalaa. Jika tidak ada aral melintang, pemangku adat akan bertandang ke kantor Firdaus yang kini menjabat sebagai Kajati Sulawesi Selatan.

Gubernur Rusli juga berharap Firdaus bisa meraih promosi jabatan yang lebih tinggi di masa depan. Selain memiliki latar belakang keluarga Adhiyaksa, Firdaus dinilai punya kapasitas yang mumpuni untuk meraih jabatan Jaksa Agung Muda di Kejaksaan Agung.

“Dulu ada Pak Bambang Waluyo dan Pak Nur Rohmat pernah jadi Kajati di sini, dua-duanya jadi JAM. Apalagi beliau mempersunting putri Gorontalo. Insyaallah kita doakan karier beliau naik-naik terus,” harap Rusli.

Firdaus Dewilmar menghabiskan masa tugas tiga tahun satu bulan di Gorontalo sebagai Wakajati dan Kajati. Posisinya digantikan oleh Jaja Subagja yang sebelumnya menjabat Wakajati Jawa Tengah.

Pewarta: Isam

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

GORONTALO – Belasan warga dari Desa Lopo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo mendatangi rumah dinas gubernur, Senin (8/7/2019). Mereka sengaja diundang Gubernur Rusli Habibie terkait dugaan pungutan liar terhadap penerima bantuan ternak.

Isu ini sudah beberapa hari beredar di tengah warga setempat, hingga akhirnya tembus ke teliga gubernur. 10 kelompok tani yang nyaris menjadi korban pungli dikumpulkan di rumah dinas hari itu juga.

Sebelum pertemuan, mereka dijamu makan siang. Satu persatu diminta untuk menjelaskan kronologi peristiwa dugaan pungli yang mereka alami.

“Sudah berulang kali saya sampaikan di radio, saat tatap muka, semua program Pemerintah Provinsi tidak ada yang bayar. Bibit jagung, ternak, listrik, mahyani atau rumah layak huni, semuanya tidak ada bayar-bayar,” kaat Rusli Habibie di depan meja makan bersama warga Batudaa Pantai.

Ketidakpahaman warga tentang tata cara penerimaan bantuan dimanfaatkan oleh berbagai pihak di tingkat masyarakat itu sendiri. Modusnya bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah-satunya dengan mengaku orang dekat gubernur.

Setiap kelompok dimintai uang Rp500.000 hingga terkumpul uang Rp5.000.000. Beruntung uang yang terkumpul di kepala dusun belum sempat diberikan kepada oknum yang menjanjikan bantuan sapi.

 “Ini bantuan diperuntukkan untuk masyarakat yang tidak mampu. Jadi kalau kalian berhak menerima pasti menerima, tidak berhak ya tidak menerima. Uang yang terkumpul ada? Kasih kembali ke masing-masing orang sekarang juga,” kata Rusli habibie kepada Kepala Dusun yang menjadi perantara.

Kepala Dinas Pertanian, Muljadi D Mario turut hadir mendampingi gubernur diminta memberikan sosialisasi dan pembinaan kepada warga terkait dengan mekanisme penerimaan bantuan.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo akan memberi bantuan logistik kepada Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia – Papua New Guinea dari Batalion 713/Satyatama.

“Kami akan memberikan bantuan yang akan digunakan selama dalam perjalanan,” kata Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat memberikan arahan kepada personil Satgas Pamtas di Markas Batalion 713/Satyatama, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Senin (8/7/2019).

Dalam arahannya Rusli Habibie berpesan kepada Satgas Pamtas untuk selalu menjaga kekompakan, bersemangat dan bersinergi dalam menjalan tugas negara.

Rusli Habibie juga mengungkapkan rasa bangganya kepada prajurit TNI yang dengan gagah berani membela, menjaga, dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Di lengan kanan kalian ada bendera Merah Putih. Itu adalah tekad untuk setia kepada Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika,” kata Rusli Habibie.

Lebih lanjut Rusli berharap seluruh prajurit Batalion 713/Satyatama menjadi garda terdepan dalam memerangi kemiskinan, kebodohan, minuman keras, narkoba, dan pelecehan seksual.

Menurutnya, selama ini prajurit TNI telah banyak membantu terlaksananya berbagai program pemerintah dalam memajukan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 “Prajurit TNI harus jadi contoh dan teladan dalam memerangi musuh kita bersama, yakni kemiskinan, kebodohan, miras, narkoba, pelecehan seksual,” tandas Rusli.

Sebanyak 450 personil dari Batalion 713/Satyatama akan melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI – PNG selama 9 bulan. Dijadwalkan pemberangkatan akan dilaksanakan pada minggu ke-3 bulan Juli 2019 dengan menggunakan kapal laut.

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

Gorontalo - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Gorontalo terus mendorong penguatan Industri Kecil Menengah (IKM) di daerah. Salah satunya melalui pendampingan dan pembinaan yang dilakukan oleh Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPP) Sweet Media di Kabupaten Boalemo, pekan lalu.

Pendampingan yang menyasar lebih kurang 20 IKM itu difokuskan pada peningkatan nilai manajemen usaha dan pengemasan produk. Salah satunya dengan mengolah jagung menjadi tepung.

“Ibu Idah Syahidah (Ketua Dekranasda) minta kami dari Sweet Media untuk meningkatkan kapasitas IKM. Sebarnya ada beberapa hal penguatannya, namun yang utama menyangkut peningkatan produk di desa dalam hal ini jagung,” jelas Direktur Sweet Media, Van Sweet Pulubuhu, Minggu (7/7/2019).

Lebih lanjut Van menjelaskan, produk jagung selama ini menjadi komoditi yang melimpah namun belum diolah menjadi produk yang bernilai tinggi. Jagung oleh sebagian warga masih dijual mentah dengan harga yang relatif rendah.

“Padahal jagung ini bisa kita olah menjadi tepung, popcorn, kue dan lain sebagainya. Ini yang terus kami dorong kepada ibu-ibu IKM di desa,” imbuhnya.

Untuk peningkatan IKM di Gorontalo sejauh ini dilakukan secara bersinergis dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan National Support for Local Investment Climates (NSLIC) selaku lembaga international yang dibiayai oleh Kanada.

Van Sweet bersama sejumlah pengurus beberapa kali diundang ke Jakarta untuk mengikuti Training of Trainner (TOT) bagi LPP. Biayanya ditanggung oleh Idah Syahidah yang juga sebagai istri Gubernur Gorontalo itu. Harapannya akan terus terjadi transfer pengetahuan dan pengalaman untuk pelaku IKM Gorontalo.

 

 

Pewarta : Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bapppeda) menggandeng Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk pemberdayaan warga di pesisir Danau Limboto. Kerjasama itu merupakan upaya penyelamat danau yang semakin kritis.

Kerjasama fokus pada tiga hal yakni integrasi tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB/SDGs) dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), penguatan kapasitas aparatur desa serta kerjasama ekonomi dan pengelolaan lingkungan antar daerah.

“Ketiga aspek kerjasama itu diharapkan dapat mendorong pemberdayaan warga pesisir danau. Pemberdayaan ini pada gilirannya akan menyelamatkan danau dari pendangkalan,” terang Kepala Bapppeda Budiyanto Sidiki, Minggu (7/7/2019).

Untuk menseriusi kerjasama tersebut, Regional Development Policy Advisor JICA untuk wilayah Sulawesi, Shintani Naouyuki beserta tim akan kembali berkunjung ke Gorontalo 11 Juli mendatang. Salah satu langkah konkrit yang segera dilaksanakan yaitu kolaborasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat desa yang berada di pesisir Danau Limboto.

“Kita ingin program ini digerakkan melalui perencanaan desa dan pemberdayaan masyarakat sampai dengan mendorong kerjasama antar desa/kabupaten untuk pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” sambungnya.

Selain isu lingkungan, kerjasama juga menyasar program pendidikan, kesehatan, pariwisata dan penanggulangan bencana. Pada prosesnya, JICA akan mengirimkan 10 orang tenaga ahli muda Japan Overseas Cooperation Volunteers (JOCV) di Gorontalo sesuai dengan tematik isu yang dikerjasamakan.

Kondisi danau Limboto saat ini termasuk satu dari 15 danau kritis di Indonesia. Luas danau Limboto berkurang 4.304 Hektar (62,6 persen) atau rata –rata susut luas danau mencapai 66 hektar pertahun. Diprediksi danau ini akan lenyap 37 tahun kemudian yakni pada tahun 2044 bila tidak dilakukan upaya-upaya penyelamatan.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

LIMBOTO – Kafilah Provinsi Gorontalo merampungkan tugasnya pada Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke XXV di Pontianak, Kalimantan Barat. Partisipasi mereka berhasil mempersembahkan juara II untuk cabang hafalan 100 hadits beserta sanadnya untuk kategori putra.

Kepulangan mereka disambut oleh Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidiki di Bandara Djalaluddin, Minggu (7/7/2019).

 “Mewakili Pemerintah Provinsi Gorontalo dan juga selaku Ketua LPTQ Provinsi Gorontalo, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah, lebih khusus kepada ananda Rafli atas torehan prestasi ini,” kata Budiyanto Sidiki .

Kepala Bapppeda Provinsi Gorontalo itu berharap prestasi ini bisa menambah semangat para kafilah, pengurus LPTQ dan pemerintah daerah untuk meningkatkan prestasi di tahun yang akan datang. Terlebih lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional tahun depan akan kembali digelar.

“Terimakasih kepada peserta, official dan semua pihak yang sudah ikut terlibat. Semoga ini menjadi langkah awal kita dalam melakukan pembinaan tilawatil quran yang lebih baik,” imbuhnya.

Sementara itu, koordinator kafilah STQ Yasser Arafat Dama menyebut prestasi yang diraih Muhamad Rafli tahun ini terbilang sangat baik. Mengingat hafalan 100 hadits beserta sanadnya merupakan cabang lomba yang cukup bergengsi.

“Persaingan antar peserta sangat ketat. Perolehan nilai antara terbaik I dan terbaik II hanya terpaut 0,25 poin. Adapun terbaik I dari Provinsi Aceh, meraih nilai 98,67. Terbaik II dari Provinsi Gorontalo berhasil memperoleh nilai 98,42,” terang Yasser.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

LIMBOTO - Muhamad Rafli salah satu kafilah Gorontalo di ajang Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional sedang berbahagia. Ia tidak menyangka prestasinya menjadi Juara II cabang hafalan 100 hadits beserta sanadnya pada STQ ke XXV di Kalimantan Barat berbuah hadiah umroh.

Hal itu sebagaimana disampaikan Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidiki saat menerima kepulangan kafilah di Bandara Djalaluddin, Minggu (7/7/2019).

 “Saya sudah melaporkan ke Bapak Gubernur prestasi anakda Rafli ini. Beliau mengucapkan selamat dan terima kasih kepada semua kafilah yang sudah membuat harum nama Gorontalo. Sebagai ganjarannya, anakda Rafli diberi Pak Gubernur bonus umroh,” terang Budi.

Bonus umroh diharapkan bisa memotivasi kafilah lain untuk berprestasi. Ia berharap agar pembinaan tilawatil quran bisa dilakukan terus menerus secara berjenjang di tiap daerah. Terlebih, pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional akan digelar tahun 2020 nanti.

Sementara itu, Muhamad Rafli menyambut gembira bonus tersebut. Ia berterima kasih sekaligus tidak menyangka apa yang diraihnya mendapat ganjaran bumroh dari pemerintah daerah.

“Alhamdulillah saya senang mendengar kabar ini. Tidak lupa saya ingin mengucapkan terima kasih kepada bapak gubernur atas hadiahnya dan kepada official yang sudah membina saya hingga meraih prestasi,” ucapnya.

Muhamad Rafli berhasil meraih terbaik II cabang hafalan hadits golongan 100 hadits beserta sanadnya. Ia hanya kalah 0,25 poin dari kafilah Aceh yang mengumpulman nilai 98,67. Prestasi ini cukup membanggakan sebab cabang hafalan 100 hadits termasuk kategori yang bergengsi di ajang STQ.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

GORONTALO – Penyelamatan Danau Limboto dijadikan sebagai salah satu fokus kerjasama riset pengembangan Geopark Gorontalo bersama The Research Institute for Humanity and Nature (RIHN) Kyoto Jepang.

Menurut Kepala Bapppeda Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidiki, Sabtu (6/7/2019), Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui bidang Litbang Bapppeda Provinsi Gorontalo telah melaksanakan beberapa kali pertemuan dengan Masayuki Sakakibara (RIHN) terkait kerjasama dalam riset untuk mengusulkan potensi geopark Gorontalo menjadi Nasional Geopark bahkan menjadi Global Geopark.

”Geopark secara umum dapat didefinisikan sebagai sebuah konsep manajemen pengembangan kawasan berkelanjutan yang menyerasikan keragaman geologi, hayati, dan budaya melalui prinsip konservasi, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan secara holistik,” kata Budiyanto Sidiki.

Lebih lanjut Budiyanto Sidiki menguraikan, berdasarkan data tataan tektonik Indonesia oleh pakar geologi indonesia, Gorontalo harus mewaspadai ancaman bahaya gempa bumi dan tsunami, sebagai daerah yang rawan bencana, Gorontalo dikepung 4 patahan yang sewaktu-waktu bisa menimbulkan gempa bumi dan tsunami.
Posisi Gorontalo ini unik, karena di daerah ini terdapat ancaman gempa dari 4 sisi, yaitu sesar di laut sebelah utara, sesar yang memotong daratan Gorontalo, serta sesar di sebelah selatan dan timur. Berdasarkan data ini salah satu sesar yang melintasi dataran gorontalo berada tepat membelah danau Limboto.

Lebih jauh Budiyanto mengungkapkan, data dari salah satu ahli geologi Jepang yaitu Masayuki Sakakibara, potensi bencana ini ditandai dengan adanya potensi sumber air panas di daerah pentadio dimana lazimnya sumber air panas berada di daerah yang memiliki gunung berapi/potensi vulkanik.

 “Untuk itu perlu adanya riset lebih dalam mengenai potensi kebencanaan akibat adanya sesar yang melintasi wilayah gorontalo khususnya danau limboto,” urai Budiyanto Sidiki.

Data yang diperoleh dari bidang Litbang Bapppeda Provinsi Gorontalo, Danau Limboto merupakan salah satu aset sumber daya geologi milik Provinsi Gorontalo yang berperan sebagai pencegah banjir, tempat penyimpanan air, sumber air pengairan, lahan perikanan, habitat berbagai fauna dan flora, tempat olah raga air (dayung), dan obyek wisata.

Secara geologi, danau ini terbentuk karena tektonik yang sangat aktif pada lengan utara Sulawesi khususnya dan tektonik pulau Sulawesi umumnya. Danau Limboto, merupakan cekungan rendah atau laguna, yang merupakan muara sungai-sungai yang ada di gorontalo.

Kondisi saat ini, danau limboto sudah sangat memprihatinkan. Berdasarkan data, luas danau Limboto berkurang seluas 4.304 Hektar (62,6 persen) atau rata –rata susut luas danau mencapai 66 hektar pertahun. Dan ada kemungkinan danau ini akan lenyap 37 tahun kemudian yakni pada tahun 2044, dan menjadi daratan bila tidak dilakukan penyelamatan atas danau ini.

Susut danau akan meningkat akibat penggunaan lahan sawah dan pemukiman menuju arah inti lembah danau sehingga kemungkinan danau ini akan lenyap lebih cepat. Ditambah lagi dengan adanya potensi gempa terhadap wilayah Gorontalo yang dapat menyebabkan tsunami danau serta kemungkinan bencana lainnya seperti likuifaksi.

“Inilah yang menjadi salah satu konsen Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk mengangkat danau limboto sebagai salah satu geosite sehingga perlu dilaksanakan riset terkait warisan geologi sebagai bagian dari potensi pengembangan geopark gorontalo yang nantinya diharapkan akan menciptakan produk geowisata yang melindungi geoheritage, membantu membangun komunitas, mengkomunikasikan dan mempromosikan warisan geologi di Indonesia,” pungkas Budiyanto Sidiki.

Pertemuan-pertemuan terkait riset ini juga telah dilakukan oleh Bappeda bekerjasa dengan RIHN beberapa waktu lalu dan juga akan melibatkan perguruan tinggi yang ada di Gorontalo seperti Universitas Negeri Gorotalo dan perguruan tinggi lainnya seperti Institut Teknologi Bandung.

 

Pewarta : Asriani - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Sabtu, 06 Juli 2019 20:25

APHTN-HAN Gelar Rakernas di Gorontalo

KOTA GORONTALO, Humas – Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Provinsi Gorontalo. Rakernas APHTN-HAN ke-4 yang dirangkaikan dengan seminar nasional dibuka oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim di Hotel Damhil Kota Gorontalo, Sabtu (6/7/2019).

“Terima kasih sudah memilih Gorontalo menjadi lokasi pelaksanaan Rakernas APHTN-HAN. Disela-sela kegiatan ini kami berharap para peserta dapat menikmati berbagai destinasi wisata dan kuliner khas Gorontalo,” kata Wagub Idris Rahim mengawali sambutannya pada kegiatan itu.

Idris mengutarakan, pelaksanaan Rakernas dan seminar nasiolan APHTN-HAN memiliki manfaat yang sangat besar khususnya bagi para pengajar dan mahasiswa di Provinsi Gorontalo. Menurutnya dengan mempelajari Hukum Tata Negara (HTN) dan Hukum Administrasi Negara (HAN), peserta seminar akan lebih memahami tugas dan fungsi setiap lembaga negara, serta hubungan antara warga negara dan pemerintah.

“Pastinya dengan kegiatan ini pengetahuan kita akan bertambah, apalagi pematerinya adalah pakar-pakar hukum nasional yang sarat dengan pengalaman,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Umum APHTN-HAN Indonesia, Mahfud MD dalam sambutannya menjelaskan bahwa dari sudut kuantitas, organisasi yang dipimpinnya itu memang kecil. APHTN-HAN tidak berada di setiap provinsi, saat ini baru terbentuk di 15 provinsi.

“Pengajar HTN itu agak langka. Di Gorontalo ada beberapa dosen HTN, tetapi di setiap perguruan tinggi tidak banyak. Walaupun kecil, tapi dari sini pernah lahir orang-orang besar dalam penegakkan HTN di Indonesia. Dulu ada Prof. Ismail Suny, beliau adalah profesor dan doktor HTN yang pertama di Indonesia,” tutur Mahfud.

Rakernas dan seminar nasional APHTN-HAN yang mengangkat tema ‘Pengisian Jabatan Kabinet Dalam Penguatan Sistem Presidensiil’ akan berlangsung selama tiga hari, 6-8 Juli 2019. Pada kegiatan pembukaan Rakernas dan seminar nasional tersebut dilakukan penandatanganan kesepakatan kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dalam bidang HTN dan HAN antara APHTN-HAN dengan empat perguruan tinggi di Gorontalo, yaitu Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Muhammadiyah Gorontalo, IAIN Sultan Amai Gorontalo, serta Universitas Gorontalo.

Pewarta : Haris

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

BOALEMO, Humas – Setelah Danau Perintis di Bone Bolango, kali ini Danau Teratai di Boalemo yang mendapat perhatian serius dari Gubernur Gorontalo. Danau yang telah dipenuhi oleh tumbuhan teratai tersebut ditinjau oleh Gubernur Gorontalo bersama para pimpinan OPD, Sabtu (06/07/2019).

“Saya dapat laporan karena sudah terlalu banyak ditumbuhi teratai jadi disini sering sekali terjadi banjir, tingkat ketinggian air juga memprihatinkan”, buka Rusli dalam kunjungannya di Danau Teratai, Desa Pontolo, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo.

Menurut Rusli, pembersihan awal danau tersebut direncanakan akan dianggarkan pada tahun ini. Sehingga danau bisa dimanfaatkan sebagai objek wisata, pengembangan ikan air tawar sekaligus mencegah banjir.

Sementara itu, menurut Kadis PUPR Provinsi Gorontalo Handoyo, langkah yang akan diambil oleh pemerintah Provinsi Gorontalo adalah memastikan status danau dan juga studi kelayakan.

“Langkah awal kita tindak lanjuti dengan mencari status danau ini. Juga akan dilakukan pembersihan danau sehingga airnya akan kelihatan lagi dan terakhir studi kelayakan, supaya kita nanti tahu tindakan strategis apa yang akan kita lakukan di danau ini”, ungkap Handoyo.

Danau Teratai memiliki luas 34,4 Ha, dengan panjang garis lingkar 2.677 meter persegi.

 

Pewarta : Gina - Humas

Editor : Isam - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Boalemo
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo