Giliran KPM di Ujung Barat Gorontalo Terima BLP3G

0
930
Gubernur Gorontalo Rusli habibie didampingi istri dan Wakil Bupati Pohuwato saat Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) di Kecamatan Popayato, Kamis (9/9/2021). (Foto: SALMAN)

Pohuwato, Kominfotik – Giliran keluarga penerima manfaat (KPM) terdampak covid-19 di ujung barat Gorontalo, menerima Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G). BLP3G kali ini menyisir 2.515 KPM di Kecamatan Popayato, Popayato Timur dan Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato.

Rinciannya, penerima BPL3G di Kecamatan Popayato menyasar 807 KPM yang terbagi di 8 Desa. Kecamatan Popayato Timur sebanyak 846 KPM, terbagi di 7 Desa dan Kecamatan Popayato Barat menyasar 862 KPM terbagi untuk 7 Desa.

Bantuan berupa beras 10 kilogram, minyak goreng dua liter, gula pasir satu kilogram dan telur ayam 10 butir ini, diserahkan secara simbolis masing-masing kepada 10 orang perwakilan, oleh Gubernur Rusli yang didampingi istri Idah Syahidah di tiga tempat sekaligus,
(9/9/2021).

“Hari ini saya berada di Kecamatan Popayato serumpun. Pak presiden mengatakan di situasi ini, jangan sampai ada masyarakat yang mati kelaparan. Ini kenapa saya tidak pernah lelah menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Tugas kami pemerintah sangat berat,” buka Rusli dalam sambutannya

Nurmin Paneo warga Desa Bukit Tinggi Kecamatan Popayato saat menerima langusng BLP3G dari Pemprov Gorontalo.

Rusli bercerita saat ini situasi masih pandemi covid-19. Sudah dua tahun terakhir dunia, termasuk Indonesia masih dalam mode terpuruk akibat abah virus corona ini. Ia meyakini situasi ini bisa membaik, apabila semua masyarakat mengikuti pemerintah untuk terus mematuhi protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi.

“Kita semua merasakan dampak dari pandemi corona ini. Tukang bentor pendapatannya berkurangnya, sekolah – sekolah masih ditutup. Kita semua, sekali lagi kita semua yang insyaallah bisa memutus penyebaran virus covid-19 ini. Dengan apa? Taat prokes, ikuti vaksinasi. MUI sudah bilang vaksinasi itu halal, yang tidak percaya berarti lebih mendengarkan isu – isu hoax,” tuturnya.

Artikel Terkait  Pemprov Mudahkan Siswa Gorontalo Kuliah di UI

Gubernur dua periode ini pun berharap masyarakat Popayato serumpun bisa menjadi contoh tingginya vaksinasi. Pihaknya menargetkan Oktober nanti, Gorontalo harus bisa mencapai 80 persen masyarakat sudah di vaksin.

Bansos BLP3G bersumber dari APBD Provinsi Gorontalo Tahun 2021 dengan kuota 90 ribu KPM. Realisasi penyaluran sampai dengan 9 September 2021 sebanyak 40.585 KPM atau 45,90 persen yang tersebar di 36 Kecamatan dan 350 Desa.

Selain menyalurkan BLP3G, gubernur juga memantau pelaksanaan vaksinasi yang dikhususkan untuk masyarakat Popayato serumpun dan pelaksanaan vaksinasi untuk masyarakat Desa Torsiaje laut.

 

Pewarta: Ecyn
Editor: Isam

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini