Print this page
Rabu, 04 September 2019 18:32

Jembatan NKRI Diresmikan Pangdam XIII/MDK dan Gubernur

Oleh
Beri rating
(0 suara)
 Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (tengah) bersama Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang didampingi Bupati Boalemo Darwis Moridu, saat pengguntingan pita peresmian Jembatan Merah Putih NKRI di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo. (Foto Salman – Humas) Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (tengah) bersama Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang didampingi Bupati Boalemo Darwis Moridu, saat pengguntingan pita peresmian Jembatan Merah Putih NKRI di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo. (Foto Salman – Humas)

WONOSARI – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang kembali meresmikan Jembatan Merah Putih NKRI yang kali ini berada di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo, Rabu( 04/09/2019).

Proses pekerjaan jembatan senilai Rp.3,6 miliar tersebut dikerjasamakan dengan TNI melalui Komandan Korem 133/Nani Wartabone Kolonel Czi Arnold Ritiauw.

“Kalau harus kita lelang itu makan waktu. Minimal dua bulan hanya untuk proses lelangnya. Apalagi kalau kontraktornya belum ada uang muka. Ini belum ada SPK, belum ada kontraknya, Pak Danrem sudah kerja,” ungkap Rusli.

Sementara itu Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang mengatakan, pembangunan jembatan Merah Putih NKRI merupakan salah satu bentuk sinergi yang dibangun oleh TNI untuk bersama-sama segenap komponen bangsa yang ada di Gorontalo dalam upaya membantu kesulitan masyarakat.

“Jembatan ini tentunya sangat membantu mobilitas penduduk dalam kegiatan sehari hari untuk kepentingan bisnis, pekerjaan, sosial maupun pendidikan anak-anak generasi muda Desa Mekar Jaya,” ucap Aritonang.

Dalam hal penjagaan dan perawatan jembatan, Gubernur Gorontalo dan Pangdam XIII/Merdeka memiliki pandangan yang sama, keduanya menginginkan jembatan Merah Putih NKRI terus dijaga dan dirawat sesuai peruntukannya.

“Manfaatkan jembatan ini sebaik baiknya demi kepentingan bersama. Tanamkan sikap dan rasa tanggung jawab yang tinggi untuk merawat dan memelihara jembatan ini dengan sebaik baiknya sehingga berdaya guna lebih lama dari yang seharusnya,” jelas Pangdam mengingatkan.

Selain peresmian jembatan, Pemprov Gorontalo juga menyerahkan Rumah Layak Huni (Mahyani) sebanyak 16 unit. Sementara Pemkab Boalemo menyerahkan 10 unit kendaraan bermotor untuk Babinsa yang bertugas di Kabupaten Boalemo.

Jembatan dengan panjang 15 meter dan lebar 6 meter tersebut bangunan atasnya merupakan Gelagar Beton Bertulang (Balok T), sementara untuk bangunan bawahnya berjenis abutmen beton dengan pondasi sumuran diameter 2 meter.

Sebelumnya, Gubernur Gorontalo bersama Pangdam XIII/Merdeka, meninjau lahan lokasi pembangunan Kodim Boalemo seluas 9,7 Ha.

 

Pewarta : Gina - Humas

Baca 149 kali