>
Kamis, 19 September 2019 20:45

Balai TNBNW, Dinas Pariwisata Dan Pemkab Bone Bolango Kembangkan Ekowisata Desa Penyangga

Oleh
Beri rating
(0 suara)

SUWAWA TIMUR – Balai Taman Nasional Bogani nani Wartabone, Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo  dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango bertekad mengembangkan wisata berkelanjutan (ecotourism) di desa penyangga kawasan konservasi.

Kesepahaman ini dilakukan dalam pertemuan koordinasi membangun jaringan pemasaran dan keberlanjutan usaha kelompok konservasi masyarakat di kawasan penyangga TNBNW yang berlangsung di Desa Tulabolo, Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango.

Di desa ini sedang dikembangkan wisata berkelanjutan dengan ikon burung Maleo (Macrocephalon maleo).

Burung ini dapat disaksikan setiap hari di ladang peneluran seluas 8 ha yang merupakan kawasan lanas bumi.

"Kami berkewajiban untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan penyangga melalui kegitan wisata berkelanjutan," kata Supriyanto, Kepala Balai TNBNW, Kamis (19/9/2919).

Sejumlah desa di kawasan penyangga yang mendapat dukungan untuk mengembangkan wisata berkelanjutan adalah Tulabolo,  Ulantha, Paduwoma, Bangio, Tunggulo dan Ilomata.

Sebagai desa yang berbatasan dengan taman nasional, masyarakatnya harus diberdayakan melalui kegiatan ekonomi produktif. Wisata berkelanjutan adalah pilihan yang tepat.

Jenis wisata ini mendapat dukungan dari Pememrintah Provinsi Gorontalo, melalui Dinas Pariwisata dalam pengembangan 5 aspek.

"Kami sangat mendukung program pengembangan wisata berkelanjutan melalui 5 aspek, yaitu konservasi, ekonomi, pendidikan, partisipasi masyarakat, dan pariwisata," kata Rifli Katili, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo saat memghadiri pertemuan kolaborasi ini.

Rifli Katili menjelaskan dukungan ini akan melibatkan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, terutama pada pengembangan aspek Sumber Daya Manusia dan pendidikan.

"Kerja sama dengan Balai TNBNW juga akan dilakukan untuk pemberdayaan  masyarakat dan pemasaran destinasi wisata," ujar Rifli Katili.

Dalam pertemuan ini juga dipaparkan kondisi TNBNW dan pengembangan wisata berkelanjutan oleh Supriyanto, Kepala Balai TNBNW, Bagus Tri Nugroho, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional 1 Limboto, dan Kepala Bapppeda Provinsi Gorontalo, Budiyanto Sidiki.

Pertemuan koordinasi ini digelar oleh Enhancing the Protected Area System in Sulawesi for Biodiversity Conservation (E-PASS), proyek bantuan luar negeri yang dirancang guna membantu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, khususnya pembangunan konservasi di Sulawesi.

Proyek tersebut diinisiasi sejak 2011 dan telah mendapat dukungan pendanaan dari GEF  (Global Environment Facility).

Baca 92 kali

Tinggalkan komentar anda

Pastikan anda mengisi semua kolom yang bertanda asterik (*). Tidak boleh menggunakan Kode HTML.

© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo