>
Minggu, 19 Mei 2019 00:00

Inilah Perbandingan Biaya Angkut Ternak Melalui Kwandang Dan Sulteng

Oleh
Beri rating
(0 suara)
Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Utara saat memastikan kelayakan sebuah kapal di Pelabuhan Kwandang. Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Utara saat memastikan kelayakan sebuah kapal di Pelabuhan Kwandang.

KWANDANG – Ada yang menarik dari pengoperasian KM Camara Nusantara 5 di Pelabuhan Kwandang, Gorontalo Utara.

Sebagai keberhasilan baru Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam meyakinkan Pemerintah Pusat melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut membuat ongkos pengiriman ternak dari Gorontalo dan sekitarnya lebih hemat.

KM Camara Nusantara 5 yang didesain sebagai kapal pengangkut ternak menjadi andalan baru para petani dan peternak Gorontalo dan sekitarnya.

Pasalnya, ongkos angkut yang ditawarkan kepada mereka sangat ringan, bahkan jauh berbeda dengan biaya yang selama ini mereka keluarkan.

“Keberadaan KM Camara Nusantara 5 ini memudahkan para pengusaha dan pedagang sapi di Gorontalo, termasuk para petani dan peternak yang akan menjual sapinya ke Kalimantan,” kata Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Sabtu (18/5/2019).

Selama ini para peternaka atau pedagang sapi mengirim ternaknya menggunakan jalur darat yang menempuh perjalanan panjang melalui Kabupaten Parigi Moutong menuju Pelabuhan Wani atau Pantoloan di Sulawesi Tengah.

Bahkan ada yang mengantarpulaukan ternaknya melalui Kabupaten Tolitoli yang juga di Sulawesi Tengah.

“Biayanya cukup mahal sekitar Rp1,2 -1,5 juta per ekor, itu pun tidak ada asuransi sehingga risiko kecelakaan atau kematian ternak tidak ada yang menanggung,” ujar Jamal Nganro.

Selain itu, para pedagang ternak ini membutuhkan waktu lebih lama dan bahkan rawan terjadi kematian dalam perjalanan akibat ternak stress akibat perjalanan darat yang jauh dan lama.

Dengan adanya KM Camara Nusantara 5 sebagai bagian dari tol laut, pengiriman ternak bisa langsung melalui pelabuhan Kwandang di Gorontalo Utara.

Kapal ini didesain sebagai angkutan ternak yang dilengkapi dengan dokter hewan dan fasilitas asuransi.

Fasilitas lain yang dapat dinikmati pedagang sapi adalah layanan kesehatan, termasuk karantina yang membuat pedagang sapi lebih yakin dengan kesehatan sapi-sapi yang akan diantarpulaukan.

“Keradaan kapal khusus ternak di Pelabuhan Kwandang ini akan memberikan kemudahan pengendalian polulasi ternak, semua yang dikapalkan tercatat dan resmi,” pungkas Jamal Nganro.

Sejak ditetapkan Pelabuhan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara   sebagai pelabuhan pangkalan kapal ternak, para pedagang lebih muda mengantarpulaukan sapi ke Tarakan – Balikpapan/Samarinda.

 

Pewarta : Monika Oktaviarini

Baca 267 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo