WEBSITE RESMI

PEMERINTAH PROVINSI GORONTALO

Gorontalo Raih Juara 2 Dinas Pertanian Berkinerja Terbaik Nasional

Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo saat menerima piagam pengharrgaan sebagai juara 2 kategori Dinas Pertanian Provinsi berkinerja terbaik nasional tahun 2022. Penghargaan dari Kementrian Pertanian RI diserahkan di Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/12/2022). Foto – Distan

Bogor, Kominfotik – Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo meraih juara 2 kategori Dinas Pertanian Provinsi berkinerja terbaik nasional tahun 2022. Penghargaan dari Kementrian Pertanian RI diserahkan di Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/12/2022).

Penghargaan diterima Distan Provinsi Gorontalo karena dinilai berprestasi dalam mendukung program pemerintah pusat di sektor pertanian. Sejumlah indikator menjadi tolak ukur kinerja diantaranya komunikasi dan koordinasi antara provinsi dengan Kementan RI maupun provinsi dengan kabupaten kota.

Keberhasilan realisasi program pembangunan bidang pertanian, kecepatan dan akurasi realisasi program kegiatan. Ada juga penilaian dari aspek hasil audit serta serapan anggaran dalam bentuk realisasi fisik dan keuangan.

Kadis Pertanian Muljady Mario bersyukur atas penghargaan yang diterima. Ia menilai penghargaan ini buah kerja keras semua unsur dan pemangku kepentingan pertanian di Provinsi Gorontalo.

“Saya ingin berterima kasih kepada Bapak Penjagub Hamka Hendra Noer, Bapak Pj Sekda dan para Asisten atas bimbingan dan arahan selama ini. Terima kasih juga kepada teman teman Distan provinsi, ibu bapak kadis pertanian kabupaten/kota, para penyuluh, petani dan semua pihak yang terlibat,” kata Muljady.

Lebih lanjut katanya, capaian kinerja pertanian di Gorontalo tahun 2022 sangat baik. Realisasi keuangan hingga tanggal 6 Desember 2022 mencapai angka 92,88 persen sementara realisasi fisik 97,96 persen.

“Sejumlah komoditi seperti padi pada tahun 2021 naik 2,97 persen dari produksi tahun 2020 sebesar 227,627 ton menjadi 234,393 ton. Produksi jagung tahun 2021 naik 9,26 persen dari produksi tahun 2020 sebesar 1.438.800 ton menjadi 1.573.170 ton,” pungkasnya.

Pewarta : Isam

 

Bagikan Berita

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

Arsip Berita